Wisata Taman Konservasi Alam di Cirebon yang Menarik untuk Dikunjungi

Sekarang ini kesadaran masyarakat mulai tumbuh untuk menjaga dan melindungi alam dari kerusakan yang disebabkan oleh tangan manusia. Kebanyakan kita mengeksploitasi alam tanpa mempertimbangkan unsur keseimbangan alam agar tetap terjaga. Oleh sebab itu beberapa tempat sudah mengusung wisata konservasi yang mempertahankan kondisi alam sebagaimana aslinya. Begitupun di Cirebon, yang juga memiliki beberapa kawasan konservasi. Berikut ini ulasan wisata taman konservasi alam yang menarik di Cirebon.

Taman Wisata Kura Belawa
Taman wisata ini merupakan kawasan konservasi yang terletak di tanah Desa Belawa dengan luas 2000 m2. Di lokasi ini, terbentuk kelompok pemerhati kura belawa, Kelompok Kuya Asih Mandiri yang merupakan binaan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Cirebon, serta Kelompok Penggerak Pariwisata binaan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Cirebon.

wisata kura belawa

Wisata Kura Belawa, via: wisatatempat.com

Jika mengunjungi Taman Wisata Kurawa Belawa, kita akan menemukan museum display kura belawa yang telah mati dan diawetkan, pada akuarium kaca tertutup di dalam ruangan semi indoor berkolam. Selain museum, ada juga pemeliharaan kura belawa dewasa berukuran kurang lebih 630 m2, kolam pemeliharaan tukik, dan ruang penetasannya.

Indonesia boleh bangga, karena jenis kura-kura belawa hanya ada di Desa Belawa, Kecamatan Lemahabang, Kab. Cirebon. Selain menikmati wisata melihat kura-kura secara langsung, pengunjung juga disuguhi alam yang sejuk.

Kura Belawa mampu hidup di dua habitat, yaitu di dalam air dan darat. Sebagian besarnya kehidupan kura belawa berada di dalam air, seperti rawa, sungai dangkal berlumpur dan perairan yang cukup tenang, dan berarus lambat. Kura belawa adalah hewan yang pengembangbiakannya di darat dalam sebuah lubang di tepi perairan. Kura belawa dapat bereproduksi secara bertelur dengan ukuran diameter telur antara 21 hingga 33 mm. Masyarakat sekitar menduga kondisi air yang semakin buruk menjadi penyebab menurunnya angka reproduksi kura belawa. Penduduk lokal sering memberi makan daging ayam, ikan rucah, atau singkong. Masyarakat juga memiliki cerita-cerita menarik yang melegenda yang menjelaskan asal-usul kura di tempat ini.

Konservasi Alam Wisata Geologi Banyu Panas Palimanan
Banyu Panas terletak di Desa Palimanan Barat, Kec Gempol, Kab Cirebon. Banyu Panas Palimanan adalah sumber air panas yang menjadi tempat wisata pemandian air panas yang menyuguhkan keindahan mata air dengan kandungan belerang yang bermanfaat untuk mengobati kulit. Pemandangan di lokasi wisata ini benar-benar memukau dan menarik minat wisatawan.

banyu panas palimanan

Wisata Banyu Panas Palimanan, via: www.berberita.com

Betapa tidak, pada obyek wisata ini yang letaknya di perbukitan terdapat lembah dari pegunungan hijau yang indah. Selain sebagai tempat menikmati taman bermain untuk anak dan keluarga, pemandian umum air panas, serta melihat sumber mata air panas secara langsung, pengunjung juga bisa berenang di kolam renang air hangat dengan nuansa yang begitu indah. Untuk mencapai lokasi wisata ini, pabrik semen PT Indocement dapat dijadikan sebagai patokan. Karena objek wisata Banyu Panas ini berada di samping kawasan PT Indocement Pabrik Palimanan.

Untuk mengakses tempat wisata sumber air panas di Cirebon ini, kita harus melewati jalan kurang lebih satu kilometer dari pintu masuk. Hal yang menarik dari tempat Banyu panas ini adalah karena memiliki keunggulan serta keistimewaan. Keunikan tempatnya adalah karena obyek wisata ini terletak di kawasan dataran rendah. Sumber air panas keluar memancar dari perut bumi dengan ketinggian mencapai tiga meter membuatnya terlihat begitu luar biasa. Keindahan lain berikutnya yang terlihat di objek wisata Banyu Panas adalah aliran semburan air panas yang keluar dari perut bumi ini mengalir membentuk sungai-sungai kecil.

Aliran air sungai kecil tersebut membentuk aneka warna indah; hijau, biru, dan putih cemerlang. Secara geologi, kawasan sumber air panas di daerah Gempol tak bisa dipisahkan dengan keberadaan batu kapur pada perbukitan Kromong. Sebagai info tambahan, daerah Gunung Api Ceremai memiliki potensi panas bumi sehingga banyak ditemukan struktur patahan (fault) dan kaldera (caldera) yang muncul akibat letusan gunung serta aktivitas tektonik lainnya.

Telaga biru
Di tahun 2008 PT Indocement membuat danau yang letaknya di atas lokasi Banyu Panas. Dinamakan telaga biru karena airnya terlihat membentuk danau berwarna biru. Kawasan danau ini merupakan konservasi dan pelestarian alam dengan fenomena yang tidak biasa.

telaga biru

Wisata Telaga Biru, via: tempatwisataseru.com

Pernah dilakukan pengeboran mata air panas agar menghasilkan semburan air suhu 60 derajat celcius. Kawasan yang dikelola PT Indocement ini bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Cirebon dengan tujuan diharapkan mampu menyajikan suatu tempat wisata yang indah sekaligus melestarikan fenomena alam yang terjadi di sini.

Obyek wisata banyu panas dan telaga biru ini terkait dengan ilmu pengetahuan alam atau science di bidang geologi. Selain menikmati fenomena alam yang menarik juga belajar tentang geologi di lapangan secara langsung, seperti di gua dalam, batu kapur, patahan geologi, dan air panas. Keindahan tempat wisata Banyu Panas di Palimanan Cirebon yang menarik dan memukau ini mengundang pengunjung untuk melihat sendiri fenomenanya sehingga bisa menjadi objek wisata study berbagai kalangan seperti mahasiswa hingga para peneliti.


Top