100 Tempat Wisata di Malang Batu dan Sekitarnya yang Wajib Dikunjungi

Posted on

100 tempat wisata di Malang akan kami share kepada sobat semua yang mungkin membutuhkan informasinya. Kita tahu bahwa Malang merupakan salah satu kota di Jawa Timur yang memiliki tempat wisata yang sangat banyak sekali, baik itu wisata terbaru, antimainstream, hits, hingga yang paling populer. Bagi wisatawan, Malang sudah sangat populer akan wisatanya yang keren-keren, mulai dari wisata pantai, wisata coban, wisata edukasi, wisata permainan, dan lain sebagainya.

wisata di malang
Tempat Wisata di Malang, foto: halomalang.com

Malang memang tepat sekali sebagai destinasi wisata bagi wisatawan, tidak hanya menjadi tujuan wisatawan lokal, banyak juga wisatawan luar daerah hingga mancanegara. Bisa dibilang, Malang merupakan kawasan yang pas banget buat wisata, karena memang lokasinya yang strategis untuk berwisata. Berada di kawasan dataran tinggi,ini menjadi salah satu kelebihan. Tentunya, suhu udara yang sejuk menjadi salah satu kelebihan, dan masih banyak keistimewaan lain yang dimiliki Malang.

Malang sebagian besar kawasannya dikelilingi pegunungan-pegunungan, dan di Malang bagian selatan berbatasan dengan pantai selatan. Hal inilah yang menjadikan Malang memiliki sejuta potensi wisata alam yang pantas dikunjungi wisatawan. Malang patut untuk dikunjungi wisatawan dari semua kalangan, baik anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang tua. Tinggal pilih, kira-kira wisata mana yang cocok untuk kamu kunjungi.

Akan kami bagikan daftar 100 tempat wisata Malang yang wajib kamu kunjungi legkap dengan alamat dan harga tiket masuknya. Kamu tingga pilih sesuka hati salah satu wisata yang paling menarik menurut kamu sob. Langsung saja, berikut ini adalah daftar 100 tempat wisata di Malang yang wajib kamu kunjungi:





Jatim Park 1

Jatim Park 1 merupakan salah satu rekomendasi wisata urutan pertama yang bisa kamu jadikan pilihan sob, karena wisata ini bisa dibilang sudah populer sejak lama. Tidak hanya itu, wisata Jatim Park 1 sangat cocok dikunjungi untuk semua kalangan, karena di sana terdapat berbagai wahana yang sangat lengkap, mulai dari wahana permainan seru, wahana edukasi, waterpark, agropark, dan lain-lain. Jatim Park 1 ini pada saat liburan, pengunjungnya sangat banyak sekali, dan tentunya menjadi favorit bagi wisatawan lokal maupun luar kota.

jatim park 1
Jatim Park 1, foto: tripadvisor.com

Wahana yang paling banyak yang terdapat di Jatim Park 1 ini adalah wahana permainannya. Ada berbagai wahana permainan yang sangat seru dan menantang, diantaranya seperti: flaying tornado, spinning coaster, volcano coaster, dragon coaster, wall climbing, gokart, mini jet, sky chopter, dan masih banyak yang lainnya.

Harga tiket masuk Jatim Park 1 Rp.60.000/orang pada hari senin sampai kamis, sedangkan pada hari jumat sampai ahad harga tiket naik menjadi Rp.80.000/orang. Lokasi wisata Jatim Park 1 ini terletak di Jl. Kartika No. 2, desa Sisir, kecamatan Batu, kota Batu, Jawa Timur.

Jatim Park 2 dan Eco Green Park

Rekomendasi wisata yang kedua adalah Jatim Park 2. Apa bedanya wisata Jatim Park 1 dengan Jatim Park 2? untuk mudahnya gini aja, kalo Jatim Park 1 konsepnya lebih mengedepankan edukasi pada bidang teknologi, kimia, fisika, dan biologi. Sedangkan Jatim Park 2 konsepnya lebih fokus pada bidang biologi, terutama yang paling terkenal dengan aneka fauna. Wisata Jatim Park 2 juga populer dengan nama “Batu Secret Zoo”, satu jalur dengan wisata BNS (Batu Night Spectacular).

jatim park 2
Jatim Park 2, foto: halomalang.com

Jatim Park 2 menyuguhkan wahana kebun binatang yang lengkap dengan berbagai jenis binatang. Di sana terdapat wahana Museum Satwa dan Eco Green Park. Wisata ini sangat cocok buat wisata keluarga, karena wahana yang ada tidak hanya sekedar sebagai tempat refresing, tetapi juga sebagai wahana edukasi atau pembelajaran mengenai segala jenis fauna lengkap. Adanya wahana terbaru Eco Green Park tentu semakin menambah asyik berwisata di wisata Jatim Park 2 ini. Eco Green Park merupakan wahana edukasi seputar hutan buatan, menyajikan taman-taman yang sangat indah menjadi bahan edukasi, yaitu mengajarkan agar kita mencintai lingkungan.

Harga tiket masuk Jatim Park 2 untuk hari senin sampai kamis Rp.75.000/orang, sedangkan pada hari jumat sampai minggu Rp. 105.000/orang. Ada paket plusnya loh bila kamu ingin masuk wisata Jatim Park 1 sekaligus masuk Eco Green Park, yaitu pada hari senin sampai kamis Rp.85.000/orang, dan hari jumat sampai minggu Rp.125.000/orang. Alamat Jatim Park 2 terletak di Jl. Raya Oro-Oro Ombo No.9, desa Temas, kecamatan Batu, kota Batu, Jawa Timur .

Museum Angkut

Bila mendengar kata museum sepertinya cenderung berkaitan dengan sejarah. Nah, untuk wisata Museum Angkut ini berbeda dari museum pada umumnya sob. Wisata Museum Angkut ini sebagai edukasi sejarah akan perkembangan transportasi di dunia. Museum Angkut berada di tempat indoor dan outdoor, dan di sana banyak sekali transportasi kuno, baik transportasi Indonesia maupun luar negeri dengan penampilan yang menarik.

museum angkut
Museum Angkut, foto: pantauanharga.com

Di wisata Museum Angkut ini kamu dapat mengetahui berbagai transportasi yang unik-unik. Adapun contoh transportasi yang dipamerkan mulai dari sepeda ontel, delman, mobil listrik, hingga mobil balap F1. Ada berbagai zona yang tersedia, diantaranya seperti; Las Vegas, Perancis, Italia, Gangster & Broadway, Jepang, dan lain sebagainya. Zona-zona tersebut menjadi spot foto yang keren banget sob, bila kamu mencoba berfoto di zona Las Vegas, maka hasilnya seakan-akan seperti berada di Las Vegas.  Keren banget bukan? wisata ini cocok banget buat kamu yang hobi berburu foto kece.

Harga tiket masuk Museum Angkut Rp.70.000/orang pada hari senin sampai kamis, bila hari jumat sampai minggu harga tiket menjadi Rp.90.000/orang. Alamatnya terletak di Jalan Terusan Sultan Agung No. 2, desa Ngaglik, kecamatan Batu, kota Batu, Jawa Timur.

BNS (Batu Night Spectacular)

Berbeda dari wisata-wisata sebelumnya yang buka sampai sore hari, untuk wisata satu ini BNS (Batu Night Spectacular) adalah wisata malam hari. Wisata BNS ini menyuguhkan berbagai permainan di malam hari sob, mulai dari permainan untuk anak-anak hingga permainan seru untuk dewasa. Permainan anak yang tersedia di sana salah satunya adalah komedi putar, sedangkan permainan seru yang sangat menantang contohnya adalah Gravitron dan Avatar.

batu night spectacular
Batu Night Spectacular, foto: tempatwisatamalang.com

Suasana malam di BNS ini asyik banget sob, karena diiringi dengan alunan musik serta lampion garden yang terang. Kamu dapat menikmati kerlap-kerlip lampu malam yang sangat romantis, ini bagus buat background selfie kamu sob. Meskipun buka di malam hari, pengujung yang datang juga tak kalah ramainya dengan wisata Jatim Park.

Harga tiket masuk BNS ini cukup murah, yaitu Rp.20.000/orang untuk hari senin sampai kamis, dan Rp.30.000/orang untuk hari jumat sampai minggu. Meski biaya masuknya murah, tetapi tiap wahana besar juga mematok biaya tiket.

Hawai Waterpark

Wisata yang mengusung tema Hawai ini menjadi salah satu wisata yang populer di Malang. Berbagai wahana air yang sangat seru tersedia di sana, mulai dari Hawai Water House, Rainbow Fall, Mavi Island, Ekolu Slide, dan masih banyak yang lainnya.

hawai waterpark
Hawai Waterpark, foto: wisatawasati.blogspot.com

Jadi, kamu tidak perlu sampai harus ke Hawai, cukup dengan mengunjungi Hawai Waterpark ini sensasinya luar biasa. Lokasi Hawai Waterpark berada di Jl. Graha Kencana Raya, Banjararum, kecamatan Singosari, kabupaten Malang, Jawa Timur.

Harga tiket masuk Hawai Waterpark baik anak-anak maupun dewasa sama saja, yaitu Rp.75.000/orang pada hari biasa, dan Rp.100.000/orang pada saat weekend.

Alun-Alun Batu

Lho, kok bisa Alun-Alun Batu ini termasuk salah satu wisata yang populer? ya, Alun-Alunnya didesain dan ditata sedemikian rupa oleh pemerintah kota Batu hingga menjadi obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Alun-Alun Batu bukan sekedar tempat singgah bagi para pengemudi, tetapi juga sebagai tempat berwisata yang asyik. Di sana tersedia mini playground, bianglala, air mancur, dan kerlap-kerlip lampu yang indah saat malam hari.

alun alun batu
Alun-Alun Batu, foto: indonesiakaya.com

Di sebelah Alun-Alun Batu juga terkenal olahan kuliner yang cukup terkenal, yaitu Ketan Legenda. Bila kamu berkunjung ke Malang, cobalah untuk mampir ke Alun-Alun Batu, biayanya gratis, dan hanya dikenai biaya parkir saja. Lokasi Alun-Alun Batu terletak di Jl. Agus Salim, Sisir, kecamatan Batu, kota Batu, Jawa Timur.

Pantai Balekambang

Pantai ini merupakan salah satu pantai yang paling populer di Malang, pemandangan pantai yang sangat indah menjadi daya tarik bagi wisatawan. Karena keindahan pantai ini, sehingga banyak yang menyebutnya sebagai Tanah Lot-nya Malang. Di pantai Balekambang terdapat jembatan yang menghubungkan ke sebuah pulau kecil yang bernama pulau Ismoyo. Dan di pulau Ismoyo tersebut derdapat sebuah Pura yang sangat khas sebagai ikon pantai Balekambang.

pantai balekambang
Pantai Balekambang, foto: improatinchodiriyah.blogspot.com

Rute menuju pantai Balekambang juga sangat mudah, karena bila kamu memasuki kecamatan Pagak, di sana sudah terpampang papan petunjuk menuju ke lokasi. Pantai Balekambang ini terletak di desa Srigonco, kecamatan Bantur, kabupaten Malang, Jawa Timur. Akses jalan menuju ke lokasi cukup bagus dan lancar, bisa ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi, baik sepeda motor maupun mobil.

Harga tiket masuk pantai Balekambang Rp.15.000/orang. Dengan biaya tersebut, kamu sudah bisa menikmati pemandangan pantai sepuasnya. Hamparan pasir putih berada di bibir pantai menjadi spot yang kece untuk bermain maupun berfoto dengan background air laut. Ombak besarnya berada di tengah pantai, jadi kamu dapat bermain air sepuasnya di pinggir pantai Balekambang.

Coban Rondo dan Taman Labirin

Coban Rondo merupakan wisata air terjun yang populer sejak lama, derasnya air terjun mengalir melewati sungai di kawasan wisata ini. Suasana di sana sangat adem dan nyaman, banyak tebing yang tinggi dan pepohonan yang rindang. Dinginnya suhu udara di wisata Coban Rondo menjadi sensasi tersendiri bagi wisatawan.

coban rondo
Coban Rondo, foto: dongtravel.com

Air terjun menjadi pemandangan yang sangat bagus, bisa dijadikan sebagai background selfie kamu sob. Baru-baru ini, di sana juga ada wahana baru, yaitu taman labirin. Labirin coban Rondo ini merupakan salah satu spot yang hits di Malang.

Lokasi coban Rondo terletak di Jl. Coban Rondo, desa Pandesari, kecamatan Pujon, Malang, Jawa Timur. Jarak dari kota Batu sekitar 14 km, dan akses jalan menuju ke lokasi cukup lancar. Hanya saja banyak tikungan tajam, dan di samping jalan banyak jurang-jurang. Bila kamu ke sana, harus lebih berhati-hati sayat melakukan perjalanan.

Taman Selecta

Taman Selecta menjadi wisata yang cocok buat liburan keluarga. Pemandangan taman Selecta yang sangat indah tentu sangat memanjakan mata. Ditambah lagi dengan suhu udara yang sejuk, maka suasana yang asri benar-benar terasa. Wisata ini sangat asyik buat ngadem dan bersantai saat liburan. Apalagi bila kamu sehari-harinya sibuk dengan dunia kerja, maka cobalah mengunjungi wisata taman Selecta saat liburan.

taman selecta
Taman Selecta, foto: ferranidelta.blogspot.com

Dari kota Batu jaraknya cukup dekat kok, hanya sekitar 4 km saja. Wisata ini cukup diminati wisatawan asing, Di sana juga terdapat waterpark, sangat pas untuk melengkapi liburan kamu di Selecta. Harga tiket masuk Selecta Rp.25.000/orang, sedangkan bila masuk secara rombongan, maka harga tiket menjadi Rp.20.000/orang. Alamat wisata Selecta ini tepatnya di desa Tulungrejo, kecamatan Bumiaji, kota Wisata Batu, Jawa Timur. Wisata ini satu jalur dengan wisata lain yang juga banyak diminati wisatawan, yaitu pemandian air panas Cangar dan coban Talun.

Pemandian Air Panas Cangar

Pemandian air panas Cangar merupakan salah satu obyek wisata yang ramai pengunjung, apalagi saat weekend. Wisata Cangar ini berada di kawasan lereng gunung Welirang, sumber airnya terasa panas dan sangat alami. Air panas di Cangar mengandung belerang yang cukup tinggi, sehingga dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit.

pemandian air panas cangar
Pemandian Air Panas Cangar, foto: moodster.id

Di Cangar terdapat kolam sumber air panas yang khusus untuk berendam, dan ada juga kolam hangat untuk berenang. Pengunjung dapat memilih kolam mana yang diminati untuk bermain air sepuasnya. Oiya, di sekitar pemandian air panas Cangar ini juga terdapat sebuah goa yang bernama goa Jepang.

Lokasi pemandian air panas Cangar ini terletak di desa Tulungrejo, kecamatan Bumiaji, kota Batu, Jawa Timur. Bila dari Malang, kamu bisa melewati jalur wisata Selecta. Harga tiket masuk wisata Cangar ini Rp.10.500/orang, dan juga pengunjung dikenai biaya parkir Rp.3.000 untuk sepeda motor, dan Rp.5.000 untuk mobil.

Batu Wonderland

Tak jauh dari Alun-Alun Batu, ada wisata keren yang bernama Batu Wonderland. Ini merupakan kompleks hotel, tempat belanja, tempat bermain (playground), dan juga mini waterpark. Wisatawan yang datang dari luar kota bisa memilih wisata ini sebagai tempat liburan yang asik. Di sana, kamu bisa menikmati playground bersama keluarga, dan menyegarkan diri dengan berbasah-basahan di mini waterpark.

batu wonderland
Batu Wonderland, foto: jejakku.co

Shopping center menjadi tempat untuk berburu oleh-oleh khas Malang, jadi tidak perlu repot-repot mencari oleh-oleh, karena di sana sudah tersedia banyak. Jam bukanya mulai pukul 09.00 WIB, dan buka setiap hari. Harga tiket masuk Batu Wonderland ini Rp.10.000/orang pada hari senin sampai sabtu, dan Rp.20.000 khusus hari minggu.

Alamatnya terletak di Jl. Imam Bonjol Bawah No.9, desa Temas, kecamatan Batu, kota Batu, Jawa Timur. Lokasinya cukup strategis karena berada di tengah-tengah kota Batu.

Pantai Ngliyep

Selain pantai Balekambang, Malang juga terkenal memiliki pantai yang sangat menawan. Ombaknya cukup besar, dan saat liburan cukup banyak wisatawan yang berbondong-bondong mendatangi pantai ini. Pantai Ngliyep memiliki keindahan yang mempesona. Terdapat tebing di bibir pantai, selain itu banyak juga pasir putih yang menjadikan pantai ini nampak begitu indah.

pantai ngliyep
Pantai Ngliyep, foto: nginepmana.com

Karena pesona keindahannya tersebut, pantai Ngliyep disebut-sebut sebagai pantai Lombok-nya Malang. Akses jalan menuju ke lokasi lumayan bagus, dan sudah banyak papan petunjuk untuk menuju ke lokasi. Lokasi pantai ini terletak di desa Kedungsalam, kecamatan Donomulyo, kabupaten Malang, Jawa Timur.

Harga tiket masuk pantai Ngliyep Rp. 15.000/orang, dan juga dikenai biaya parkir sebesar Rp.5.000. Fasilitas di pantai Ngliyep cukup lengkap, mulai dari penginapan, kamar mandi, warung makan, dan lain-lain.

Pantai Tiga Warna

Pantai ini dinamai “Tiga Warna” dikarenaka warna air lautnya yang nampak seperti ada tiga. Perbedaan warna ini berdasarkan tingkat kedalaman laut, yaitu bila di tengah karena sangat dalam maka nampak berwarna biru, agak ke tepi warna airnya menjadi hijau dengan kedalaman sedang, dan air pantai di tepian berwarna bening menembus dasar yang dipenuhi pasir dan bebatuan.

pantai tiga warna
Pantai Tiga Warna, foto: wisatasenibudaya.com

Di sana dikelilingi tebing-tebing yang berwarna hijau karena dipenuhi dengan semak belukar. Pemandangan pantai ini sangat mempesona, sangat bagus sebagai landscape untuk berfoto-foto. Pantai Tiga Warna ini tak seramai pantai Balekambang maupun pantai Ngliyep. Meski begitu, pemandangan alamnya tak kalah indah. Justru karena pengunjungnya masih minim menjadikan pantai ini masih sangat alami, karena sedikit sekali keberadaan sampah di sana.

Lokasi pantai Tiga Warna ini terletak di desa Tambakrejo, kecamatan Sumbermanjing Wetan, kabupaten Malang, Jawa Timur. Harga tiket masuk pantai Tiga Warna ini dipatok Rp.5.000/orangnya, dan harus menyewa guide Rp.100.000/kelompok. Tiap kelompoknya ada minimal maksimal 10 orang, dan sistemnya bergantian dengan kelompok yang sudah masuk terlebih dahulu.

Pantai Sendang Biru dan Pulau Sempu

Ini merupakan salah satu destinasi wisata pantai di Malang selatan yang asyik banget sob, cocok banget buat para petualang. Wisata ini menawarkan pemandangan pantai Sendang Biru yang menawan, pantai tersebut terkenal sebagai pantai yang banyak ikannya. Di sana, kamu akan menemui banyak perahu-perahu para nelayan. Ombak di pantai Sendang Biru tak begitu besar, jadi aman buat kamu yang ingin bermain air.

pantai sendang biru
Pantai Sendang Biru, foto: tripadvisor.com

Lebih seru lagi bila berpetualang menuju ke pulau seberang yang bernama pulau Sempu. Di sana sudah tersedia perahu khusus untuk penyeberangan menuju ke pulau Sempu, dengan tarif maksimal Rp.100.000. Nah, sesampainya di pulau Sempu kamu akan disuguhi pemandangan alam yang sangat menakjubkan. Pulau Sempu inilah yang menjadi puncak keindahan di sana.

Pulau Sempu menyajikan pemandangan hamparan pasir putih yang menawan, banyak sekali pepohonan hijau yang rindang, menjadikan kawasan ini benar-benar sangat alami. Bisa dibilang wisata pantai Sendang Biru dan Pulau Sempu ini lagi hits banget saat ini, dulunya memang masih sangat jarang yang mengunjunginya. Tetapi, kini sudah banyak wisatawan yang penasaran dan mengunjunginya.

Pantai Sendang Biru ini terletak di desa Tambakrejo, kecamatan Sumbermanjing Wetan, kabupaten Malang, Jawa Timur. Harga tiket masuk pantai Sendang Biru terbilang murah, hanya Rp.5.000/orang.

Omah Kayu

Wisata Omah Kayu ini merupakan salah satu wisata yang asyik di Batu. Omah Kayu merupakan penginapan unik di atas pohon pinus. Nah, dari atas Omah Kayu inilah kamu dapat menikmati pemandangan kota Batu yang sangat eksotis. Nampak dengan jelas hamparan perbukitan yang dipenuhi dengan pohon-pohon pinus yang rindang. Berada di ketinggian 1.340 mdpl tentu suhu udara di sana sangatlah sejuk. Ini menjadi salah satu kenyamanan buat kamu yang berlibur di sana. Apalagi saat malam hari, pemandangan kerlap-kerlip lampu kota begitu mempesona memanjakan mata. Sangat keren juga sebagai spot untuk berselfie.

omah kayu
Omah Kayu, foto: elaegypt.com

Lokasi Omah Kayu ini terletak di desa Gunungsari, kecamatan Bumiaji, kota Batu, Jawa Timur. Bila kamu sekedar masuk untuk mengetahui pemandangannya sekaligus berburu foto, maka cukup membayar tiket masuk Rp.5.000/orang. Tetapi, bila kamu ingin menginap di sana, maka biaya untuk menginapnya Rp.350.000 untuk hari biasa, dan Rp.450.000 pada saat weekend.

Museum Brawijaya

Museum Brawjiaya ini merupakan wisata sejarah buat kamu yang ingin mengetahui sejarah-sejarah di Indonesia. Banyak benda-benda kuno bersejarah yang ada di sana, mulai dari senjata perang seperti; tank, meriam, senapan, dan lain-lain hingga gerbong maut. Museum Brawijaya ini sangat cocok sekali buat study tour, yaitu untuk mengenalkan anak didik akan pentingnya sejarah di Indonesia.

museum brawijaya
Museum Brawijaya, foto: akcayatour.com

Alamat Museum Brawijaya ini terletak di Jl. Ijen, No. 25 A, Gading Kasri, kecamatan Klojen, kota Malang, Jawa Timur. Tiket masuk Museum Brawijaya hanya sebesar Rp.3.000 saja/orang, baik untuk anak-anak maupun dewasa. Jam operasionalnya setiap hari buka mulai pukul 08.00 sampai 14.00 WIB pada hari senin sampai sabtu, sedangkan pada hari libur buka mulai pukul 08.00 sampai 15.00 WIB.

Taman Sengkaling

Wisata taman Sengkaling merupakan wisata yang menyajikan taman-taman indah lengkap dengan wahana air. Taman yang indah menjadi suguhan utama buat wisatawan, sangat cocok sekali wisata ini untuk liburan keluarga. Suasana di sana cukup sejuk dan nyaman, karena banyak pepohonan yang rindang. Saat terik matahari mulai panas, maka berenang di wahana air menjadi pilihan yang tepat.

taman sengkaling
Taman Sengkaling, foto: riskatriayumi21.blogspot.com

Wisata taman Sengkaling letaknya sangat strategis, yakni berada di sisi kanan jalan utama Malang – Batu. Wisata taman Sengkaling ini luasnya sekitar 9 hektar, banyak spot foto yang bisa kamu jadikan sebagai background selfie. Wisata ini buka mulai pukul 06.00 sampai 17.00 WIB, dan harga tiket masuknya Rp.15.000/orang. Lokasinya terletak di Jl. Raya Sengkaling, desa Mulyoagung, kecamatan Dau, kabupaten Malang, Jawa Timur.

Pantai Goa Cina

Pantai goa Cina ini memiliki pemandangan yang sangat bagus dan mulai banyak diminati wisatawan. Asal-usul mengapa di beri nama “Goa Cina”, dikarenakan adanya sebuah goa bersejarah sejak zama dahulu, letaknya berada di sebelah kanan pintu masuk. Berdasarkan kisahnya, goa tersebut digunakan sebagai tempat bertapa oleh seorang Cina selama bertahun-tahun sampai meninggal.

pantai goa cina
Pantai Goa Cina, foto: anekalokasiwisata.com

Pantai goa Cina ini pesonanya sangat luar biasa, memiliki hamparan bibir pantai yang luas. Banyak juga tebing yang berwarna hijau karena dipenuhi semak belukar. Menjadi panorama alam yang sangat menawan. Desiran ombak terus terdengar, serta semilir angin yang berhembus semakin membuat nyaman pengunjungnya. Ada tiga batu karang yang berada di tengah pantai menjadikan pemandangan lebih menarik.

Lokasi pantai Goa Cina ini terletak di dusun Tumpak Awu, desa Sitiarjo, kecamatan Sumbermanjing Wetan, kabupaten Malang, Jawa Timur. Jarak tempuh pantai goa Cina ini dari pantai Bajul Mati hanya sekitar 15 menit saja. Harga tiket masuk pantai Goa Cina terbilang murah, yaitu Rp.5.000/orang. Sedangkan untuk biaya parkir motor Rp.5.000, dan Rp.7.000 untuk mobil.

Pantai Bajul Mati

Pantai Bajul Mati sebenarnya bukanlah pantai baru di Malang, tetapi sudah ada sejak tahun 90-an. Hanya saja terekspose baru beberapa tahun terakhir ini, dan kini mulai banyak pengunjungnya. Sesuai dengan namanya, awal mulai di pantai ini terdapat seekor buaya mati yang menghebohkan warga sekitar, hingga akhirnya pantai ini diberi nama pantai Bajul Mati.

pantai bajul mati
Pantai Bajul Mati, foto: amazingmalang.id

Di sana juga terdapat batu karang besar dan memanjang, mirip sekali seperti badan buaya. Apabila ada ombak besar yang datang, maka batu karang tersebut seolah-olah nampak seperti buaya yang hidup. Kondisi pantai Bajul Mati masih sangat bersih, dan belum banyak sampah-sampah dari pengunjung. Ini menjadikan pantai Bajul Mati masih sangat alami dengan panorama yang sangat cantik.

Pantai Bajul Mati ini terletak di desa Gajahrejo, kecamatan Gedangan, kabupaten Malang, Jawa Timur. Akses jalan melewati kawasan pegunungan, sehingga jalan banyak yang berkelok karena banyak tikungan. Perjalanan tentu menjadi tantangan tersendiri bagi wisatawan. Harga tiket masuk pantai Bajul Mati murah banget sob, hanya Rp.4.000/orang.

Predator Fun Park

Kota Batu terus mengembangkan potensi wisatanya, salah satu wisata terbaru di Batu adalah Predator Fun Park. Sekilas mendengar nama Predator, tentu yang terfikirkan adalah binatang buas. Ya, memang benar, wisata Predator Fun Park ini menyuguhkan wahana yang berisi berbagai hewan buas, seperti; buaya dan berbagai macam ikan buas.

predator fun park
Predator Fun Park, foto: tripadvisor.com

Wisata Predator Fun Park ini memberikan edukasi tentang berbagai binatang buas. Di sana kamu dapat mengetahui tentang penangkaran buaya, penangkapan, dan pemanfaatannya. Di sana tersedia lengkap, baik itu berupa galeri buaya maupun buaya hidup.

Selain menyajikan wahana predator, banyak juga kok wahana permainan seru dan menyenangkan, diantaranya seperti; croco train, labyrinth maze, waterpark, dan play ground. Wisata ini juga menyediakan tempat outbond buat komunitas yang ingin mengadakan outbond di sana.

Wisata Predator Fun Park terletak di Jl. Raya Tlekung No. 315, dusun Gangsiran, desa Tlekung, kecamatan Junrejo, kota Batu, Jawa Timur. Jam buka mulai pukul 08.30 sampai 16-30 WIB, dengan harga tiket masuk Rp.30.000 pada hari biasa, dan Rp.50.000 pada hari libur.

Alun-Alun Kota Malang

Alun-Alun kota Malang sekarang sudah direnovasi loh, dan kini menjadi tempat wisata keluarga yang asyik banget. Di sana menyajikan taman-taman hijau yang sangat indah, dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti; kursi, tribun, playground, tempat skate board, dan juga sign board sebagai ikon yang bagus buat berselfie.

alun alun kota malang
Alun Alun Kota Malang, foto: kebudayaanindonesia.com

Alun-Alun batu sangat pas sebagai tempat bersantai yang nyaman, di sana tersedia banyak kursi di bawah pohon-pohon besar yang teduh. Terlihat dengan jelas kemegahan masjid Agung Malang dengan arsitektur yang bagus. Dan di tengah alun-alun terdapat air mancur, saat malam pemandangannya menjadi sangat eksotis karena dihiasi lampu-lampu.

Alun-Alun Malang ini berada di Kiduldalem, Klojen, kota Malang, Jawa Timur. Harga tiket masuknya gratis, hanya ditarik biaya parkir Rp.2.000 saja.

Alun-Alun Tugu Balai Kota

Seperti halnya dengan Alun-Alun Kota Malang, kini Balai Kota semakin cantik dihiasi dengan taman-taman yang bernama Alun-Alun Tugu Balai Kota. Meskipun tak seluas Alun-Alun Kota, tetapi desain tamannya sangat indah sekali. Berada di tengah-tengah bundaran, dan di kelilingi kendaraan bermotor yang melewati jalan raya di sampingnya. Kantor Balai Kota menjadi background yang melengkapi Alun-Alun Tugu Balai Kota ini menjadi sangat menawan.

alun alun balai kota malang
Alun Alun Tugu Balai Kota Malang, foto: halomalang.com

Di sana terdapat banyak beberapa kursi yang disediakan untuk para pengunjung, namun sayangnya bila siang hari kondisinya sangat panas, karena belum ada pohon besar di sana. Tetapi, pemandangan malam hari benar-benar istimewa, karena banyak kelap-kelip lampu yang menghiasi taman Alun-Alun Tugu Balai Kota ini.

Harga tiketnya gratis, cukup dikenai biaya parkir bila ada tukang parkir di ujung jalan. Alamatnya terletak di Jl. Tugu, Kiduldalem, Klojen, kota Malang, Jawa Timur.

The Bagong Advanture Museum Tubuh

The Bagong Advanture Museum Tubuh adalah museum tubuh pertama di Indonesia dan terbesar di Asia. Museum ini dibangun di lahan seluas 1 hektar, dan di dalamnya ada berbagai zona tubuh yang menjadi wahanya, antara lain adalah; zona gigi, zona hidung, zona telinga, zona tulang, zona hati, zona paru-paru, dan lain sebagainya. Setiap zona tersebut dilengkapi dengan multimedia yang modern.

museum tubuh
Museum Tubuh, foto: priceindo.com

Di sana tersedia check up gratis oleh dokter berpengalaman, mulai dari pemeriksaan mata, cek lemak tubuh, kolestrol, kadar gula, asam urat, dan lain-lain. Alamat wisata ini terletak di Jawa Timur Park 1, Jl. Kartika No. 1, Sisir, kecamatan Batu, kota Batu, Jawa Timur. Harga tiket masuknya Rp.70.000 pada hari libur, dan hari biasa diskon 30% dari harga tiket di hari libur tersebut.

Masjid Tiban

Ini dia masjid yang sangat unik dan menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk mengunjunginya. Desain masjid yang sangat unik, berbeda dari masjid-masjid pada umumnya. Masjid Tiban ini memiliki 100 pintu, dan berdasarkan isunya, masjid ini dibangun hanya dalam kurun waktu 1 malam oleh tentara jin. Ternyata yang benar adalah masjid Tiban dibangun oleh para satri, jamaah, dan donatur secara bergotong-royong.

masjid tiban
Masjid Tiban, foto: iqbalazhari.com

Masjid ini memiiki kesan yang sangat unik, desainnya berkombinasi, yaitu bergaya Eropa, Cina, Arab, India, serta dihiasi ornamen-ornamen kaligrafi yang berlapis emas. Sehingga masjid Tiban ini menjadi masjid yang megah nan mewah. Maka tak heran bila kini menjadi buah bibir, dan populer di kalangan wisatawan.

Masjid Tiban ini berada di kawasan pesantren di kabupaten Malang yang menampung ribuan santriwan dan santriwati. Lokasi masjid Tiban ini terletak di Jl. Anggur, desa Sananrejo, kecamatan Turen, kabupaten Malang, Jawa Timur. Sedangkan untuk tiket masuknya tidak dipungut biaya sepeserpun, alias gratis.

Museum Malang Tempo Doloe

Bila kamu tertarik untuk mengatahui asal-usul atau sejarah kota Malang, maka Museum Malang Tempoe Doloe tempatnya. Museum ini diresmikan sejak tahun 2012 silam, meski bertema sejarah tetapi dikemas secara modern. Di Museum ini mau dapat mengetahui sejarah kota Malang lengkap dengan berbagai benda-benda bersejarah peninggalan nenek moyang, mulai dari; keris, batu kuno, prasasti, buku kuno, patung kuno, dan lain sebagainya.

museum malang tempo doloe
Museum Malang Temp Doloe, foto: blog.cozmeed.com

Lokasinya berada di belakang Balai Kota Malang, tepatnya di Jl. Gajahmada, Kiduldalem, Klojen, kota Malang, Jawa Timur. Harga tiket masuknya berbeda-beda, untuk pelajar Rp.10.000, untuk mahasiswa Rp.15.000, dan untuk umum Rp.25.000.

Wisata Paralayang

Wisata ini dekat dan sejalur dengan Omah Kayu. Wisata Paralayang ini berada di gunung Banyak, dari ketinggian kamu dapat menyaksikan panorama alam pegunungan yang sangat mempesona. Terlihat juga rumah-rumah penduduk di kota Batu. Bila malam hari, lampu-lampu di pemukiman penduduk tersebut nampak sangat eksotis.

wisata paralayang
Wisata Paralayang, foto: tempatwisatajos.blogspot.com

Belum seru bila sekedar berada di lokasi wisata tanpa mencoba bermain Paralayang. Paralayang menjadi sebuah olahraga yang sangat menantang dan memicu adrenalin sob. Hanya orang yang bernyali saja yang berani mencoba permainan ini. Bila kamu berminat untuk bermain Paralayang, harus membayar Rp. 350.000. Saat melayang di udara, kamu dapat meyadari indahnya panorama alam sekitar, sangat luar biasa tentunya.

Harga tiket masuk wisata Paralayang murah sekali sob, hanya Rp.5.000 saja per orang. Lokasinya terletak di Jl. Songgokerto, desa Songgokerto, Kecamatan Batu, kota Batu, Jawa Timur.

Kebun Teh Wonosari

Ini merupakan Agrowisata kebun teh Wonosari yang tidak hanya menyajikan pemandangan kebun teh yang indah, tetapi juga menyediakan berbagai wahana seru yang bisa dinikmati wisatawan. Berada di kaki gunung Arjuno dengan ketinggian antara 950 – 1.250 mdpl. Suhu udara di sana sangat sejuk, sangat pas banget sebagai tempat refresing buat keluarga.

kebun teh wonosari
Kebun Teh Wonosari, foto: trevelsia.com

Wisata kebun teh seluas 1.144 hektar ini menjadi kebun teh pertama di Jawa Timur. Jadi, kesempatan buat kamu yang belum pernah berkunjung ke wisata kebun teh. Wisata ini semakin menarik karena terdapat berbagai permainan yang sangat seru di sana, diantaranya seperti; flaying fox, wall climb, berkuda, paint ball, dan masih banyak permainan lainnya.

Lokasi wisata kebun teh Wonosari ini terletak di desa Toyomarto, kecamatan Singosari, kabupaten Malang, Jawa Timur. Harga tiket masuk Rp.8.000/orang pada hari biasa, sedangkan pada hari libur harga tiket naik menjadi Rp.12.000/orang.

Waduk Selorejo

Sebenarnya waduk Selorejo ini merupakan kawasan pembangkit listrik tenaga air, tetapi karena memiliki pemandangan alam yang sangat indah, hal ini menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk mengunjunginya. Tidak hanya pemandangan waduk saja yang tampak indah, tetapi juga berpadu dengan pemandangan gunung Kelud, sehingga menjadi panorama alam yang sangat mempesona.

waduk selorejo
Waduk Selorejo, foto: malang-guidance.com

Suhu udara di kawasan wisata waduk Selorejo ini cukup sejuk, selain itu juga banyak pepohonan rindang, tentu suasananya asri dan pas banget buat ngadem. Apalagi bila kamu sedang melakukan perjalanan panjang dari arah Kediri menuju Malang, maka akan melewati kawasan wisata ini. Sehingga mampir untuk istirahat dan bersantai di wisata waduk Selorejo menjadi pilihan yang tepat.

Berbagai wahana asyik seperti; flaying fox, mancing ikan, kolam renang, perahu, dan play ground tersedia di wisata waduk Selorejo ini. Di sana juga ada tempat penginapan, dengan harga sewa Rp.300.000 sampai Rp.900.000 per malam.

Harga tiket masuk wisata waduk Selorejo sebesar Rp.15.000/orang. Alamatnya terletak di dusun Selorejo, desa Pandansari, kecamatan Ngantang, kabupaten Malang, Jawa Timur.

Coban Talun

Coban Talun merupakan wisata alam air terjun yang sangat indah, lokasinya agak tersembunyi. Berbeda dengan coban Rondo yang dekat dengan jalur utama jurusan Malang – Kediri. Coban Talun tidak hanya sebagai wisata alam air terjun saja, tetapi juga sebagai bumi perkemahan yang sangat nyaman.

coban talun
Coban Talun, foto: brobali.com

Wisata coban Talun ini berada di kawasan lereng gunung Arjuna, suasana di sana sangat adem dan asri. Bisa dibilang wisata ini adalah salah satu wisata hits di Batu, dan di sana juga tersedia penginapan-penginapan unik, yaitu penginapan ala suku Indian yang bernama Apache Camp, dan juga seperti pagupon burung yang bernama Pagupon Camp. Kawasan penginapan tersebut kini menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk bermalam di sana dan menikmati indahnya panorama alam di coban Talun. Selain itu, banyak juga spot foto selfie seperti; panggung bunga matahari, kebun bunga, dan lain-lain.

Harga tiket masuk coban Talun Rp.7.500/orang, dan untuk lokasinya yaitu terletak di dusun Wonorejo, desa Tulungrejo, kecamatan Bumiaji, kota Batu, Jawa Timur.

Coban Rais dan Bukit Bulu & Batu Flower Garden

Coban Rais merupakan wisata air terjun  yang sungguh menawan, guyuran air terjun yang deras menjadi panorama utama yang disajikannya kepada wisatawan. Coban Rais terkenal sudah sejak lama, namun kini wisata ini semakin hits setelah dibangunnya wahana baru berupa bukit bulu dan batu flower garden.

bukit bulu di coban rais
Bukit Bulu di Coban Rais, foto: IG @mufidz7

Nah, inilah yang menjadikan coban Rais semakin diminati wisatawan, di kawasan bukit bulu tersebut terdapat berbagai spot foto yang sangat kece dan kekinian, mulai dari taman di bukit bulu yang sangat indah, serta flower garden yang sangat cantik. Menjadi perpaduan pemandangan bukit yang sangat menakjubkan.

Tak jauh dari bukit bulu, terdapat spot foto yang hits juga, yaitu berupa gardu pandang, panggung i love you, ayunan, sepeda gantung, hammock, dan lain sebagainya. Semuanya menjadi spot foto yang cakep banget sob, apalagi dengan background bukit bulu tersebut, tentu landscapenya sangat epik.

Sudah banyak pengguna aktif media sosial yang mengupload hasil foto di sana, dan memang terlihat sangat keren dan kece banget. Lokasi coban Rais ini terletak di desa Oro-Oro Ombo, kecamatan Batu, kota Batu, Jawa Timur. Tiket masuknya cukup terjangkau, yakni hanya Rp.7.500/orang. Serta dikenai biaya parkir Rp.2.000 untuk sepeda motor, sedangkan untuk mobil Rp.5.000. Dari area parkir, jarak menuju coban Rais cukup jauh, jadi masih diperlukan perjuangan menuju ke lokasi dengan berjalan kaki sekitar 40 menit.

Bila kamu ingin masuk ke bukit bulu dan batu flower garden harus membayar biaya retribusi sebesar Rp.10.000/orang. Bila ingin berselfie spot foto yang disediakan, maka harus membayar lagi Rp.10.000 per spot-nya. Lumayan mahal ya? ya, mahalnya biaya masuk dan spot foto di bukit bulu ini sesuai dengan pemandangan dan hasil fotonya yang sangat bagus.

Kampung Warna-Warni Jodipan

Wisata hits selanjutnya di Malang adalah kampung warna-warni Jodipan. Kampung warna-warni ini beberapa bulan terakhir booming banget di kalangan wisatawan, banyak pengunjung yang berbondong-bondong mengunjungi wisata unik satu ini. Hingga kini, pengunjung kampung Jodipan masih banyak sekali, pemandangan kampung yang warna-warni menajdi spot foto selfie yang paling favorit.

kampung warna warni jodipan
Kampung Warna Warni Jodipan, foto: matajatim.com

Dari jembatan di atas sungai Brantas, kampung Jodipan ini nampak sangat menawan sob. Terlihat berwarna-warni, baik itu dinding, lantai, hingga gentengnya. Ragam warna nampak sangat mencolok dari kejauhan, mulai dari warna kuning, merah, biru, hijau, dan putih. Tidak hanya itu, di sana juga terdapat dinding-dinding berlukisan 3D, sangat unik dan kreatif. Tentunya, sebagai spot foto sangat kece banget sob.

Awal mula adanya kampul warna-warni Jodipan ini dari hasil pemikiran mahasiswa UMM yang bekerjasama dengan Indiana Paint, salah satu perusahaan cat di Malang. Kampung tersebut awalnya adalah kampung yang kumuh, tetapi setelah diubah menjadi kampung warna-warni, kini nampak sangat cantik dan menjadi destinasi wisata yang sangat menarik. Tidak hanya itu, tentu hal ini semakin meningkatkan perekonomian warga kampung Jodipan.

Lokasi kampung warna-warni ini terletak di kampung Juanda, kelurahan Jodipan, kecamatan Blimbing. kota Malang. Harga tiket masuk kampung warna-warni Jodipan Rp.2.000/orang, dan juga dikenai biaya parkir Rp.2.000 untuk kendaraan roda dua, dan Rp.5.000 untuk kendaraan roda empat.

Sumber Maron

Sumber Maron merupakan kolam pemandian dengan air yang berasal dari sumber alami. Sumber Maron kini menjadi salah satu destinasi wisata yang favorit di Malang. Airnya yang sangat jernih tentu menjadikan wisatawan tak sabar untuk berenang di kolam sumber Maron. Tidak hanya itu, kondisi alam perdesaan yang khas banget menjadi sensasi tersendiri untuk liburan yang berkesan.

sumber maron
Sumber Maron, foto: harianpost.co.id

Kita tahu bahwa suasana di desa sangat tenang, jauh dari hingar-bingar keramaian kota. Di kawasan sumber Maron ini pemandangan alamnya sangat mempesona. Sawah, kebun, dan sungai menjadi pemandangan alami yang sangat memanjakan mata. Ditambah lagi dengan air sumber Maron yang bening banget, maka semakin membuat kamu betah berlama-lama di sana dengan berbasah-basahan. Bila kamu belum bisa berenang, maka sangat pas tempat ini untuk berlatih berenang sob.

Pada hari libur, wisata sumber Maron pengunjungnya lumayan banyak. Meski banyak yang mandi di sumber Maron, kondisi airnya tetap bening. Jarang-jarang loh ada tempat pemandian air yang bening dan menyegarkan seperti di sumber Maron ini. Di sana kamu dapat menikmati fasilitas yang tersedia, seperti perahu boat, pelampung, terapi ikan, flaying fox, dan masih banyak yang lainnya.

Wisata sumber Maron terletak di desa Karangsuko, kecamatan Pagelaran, kabupaten Malang, Jawa Timur. Harga tiket masuk sumber Maron hanya Rp.3.000/orang. Tetapi bila kamu mau menyewa fasilitas yang tersedia, maka harus menambah biaya sewanya. Pengunjung juga dikenai biaya parkir sebesar Rp.2.000 untuk sepeda motor, dan Rp.5.000 untuk mobil. Wisata ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 sampai 18.00 WIB.

Taman Rekreasi Tlogomas

Wisata taman Tlogomas ini menyajikan berbagai wahana yang cukup asyik, mulai dari taman bermain, kolam renang, dan berbagai spot foto yang unik-unik. Bila kamu hobi berfoto-foto, maka wisata ini menjadi tempat yang asyik untuk berburu foto sob.

taman rekreasi tlogomas
Taman Rekreasi Tlogomas, foto: akcayatour.com

Beberapa spot foto yang keren diantaranya seperti; patung dinosaurus raksasa, robot, patung singapura, dan lain-lain. Terdapat danau yang cukup luas di sana, dan menyediakan sepeda air untuk wisatawan yang ingin menaikinya. Sedangkan kolam renangnya, dibedakan antara anak-anak dan dewasa.

Harga tiket masuk taman rekreasi Tlogomas hanya Rp.20.000/orang. Lokasinya sangat mudah dijangkau sob, berada di sebelah kanan dari jalur Malang – Batu. Alamat lengkapnya di jalan Baiduri Pandan No. 17, Tlogomas, Malang, Jawa Timur.

Taman Merjosari

Buat kamu yang sedang berburu tempat wisata gratis, maka salah satunya adalah wisata Taman Merjosari. Meski taman ini tak sebesar Alun-Alun Malang, tetapi menyajikan pemandangan taman yang cukup menarik sob. Di sana sudah banyak tanaman-tamana hijau yang menyegarkan mata, dengan penataan taman yang rapi sedemikian rupa.

taman merjosari
Taman Merjosari, foto: islamireligius.blogspot.com

Baru-baru ini, bertambah beberapa wahana permainan, yaitu mini roller coaster dengan jalur melingkar saja. Selain itu, di sana juga tersedia tempat fitness, jadi bisa dimanfaatkan untuk melatih otot-otot tubuh. Setia pagi dan sore, selali ada pengunjung yang jogging maupun jalan-jalan mengelilingi taman ini.

Di sebelah barat taman merjosari, terdapat lapangan sepak bola, bila kamu hobi main bola, coba deh membawa bola dan bermain di sana. Meski harga tiketnya gratis, tetapi tetap dikenai biaya parkir Rp.2.000 saja per orang. Alamatnya adalah Jl. Mertojoyo Sel. No.7, Merjosari, kecamatan Lowokwaru, kota Malang, Jawa Timur.

Sumber Sirah

Selain sumber Maron sebagai obyek wisata yang menyuguhkan kolam sumber air alami, maka satu lagi nih sumber air yang lagi hits di Malang dan menjadi buruan bagi wisatawan, bernama sumber Sirah. Sumber Sirah ini menyajikan kolam air yang sangat bening, dan di dalam kolam tersebut berisi aneka makhluk hidup yang menghiasi, seperti; tanaman ganggang, dan ikan-ikan kecil yang cantik.

sumber sira
Sumber Sira, foto: nusantaranews99.blogspot.com

Sumber Sirah menjadi obyek wisata yang bagus, karena didukung dengan pemandangan alam sekitar yang sangat memanjakan mata. Belum lagi suasana perdesaan yang tenang, serta suhu udara yang sejuk membuat betah pengunjung yang refresing di sana.

Apalagi bagi pengunjung yang memang hobi berenang, wah berenang di kolam sumber Sirah tentu menjadi aktivitas yang paling spesial. Pengunjung juga dapat berfoto dengan berada di dalam air yang bening, karena landscape dalam air sangat bening berpadu dengan hiasan-hiasan alami di dalamnya, menjadikannya sebagai spot foto yang keren banget sob. Berfoto di sana tentu menjadi salah satu kegiatan yang paling digemari.

Sumber Sira ini terletak di Desa Putukrejo, kecamatan Gondanglegi, kabupaten Malang, Jawa Timur. Wisata ini buka mulai pukul 07.00 sampai 17.00 WIB. Harga tiket masuknya hanya Rp.1.000/orangnya. Murah sekali bukan? Tentunya wisata ini cocok banget buat kamu yang lagi mencari wisata yang hits dan murah.

Coban Nirwana

Sebenarnya Malang memiliki daftar wisata coban yang sangat banyak sekali, sudah beberapa yang telah kami sebutkan di atas. Tambah satu lagi wisata coban yang patut untuk kamu kunjungi sob, namanya adalah coban Nirwana. Berdasarkan asal-usulnya sih, dulunya coban ini bernama coban Mbok Karimah, dan kini berganti nama menjadi coban Nirwana.

coban nirwana
Coban Nirwana, foto: okezone.com

Coban Nirwana kini menjadi salah satu destinasi wisata bagi wisatawan, baik wisatawan lokal maupun dari luar kota. Seperti coban-coban lainnya, coban Nirwana menyuguhkan pemandangan air terjun yang sangat indah. Tetapi coban ini memiliki keunikan tersendiri, yaitu guyuran air terjunnya terbagi menjadi dua, dikarenakan tebing sebagai dinding bentuknya bertingkat.

Pasti sangat seru dan menyenangkan bila berbasah-basahan dan bermain air di bawah guyuran air terjun ini. Suasana sekitar yang adem dan sejuk menjadikan pengunjung betah bersantai di sana. Apalagi bila pengunjung datang jauh-jauh, maka sesampainya di lokasi tentu sudah tidak sabar untuk bermain air.

Lokasi coban Nirwana ini berada di desa Gedangan, kecamatan Gedangan, kabupaten Malang, Jawa Timur. Mengingat bahwa wisata coban ini belum banyak fasilitas, dan belum begitu banyak pengunjung, maka belum ada biaya retribusi yang dikenakan pada pengunjung, pengunjung hanya ditarik biaya parkir saja.

Teluk Bidadari dan Pantai Mbehi

Bila berkunjung ke Malang, rasanya belum lengkap kalo belum mengunjungi wisata alam satu ini, yaitu teluk Bidadari. Teluk Bidadari merupakan salah satu wisata antimainstream yang sangat keren, dikarenakan menyajikan pemandangan alam yang tak biasa.

teluk bidadari
Teluk Bidadari, foto: tempatwisataseru.com

Teluk Bidadari adalah sebuah genangan yang cukup luas dan berisikan air yang berwarna biru kehijauan. Jika dipandang, maka terlihat menjadi pemandangan alam yang sangat menawan. Sudah banyak kok foto-foto dari para pengunjung dengan background teluk Bidadari ini. Dan memang sangat bagus sekali, sehingga mendapatkan banyak respon positif dari pengguna aktif sosmed.

Teluk Bidadari nampak semakin eksotis ketika cuaca lagi cerah, ditambah dengan angle foto yang pas, maka menghasilkan foto yang sangat keren. Lebih asyik lagi bila menggunakan pelampung dan bersantai di genangan airnya. Teluk Bidadari ini berada di sebuah bukit sebelah timur dari pantai Mbehi.

Bila kamu liburan ke pantai Mbehi, cobalah mampir ke teluk Bidadari, trekking dari pantai Mbehi menuju teluk Bidadari dibutuhkan waktu sekitar 30-40 menit. Untuk bisa menikmati indahnya pantai Mbehi sekaligus teluk Bidadari, maka pengunjung harus membayar biaya guide sebesar Rp.100.000/rombongan. Bila kamu ke sana hanya beberapa orang saja, maka bisa bergabung dengan rombongan lainnya. Lokasinya terletak di desa Sumberbening, kecamatan Bantur, kabupaten Malang, Jawa Timur.

Pantai Batu Bekung

Pantai Batu Bekung sebenarnya sudah ada sejak lama, tetapi akhir-akhir ini menjadi hits di kalangan wisatawan. Disebut pantai Batu Bekung karena bibir pantai dikelilingi dua batu karang besar yang melengkung. Nampak sangat unik, bagus bagus banget pemandangannya.

pantai batu bekung
Pantai Batu Bekung, foto: cumacuma.org

Pada saat laut sedang surut, kamu dapat bermain pasir di tepi pantai sembari menyaksikan gelombang pantai yang tenang berpadu dengan birunya langit, sangatlah indah. Diiringi dengan hembusan angin yang sepoi, menjadikan sensasi liburan di pantai Batu Bekung semakin istimewa.

Pantai Batu Bekung ini berlokasi di desa Gajah Rejo, kecamatan Gedangan, kabupaten Malang, Jawa Timur. Untuk bisa masuk pantai ini, kamu cukup membayar tiket seharga Rp.5.000 saja.

Taman Kelinci

Taman Kelinci juga merupakan salah watu wisata yang sedang hits di Malang. Taman Kelinci menyuguhkan panorama perbukitan dengan arsitektur yang sangat cantik. Taman kelinci ini dipenuhi dengan rerumputan hijau, dan berisi banyak sekali kelinci yang imut. Tidak hanya itu saja, terdapat spot foto rumah Hobbit yang sangat kece, bagus banget sebagai background selfie.

taman kelinci
Taman Kelinci, foto: sportourism.id

Lokasi wisata taman Kelinci ini dekat kok dengan wisata Omah Kayu dan Paralayang. Yaitu terletak di desa Pandesari, kecamatan Pujon, kabupaten Malang, Jawa Timur. Harga tiket masuknya murah kok, hanya Rp.5.000/orang.

Coban Sewu

Dalam bahasa Indonesia, coban Sewu artinya “Air Terjun Seribu”. Di Jawa Tengah sudah ada air terjun sewu yang terkenal dengan nama “Grojogan Sewu”. Nah, coban Sewu ini adalah Grojokan Sewu-nya Malang, tak kalah cakep dengan Grojogan Sewu di Jawa Tengah.

coban sewu
Coban Sewu, foto: notetraveling.net

Coban Sewu di Malang ini memiliki keunikan yang tidak dimiliki coban-coban yang lain, yaitu dalam satu tebing yang besar, ada banyak air terjun yang mengalir. Benar-benar luar biasa panorama alam yang tersaji di wisata coban Sewu ini.

Sebenarnya coban Sewu ini berada di kawasan perbatasan Ampelgading Malang dengan Lumajang, tetapi secara administratifnya masuk dearah Lumajang. Tepatnya di desa Sidomulyo, kecamatan Pronojiwo, kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Tiket masuk coban Sewu murah sekali, yaitu Rp.2.000/orang. Buat kamu yang berada di Malang dan sekitarnya, coban Sewu bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang keren loh.

Pantai Sendiki

Pantai Sendiki merupakan salah satu pantai yang belum begitu dikenal banyak pengunjung. Sehingga kealamiannya masih benar-benar terjaga. Pantai Sendiki menyuguhkan panorama alam yang sangat menakjubkan. Nampak jelas lautan yang berwarna biru, deburan ombak dan terus bergerak, berpadu dengan panorama langit yang cerah. Sehingga sangat memanjakan mata para pengunjung.

pantai sendiki
Pantai Sendiki, foto: pantai-sendiki.blogspot.com

Meski tak sepopuler pantai Balekambang maupun pantai Ngliyep, tetapi pantai ini tak kalah istimewa. Pantai ini memiliki hamparan bibir pantai yang cukup luas, berisikin pasir putih. Sangat asyik bila menikmati suasana khas pantai sembari bermain bola Voli.

Untuk berangkat ke sana, bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Belum ada angkutan umum yang sampai ke sana. Harga tiket masuk pantai Sendiki Rp.5.000, terbilang cukup murah. Dengan biaya tersebut, kamu sudah bisa menikmati pesona pantai Sendiki yang sangat luar biasa. Pantai Sendiki terletak di desa Tambakrejo, kecamatan Sumbermanjing Wetan, kabupaten Malang, Jawa Timur.

Pantai Selok dan Banyu Meneng

Kedua pantai ini tergabung dalam satu kawasan, tetapi memiliki perbedaan. Bila pantai Selok terkenal dengan ombaknya yang agak besar, sedangkan pantai Banyu Meneng agak lebih tenang. Kedua pantai ini berdampingan, dan patut untuk dijadikan sebagai obyek wisata saat liburan.

pantai selok
Pantai Selok, foto: IG @mtmamalang

Kondisi pantai Selok maupun Banyu Meneng masih sangat bersih, belum banyak pengunjung yang datang ke sana. Di pantai Selok terdapat hamparan pasir putih nampak sangat menawan, ditambah dengan background pantai yang indah. Di sekitar bibir pantai terdapat batu karang yang besar, nampak sangat unik, ini yang menjadi ikon pantai Selok.

Di pantai Banyu Meneng, banyak sekali batu karang, berwarna hijau karena ditumbuhi rerumputan. Kamu bisa menikmati kedua pantai tersebut, karena harga tiket masuknya menjadi satu, yaitu seharga Rp.5.000/orang. Untuk biaya parkirnya cukup mahal, yaitu Rp.5.000 untuk sepeda motor, dan Rp.8.000 untuk mobil. Sedangkan lokasinya terletak di desa Sumberbening, kecamatan Bantur, kabupaten Malang, Jawa Timur.

Pantai Kedung Celeng

Ini merupakan salah satu pantai yang tersembunyi di Malang. Keindahan alamnya masih benar-benar terjaga, belum banyak sampai dari pengunjung. Karena memang masih sedikit pengunjung yang mendatangi kawasan pantai ini.

pantai kedung celeng
Pantai Kedung Celeng, foto: IG @adi_achmedgrand

Setelah foto-foto keindahannya diupload di media sosial, banyak yang penasaran dengan pantai Kedung Celeng. Sehingga, pada saat liburan, pengunjung yang datang mulai bertambah. Pantai Kedung Celeng ini asyik banget buat berendam dan bermain air sepuasnya, karena ombak yang tak begitu besar.

Dasar pantai di bagian tepi terdapat pasir dan juga batu karang, jadi bila kamu ingin berenang atau berendam, jangan terlampau jauh ke tengah, cukup bermain-main di tepi saja sudah sangat seru dan menyenangkan. Berendam sembari menikmati pemandangan alam yang sangat indah, tentu menjadikan liburan kamu sangat istimewa.

Alamat pantai Kedung Celeng di Jl. Raya Banjarejo, dusun Sumberceleng, desa Banjarejo, kecamatan Donomulyo, kabupaten Malang, Jawa Timur. Harga tiket masuknya murah sekali, hanya Rp.3.000/orang, yang mahal adalah harga parkirnya, yaitu Rp.5.000 per kendaraan.

Coban Gintung

Coban Gintung menawarkan pemandangan air terjun yang sangat eksotis. Awal mula diberi nama “Gintung”, yaitu berdasarkan pada pohon besar di sekitar lokasi yang bernama pohon Gintung. Guyuran air terjun ini deras sekali, sangat dingin dan menyegarkan bila kamu berbasah-basahan di sana.

coban gintung
Coban Gintung, foto: barengbareng2016.wixsite.com

Terdapat spot foto yang keren di sana, yaitu berupa gardu pandang. Fungsi gardu pandang ini adalah sebagai tempat bersantai sembari menikmati keindahan coban Gintung. Namun, tak sedikit pengunjung yang memanfaatkannya sebagai spot foto selfie yang kece dan kekinian, kemudian diupload di sosial media.

Coban Gitung ini terletak di desa Sidorenggo, kecamatan Ampelgading, kabupaten Malang, Jawa Timur. Belum ada biaya retribusi untuk wisata ini, dikarenakan masih sepi pengunjung, dan juga belum banyak fasilitas yang mumpuni di sana. Pengunjung hanya dikenai tarif parkir Rp.5.000 untuk motor, dan Rp.10.000 untuk mobil.

Sumber Krabyakan

Di Malang, wisata sumber air bening yang populer tidak hanya Sumber Maron dan Sumber Sirah saja. Ada lagi nih, namanya Sumber Krabyakan. Wisata ini menyuguhkan panorama alam yang sangat alami, mulai dari sumber air yang sangat jernih, dilengkapi dengan bebatuan alam, terlihat pepohonan hijau di sekitar yang rindang, nampak juga persawahan, dan juga landscape pegunungan. Semuanya berpadu menjadi pemandangan alam yang sangat indah.

sumber krabyakan
Sumber Krabyakan, foto: tempatwisataseru.com

Sumber air yang bening menjadi suguhan utama buat para pengunjung, sensasi yang sangat menyegarkan bila mandi di kolam sumber Krabyakan ini. Meski tidak terlalu dalam, tetapi kejernihan air tetap terjaga. Wisata ini cocok banget buat liburan kamu sob, karena suhu udara di sana juga cukup sejuk, yang pasti asyik banget buat merileksasikan diri.

Sumber Krabyakan ini terletak di desa Sumber Ngepoh, kecamatan Lawang, kabupaten Malang, Jawa Timur. Harga tiket masuknya sangat terjangkau, hanya Rp.2.000/orang. Kamu tidak perlu khawatir kelaparan, karena di sekitar lokasi wisata, tak sedikit penjual jajanan dan minuman.

Coban Pelangi

Ini dia salah satu air terjun yang memiliki keunikan berbagai warna seperti pelangi. Wisata ini menyuguhkan panorama alam yang sangat indah, air terjun yang mengalir deras dihiasi dengan berbagai keindahan alam, seperti; pepohonan yang hijau nan rindang, tebing-tebing besar yang mengelilinginya juga dipenuhi semak belukar yang sangat menyegarkan mata.

coban pelangi
Coban Pelangi, foto: gotransmalang.com

Suasana yang sangat alami masih benar-benar terasa, pasalnya coban ini belum begitu banyak pengunjungnya. Coban ini dinamai coban Pelangi karena pancaran airnya nampak berwarna-warni, terutama ketika siang hari, karena terjadi pembiasan cahaya sinar matahari. Waktu yang pas untuk menyaksikan keindahan coban Pelangi adalah mulai pukul 10.00 sampai 14.00 WIB. Bila cuaca mendung, hujan, maupun banyak kabut, maka warna pelangi tak begitu nampak.

Coban Pelangi ini terletak di desa Gubukklakah, kecamatan Poncokusumo, kabupaten Malang, Jawa Timur. Jarak dari kota Malang sekitar 32 km, dan untuk menuju ke sana sebaiknya menggunakan kendaraan pribadi, dan menitipkannya di parkiran rumah penduduk. Dilanjutkan dengan jalan kaki menuju ke lokasi, meski agak jauh, tetapi perjalanan kamu akan dipenuhi dengan panorama alam yang luar biasa. Dan sesampainya di wisata coban Pelangi, kamu dapat menyaksikan suguhan alam air terjun yang menakjubkan.

Harga tiket masuk coban Nirwana cukup terjangkau, hanya Rp.6.000/orang. Selain itu juga membayar biaya parkir Rp.2.000 untuk sepeda motor, dan Rp.5.000 untuk mobil.

Wendit Waterpark

Malang memang lengkap banget ya wisatanya, paling banyak adalah wisata alamnya yang indah. Nah, sekarang wisata pemandian yang asyik banget untuk berbasah-basahan. Wendit Waterpark menawarkan wahana air yang asyik banget buat liburan, tidak hanya suhu udaranya yang sejuk, tetapi juga airnya sangat menyegarkan badan.

wendit waterpark
Wendit Paterpark, foto: priceindo.com

Sebenarnya wisata Wendit Waterpark ini awalnya adalah tempat pemandian tradisional, dan kini diubah menjadi lebih modern dan dilengkapi dengan berbagai permainan seru, seperti; waterboom, perahu dayung, worm coaster, bom-bom car, ATV, flaying fox, kolam pemancingan, dan lain sebagainya.

Harga tiket masuk wisata Wendit Waterpark ini Rp.15.000/orang. Lokasinya terletak di desa Mangliawan, kecamatan Pakis, kabupaten Malang, Jawa Timur.

Kolam di sana dibedakan, untuk anak-naka dan orang dewasa, kondisi airnya sangat alami karena langsung dari sumber air pegunungan. Saat cuaca panas mulai terasa, maka asyik sekali bila menghabiskan liburan dengan berendam di telaga Wendit ini.

Rafting Kaliwatu

Khusus buat kamu yang pengen seru-seruan, rafting Kaliwatu sepertinya cocok tuh. Bila wisata permainan pada umumnya adalah hasil buatan manusia, kalo rafting Kaliwatu ini langsung dari alam. Pas banget buat menguji adrenalin kamu sob.

rafting kaliwatu
Rafting Kaliwatu, foto: kaliwaturafting.com

Rafting Kaliwatu merupakan kawasan rafting paling populer di Batu – malang, banyak kok wisatawan dari luar kota yang mencoba permainan seru satu ini. Aliran sungai rafting Kaliwatu ini sangat deras, dan rutenya benar-benar menguji nyali. Banyak bebatuan yang menjadi rintangan, baik batu kecil maupun besar sekalipun.

Harga rafting per orangnya Rp.180.000, dan sebelum mencoba permainan yang menegangkan ini, para pemain diberi arahan terlebih dahulu mengenai kiat-kiat arung jeram, wajib memakai sefty seperti helm, pelampung, dan tips mendayung yang tepat.  Dengan harga tersebut, tersedia fasilitas antara lain; snack, makanan dan minuman, peralatan rafting (dayung, pelampung, dan helm), briefing, pengarungan sepanjang 7 km, rufting guide, dan lain-lain. Lokasi rafting Kaliwatu ini terletak di kelurahan Pandan Rejo, kecamatan Bumiaji, kota Batu, Jawa Timur.

Candi Singosari

Bila sebelumnya telah kami sebutkan berbagai wisata alam, permainan seru, museum, dan lain-lain. Tak ketinggalan juga dengan wisata sejarah, salah satunya yaitu Candi Singosari. Candi Singosaru merupakan candi Hindu – Budah peninggalan kerajaan Singosari. Candi Singosari ini ditemukan pada tahun 1800 – 1850 oleh Belanda, berbentuk menyerupai menara dengan ketinggian 15 meter.

candi singosari
Candi Singosari, foto: blingjamong.wordpress.com

Kini candi Singosari menjadi obyek wisata sejarah yang bagus sekali, kamu dapat menyaksikan bangunan unik dan bersejarah ini. Berada di kawasan dengan pemandangan yang indah, sehingga semakin menambah minat wisatawan untuk mengunjunginya, sekaligus refresing menikmati pesona alam sekitar yang mempesona.

Lokasi candi Singosari ini cukup strategis, jarak dari kota Malang hanya 10 km saja. Alamatnya di desa Candirenggo, kecamatan Singosari, kabupaten Malang, Jawa Timur. Untuk harga tiket masuknya dibedakan, yaitu Rp.5.000 untuk dewasa, dan Rp.3.500 untuk anak-anak.

Coban Jahe

Coban Jahe merupakan salah satu wisata air terjun yang lokasinya tersembunyi. Bisa dibilang coban ini tak begitu populer, berbeda dengan beberapa coban di atas, seperti; coban Talun, coban Rais, coban Rondo, dan lain-lain. Coban Jahe ini karena pengunjungnya masih sangat sedikit, sehingga sensasi naturalnya masih sangat terjaga.

coban jahe
Coban Jahe, foto: asliindonesia.net

Pohon-pohon hijau yang sangat rindang berada di sekitar coban Jahe, ditambah lagi dengan banyaknya bebatuan yang besar di sana. Tentu ini samakin menambah alami wisata air terjun ini. Sebagian besar wisatawan menyebut coban Jahe sebagai coban antimainstream, karena kondisinya yang masih bersih dan alami. Belum ada fasilitas yang mumpuni di sana, serta beum nampak sampah-sampah dari para pengunjung. Selain itu, akses jalan menuju ke lokasi cukup menantang, sheingga menambah kesan seru perjuangan menggapai coban Jahe.

Rp.5.000 adalah harga tiket masuk coban Jahe ini. Sedangkan lokasinya terletak di desa Pandansari Lor, kecamatan Jabung, kabupaten Malang, Jawa Timur. Juga dikenai biaya parkir Rp.2.000 untuk kendraan roda dua, dan Rp.5.000 untuk kendaraan roda empat.

Pemandian Kalireco

Wisata pemandian memang asyik banget sob, sebagian besar wisatawan sangat menyukai basah-basahan, apalagi bila dalam kondisi lelah dan kepanasan sehabis perjalanan jauh menuju ke lokasi wisata, tentunya bermain air menjadi kegiatan yang sangat menyegarkan.

pemandian kalireco
Pemandian Kalireco, foto: breaktime.co.id

Lagi-lagi Malang memiliki wisata pemandian yang asyik banget buat refresing, namanya adalah pemandian Kalireco. Pemandian ini saat liburan selalu didatangi wisatawan, baik lokal maupun dari luar daerah. Karena memang kondisinya masih sangat alami, dan nyaman banget buat bermain air.

Pemandian Kalireco ini masih berada di kawasan Lawang, seperti halnya dengan pemandian sumber Krabyakan. Sebenarnya pemandian Kalireco ini bukanlah tempat wisata, namun karena sumber airnya yang jernih, disertai dengan pemandangan sekitar yang sangat indah, menjadikaan daya tarik bagi wisatawan untuk mengunjunginya.

Wisata pemandian Kalireco ini cocok banget buat para petualang, karena perjalanan menuju ke lokasi akan sangat menarik. Pemandangan alam yang mempesona selalu memanjakan mata. Karena belum disermikan oleh pemerintah setempat, maka harga tiket masuknya gratis. Alamatnya di Jl. Sumber Waras 2 No.97, desa Kalirejo, kecamatan Lawang, kabupaten Malang, Jawa Timur.

Wisata Songgoriti

Wisata Songgoriti ini berada di kawasan Batu, sangat cocok sebagai tempat rekreasi untuk keluarga. Songgoriti ini tergolong wisata yang sudah ada sejak lama, wisata ini menyuguhkan pemandangan taman-taman yang indah, dilengkapi dengan berbagai properti unik. Selain itu, di sana juga ada kolam renang buat wisatawan yang hobi berenang.

wisata songgoriti
Wisata Songgoriti, foto: hoteldanwisata.com

Di samping wisata Songgoriti, terdapat pasar Songgoriti yang ramai pengunjung. Menyediakan berbagai oleh-oleh khas Malang, mulai dari aneka kuliner, souvenir, tanaman dan bunga-bunga, dan lain sebagainya. Songgoriti juga menyuguhkan pemandian air panas dengan pemandangan alam yang sangat menawan.

Wisata Songgoriti ini terletak di Jalan Arumdalu, desa Songgokerto, kecamatan Batu, Jawa Timur. Untuk bisa memasuki wisata Songgoriti, maka harus membayar tiket terlebih dahulu seharga Rp.15.000/orang. Akses jalan menuju ke lokasi lancar jaya,  karena letaknya yang strategis, dan menuju ke lokasi bisa menggunakan sepeda motor maupun mobil. Di sana juga banyak kok tempat penginapan, jadi tidak perlu khawatir bila ingin bermalam di sana.

Coban Tundo

Satu lagi nih wisata air terjun yang masih sangat alami, karena belum banyak orang yang mengetahuinya. Coban Tundo ini memiliki keunikan dan keistimewaan tersendiri, yaitu air terjun yang deras tersebut ditampung kedung atau kolam, sehingga airnya banyak yang menggenang. Maka, tentu menjadikan wisata ini semakin asyik untuk bermain air, bila membawa pelampung, maka sangat seru bila di pakai di genangan air tersebut.

coban tundo
Coban Tundo, foto: speakleapp.com

Adanya genangan air yang lumayan dalam, disertai dengan guyuran air terjun yang sangat deras, tentunya juga patut menjadi kewaspadaan bagi pengunjung, terutama yang belum bisa berenang. Alangkah baiknya bila tidak memaksakan diri berenang di dalam genangan tepat di bawah guyuran air terjun yang deras.

Pemandangan alam coban Tundo ini sangatlah mempesona, terdapat banyak sekali rerumputan hijau yang tumbuh di sekitar tebing yang menjadi dinding sekitar air terjun. Tidak hanya itu, bila cuaca cerah, maka landscape coban Tundo berkombinasi dengan pemandangan langit biru, nampak sangat menakjubkan.

Lokasi coban Tundo ini terletak di desaTambakasri, kecamatan Sumbermanjing Wetan, kabupaten Malang, Jawa Timur. Pengunjung yang masuk wisata ini akan dikenai biaya tiket Rp.5.000/orang.

Pasar Apung Nusantara

Pasar Apung yang berada di Batu ini kini menjadi daya tarik bagi para wisatawan lokal maupun luar kota. Pasalnya, wisata pasar Apung ini menawarkan pemandangan yang unik banget, yaitu sebuah pasar yang mengapung di atas air. Pasar apung ini menyajikan berbagai kuliner khas daerah, tidak hanya masakan khas Batu dan Malang saja, tetapi banyak juga masakan luar daerah seperti; Jawa Tengah, Madura, Betawi, dan lain sebagainya.

pasar apung, pasar apung batu, pasar apung nusantara
Pasar Apung Nusantara, foto: nnoart.com

Pengunjung yang ingin mencari oleh-oleh, maka banyak juga souvenir khas Batu tersedia di sana. Selain itu, pengunjung juga dapat naik perahui dengan harga Rp.10.000 untuk menikmati indahnya pemandangan pasar Apung. Pemandangan malam pasar apung ini juga bangus banget loh, kerlap-kerlip lampu pasar nampak sangat eksotis.

Pasar Apung ini masih satu kawasan dengan wisata museum Angkut, tepatnya berada di pintu masuk atau di antara parkiran museum Angkut. Karena berada di luar sebelum memasuki wisata museum Angkut, maka masuk pasar Apung ini tidak dipungut biaya.

Museum Topeng

Setelah mengelilingi wisata museum Angkot dan pasar Apung, lebih asyik lagi dengan dilanjutkan mengunjungi museum Topeng. Museum Topeng ini menyajikan sekitar 2.000 topeng khas berbagai daerah di penjuru Indonesia. Tidak hanya itu saja, di sana juga ada barang-barang antik peninggalan zaman prasejarah hingga kerajaan Mojopahit, diantaranya seperti; keris, patung, Al-Quran berusia ratusan tahun, dan lain sebagainya.

museum topeng
Museum Topeng, foto: travelwisata.net

Topeng dan benda-benda antik yang dipamerkan di sana, merupakan benda yang didapatkan langsung dari para kolektor. Tentu barangnya asli dan bernilai sejarah. Untuk lokasinya, masik sekitar kawasan museum Angkut dan pasar Angkut. Harga tiket masuknya pada hari senin sampai kamis Rp.25.000/orang, sedangkan pada hari libur harga tiket naik menjadi Rp.30.000/orang.

Kampung Keramik Dinoyo

Nah, ini dia wisata kampung keramik Dinoyo yang cocok banget sebagai wisata belanja, khususnya buat yang ingin membeli oleh-oleh berupa souvenir dengan harga yang murah. Harganya murah karena dijual langsung oleh pengrajinnya. Uniknya, sebagian besar warga kampung ini pekerjaannya adalah pengrajin keramik. Sehingga pantas bila kampung di Dinoyo ini disebut sebagai kampung keramik.

kampung keramik dinoyo
Kampung Keramik Dinoyo, foto: merdeka.com

Beragam souvenir yang terbuat dari bahan keramik dijual di sana, mulai dari souvenir pot, patung, gelas, piring, asbak, dan lain-lain dengan berbagai model yang sangat unik, lengkap banget deh pokoknya. Kualitasnya juga tak kalah dengan barang impor. Perlu sobat ketahui, bahwa kampung keramik Dinoyo ini sudah ada sejak lama loh, yaitu sejak tahun 1957. Buat kamu yang ingin mengunjungi kampung Keramik ini, maka langsung saja menuju ke lokasi. Alamatnya di Jl. MT. Haryono XIII No. 450, Dinoyo, kecamatan Lowokwaru, kota Malang, Jawa Timur.

Pantai Sipelot dan Coban Sipelot

Pantai Sipelot menawarkan pemandangan yang sangat cantik, tentunya asyik banget sebagai destinasi wisata kamu sob. Hamparan bibir pantai yang cukup luas, dengan pasir berwarna kecoklatan. Berada di sekitar pantai ini nyaman sekali, tidak hanya bisa menyaksikan panorama pantai yang menakjubkan, tetapi juga merasakan segarnya hembusan angin khas pantai.

pantai sipelot
Pantai Sipelot, foto: pasirpantai.com

Pantai Sipelot ini dikelilingi perbukitan dan tebing-tebing yang dipenuhi rerumputan, menjadikan pemandangan semakin mempesona. Berdasarkan informasinya, pantai ini dulu menjadi tempat singgah bagi Belanda, karena memang sangat nyaman sebagai tempat bersantai.

Tak jauh dari pantai ini, ada juga air terjun yang menjadi daya tarik, namanya adalah coban Sipelot. Air terjunnya tidak terlalu tinggi, hanya 10 meter saja, namun tidak bisa diragukan keindahannya. Untuk menuju ke area coban Sipelot, harus menyeberang terlebih dahulu. Dengan biaya Rp.50.000 untuk menyeberangi laut menuju ke coban Sipelot. Pantai Sipelot ini terletak di desa Pujiharjo, kecamatan Tirtoyudo, kabupaten Malang, Jawa Timur. Memasuki pantai Sipelot masih belum dikenai biaya, karena belum banyak fasilitas yang mumpuni di sana, dan pengunjung yang hadir pun tak banyak.

Pantai Lenggoksono dan Coban Banyu Anjlok

Satu lagi nih pantai yang memiliki keunikan tersendiri, pemandangannya juga sangat indah. Pada umumnya, bibir pantai dipenuhi dengan pasir lembut. Beda dengan pantai Lenggoksono ini, yang mana bibir pantainya berupa pasir berkombinasi dengan batu-batu kerikil.

pantai lenggoksono
Pantai Lenggoksono, foto: jelajahtrip.blogspot.com

Pntai ini juga sebagai tempat yang pas banget buat mancing ikan, tak sedikit para pengunjung yang hobi mancing di sana. Di pantai ini juga banyak binatang laut yang enak banget bila dimakan, seperti; cumi-cumi, lobster, dan kepiting. Pemandangan bukit hijau yang memanjang menjadi pemandangan yang bagus banget, berpadu dengan birunya air laut beserta gelombang air yang terus bergerak.

Pantai Lenggoksono ini lokasinya sesuai dengan namanya, yaitu di dusun Lenggoksono, desa Purwodadi, kecamatan Tirtoyudo, kabupaten Malang, Jawa Timur. Harga tiket masuknya murah banget kok, hanya Rp.5.000 per orangnya. Tidak jauh dari pantai ini, kamu juga bisa menikmati pemandagan alam lainnya yang tak kalah cakep, yaitu dengan mengunjungi coban Banyu Anjlok. Air terjun tersebut mengalir langsung menuju ke laut, dan untuk menuju ke sana perjalanan yang ditempuh sekitar 2 jam bila berjalan kaki. Bila tidak ingin capek, maka bisa menyewa perahu dengan biaya Rp.50.000.

Coban Parang Tejo

Ini dia wisata air terjun yang menyuguhkan pemandangan yang sangat menakjubkan. Sensasi berada di kawasan coban ini benar-benar berbeda, terasa masih sangat sejuk udaranya. Selain itu, kondisi alamnya nampak masih sangat bersih dan alami. Tentunya coban ini pas banget sebagai destinasi untuk petualangan kamu sob.

coban parang tejo
Coban Parang Tejo, foto: malangcorner.com

Ciban Parang Tejo ini mengalir cekup deras dengan ketinggia air terjun mencapai 100 meter. Nama “Parang Tejp” sendiri berasal dari bahasa Jawa, Parang berarti tebing, sedankan Tejo berarti pelangi. Ya dikarenakan percikan airnya terkadang muncul seperti pelangi akibat dari pembiasan cahaya matahari.

Coban ini cukup tersembunyi, jadi diperlukan perjuangan untuk sampai ke lokasi. Jarak dari kota Malang sekitar 20 km. Berada di kawasan lereng gunung Butak, tepatnya di desa Gadingkulon, kecamatan Dau, kabupaten Malang, Jawa Timur.

Wisata Petik Apel

Bila kamu berkunjung ke Malang dan Batu, belum lengkap rasanya bila belum mengunjungi wisata satu ini. Agrowisata Petik Apel menjadi salah satu tempat yang pas banget untuk refresing, dikarenakan suhu udaranya sejuk serta banyak pohon apel yang menjadi pemandangan yang sangat menyegarkan mata. Tidak hanya itu, pengunjung bisa turut memetik buah apel di sana.

wisata petik apel
Wisata Petik Apel, foto: travelwisata.net

Buah Apel menjadi ikon buat kota Batu, maka tentu belum lengkap bila belum merasakan nikmatnya apel khas Batu sob. Kebun Apel ini berada di kawasan lereng gunung Arjuno dan Anjasmoro, tepatnya berada di desa Tulungrejo, kecamatan Bumi Aji, kota Batu, Jawa Timur.

Yang pasti suasana di sana sangat nyaman, suhu udara yang sejuk dilengkapi dengan rindangnya pohon apel, menjadikan tempat ini asri banget. Untuk bisa menikmati buah apel sepuasnya, maka cukup dengan membayar tiket masuk Rp.20.000/orang. Bila ingin membawa pulang sebagai oleh-oleh, maka harus membayar biaya tambahan sebesar Rp.15.000/kg.

Coban Sumber Pitu

Ini merupakan wisata air terjun yang belum banyak diketahui oleh wisatawan, sehingga panoramanya masih sangat alami. Sumber Pitu dalam bahasa Indonesia berarti “Tujuh Sumber”, wisata ini lokasinya terletak di desa Duwet Krajan, kecamatan Tumpang, kabupaten Malang.

air terjun sumber pitu
Air Terjun Sumber Pitu, foto: airlanggarentcar.com

Air terjun tersebut dinamai Sumber Pitu karena memang terdapat 7 sumber pancaran air terjun yang saling berdekatan satu sama lain. Coban Sumber Pitu ini dianggap memiliki mitos tertentu, sehingga menjadikan pengunjung kurang meninati wisata ini. Padahal, pemandangan alamnya sangat menakjubkan.

Agro Tawon (Wisata Panen Madu)

Buat kamu yang penasaran dengan agrowisata yang satu ini, maka langsung saja menuju desa Bedali, kecamatan Lawang, kabupaten Malang, Jawa Timur. Menyaksikan kegiatan memanen madu tentu menjadi moment edukasi buat kamu yang mungkin belum mengetahui sebelumnya.

agro tawon malang
Agro Tawon Malang, foto: malangpers.com

Di wisata Agro Tawon ini madu langdung dipanen dari sarangnya, dan setiap sarang dihargai sekitar Rp.10.000 hingga Rp.20.000. Kamu juga bisa menimati kok aneka minuman dari bahan madu, diantaranya seperti; es madu, jus madu, jus durian madu, dan lain-lain.

Ya, kita tahu bahwa madu memiliki khasiat yang bagus bagi kesehatan tubuh manusia. Jadi, bila kamu berminat, maka langsung saja diagendakan untuk berangkat ke sana saat liburan. Jarak dari pasar Lawang (jalur utama Malang – Surabaya) hanya sekitar 1 km.

Pantai Clungup

Pantai Clungup merupakan salah satu pantai di Malang yang memiliki panorama alam yang sangat luar biasa. Bahkan banyak yang bilang bahwa pantai Clungup ini adalah pantai Raja Ampatnya Malang, hehe. Ya meskipun tak sepopuler pantai di Raja Ampat, tetapi pesona keindahan pantai ini tak kalah kok.

pantai clungup
Pantai Clungup, foto: sorteholiday.tk

Pantai Clungup masih termasuk dalam kawasan konservasi Sendang Biru, tepatnya di desa Tambakrejo, kecamatan Sumbermaning Weta, kabupaten Malang, Jawa Timur. Untuk menuju ke sana kamu bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat, hanya saja untuk roda empat jarak parkirnya lebih jauh, dan harus berjalan kaki hingga sampai lokasi.

Harga tiket masuk pantai Clungup sebenarnya gratis, hanya saja umumnya pengunjung memberikan donasi sebesar Rp.6.000 per orangnya, itu saja udah termasuk murah. Pengunjung juga membayar biaya parkir sebesar Rp.3.000. Rute yang bisa ditempuh dari kota Malang menuju ke lokasi, maka melewati kecamatan Bululawang – kecamatan Turen – kecamatan Sumbermanjing Wetan. Alamat tersebut sudah tercatat dalam Google Map, ini tentu sangat berguna sebagai petunjuk jalan bila menggunakan GPS.

Teluk Kletekan

Menikmati liburan dengan menyelam di dalam air yang sangat jernih tentu sangat menarik. Teluk Kletekan menjadi tempat yang pas untuk menikmati sensai segarnya air pantai yang bening dan alami. Selain kondisi airnya yang jernih, juga dihiasi batu karang lengkap dengan iklan hias berwarna-warni.

teluk kletekan
Teluk Kletekan, foto: galihleo.blogspot.com

Kedalaman teluk Kletekan ini mencapai 4 – 8 meter, tidak terlalu dangkal dan tidak terlalu dalam. Jadi, kamu bisa menikmati pemandangan bawah air dengan bermain Snorkeling. Mengabadikan moment Snorkeling di bawah air bersama ikan-ikan cantik tentu menjadi sangat spesial.

Sebenarnya teluk Kletekan ini masih satu jalur dengan pantai Bolu-Bolu. Jadi masih satu paket, untuk menyewa perahu menuju ke pantao Bolu-Bolu maupun teluk Kletekan harus menyewa perahu dengan biaya Rp.50.000.

Bendungan Karangkates

Bendungan Karangkates juga menjadi obyek wisata yang menarik di Malang. Di sana kamu bisa menyaksikan pemandangan danau yang menawan, memancing ikan, naik perawu yang disewakan, dan lain-lain. Selain sebagai tempat wisata yang murah, bendungan Karangkates ini dimanfaatkan sebagai PLTA.

bendungan karangkates
Bendungan Karangkates, foto: malang-guidance.com

Beberapa fasilitas menarik disediakan di sana, mulai dari tempat pemancingan ikan, lapangan tenis, dan lapangan golf. Lokasi wisata bendungan Karangkates ini terletak di desa Karangkates, kecamatan Sumberpucung, kabupaten Malang, Jawa Timur.

Pantai Kondang Merak

Malang Selatan memilik daftar pantai yang banyak sekali, tidak hanya pantai Bajul Mati, pantai Sendang Biru, pantai Tiga Warna, pantai Balekambang, pantai Ngliyep, dan lain sebagainya. Satu lagi nih pantai yang tak kalah cakepnya dengan daftar pantai-pantai tersebut, namanya adalah pantau Kondang Merak.

pantai kondang merak
Pantai Kondang Merak, foto: tripadvisor.co.id

Keindahan pantai Kondang Merak tidak diragukan lagi, pantai Kondang Merak cukup populer di kalangan warga sekitar. Pantai ini bibir pantainya dipenuhi dengan pasir putih, dari kejauhan nampak hamparan luas berwarna putih. Lokasi pantai Kondang Merak ini terletak di desa Sumberbening, kecamatan Bantur, kabupaten Malang, Jawa Timur.

Jika anda sudah sampai kawasan Gondanglegi, tinggal ikuti arah menuju pantai Balekambang. Pantai Kondang Merak jaraknya cukup dekat dengan pantai Balekambang. Kamu bisa bertanya pada warga sekitar, bisa juga dengan memanfaatkan GPS dengan mengacu pada peta Google.

Harga tiket masuk pantai Kondang Merak cukup terjangkau, hanya Rp.5.000 per orang. Kamu juga akan dikenai biaya parkir Rp.5.000 untuk kendaraan roda dua, dan Rp.7.000 untuk kendaraan roda empat. Awal mula dinamai pantai Kondang Merak, karena dulunya pada tahun 1980-an, pantai ini dihui oleh burung Merak yang banyak sekali jumlahnya.

Pantai Jonggring Saloko

Pantai Jonggring Saloko adalah salah satu dari sekian banyak daftar pantai di Malang yang menyuguhkan panorama pantai yang luar biasa. Ini merupakan pantai yang jarang didatangi wisatawan, maka kebersihan dan kealamiannya masih benar-benar terjaga.

pantai jonggring saloko
Pantai Jonggring Saloko, foto: sharetempatwisata.com

Pantai Jonggring Saloko memiliki keunikan, yaitu semburan air laut yang cukup keras membentur batu karang, sehingga menimbulkan bunyi “brosssshh”. Akses jalan menuju ke lokasi cukup sulut dan berkelok, maka tak heran bila pantai ini masih jarang didatangi pengunjung.

Lokasi pantai Jonggring Saloko terletak di desa Mentraman, kecamatan Donomulyo, kabupaten Malang, Jawa Timur. Jarak dari kota Malang sampai lokasi sekitar 69 km. Fasilitas di pantai ini masih sangat minim, dan belum ada penjual makanan di sekitar lokasi.

Pantai Kondang Iwak

Pantai Kondang Iwak merupakan salah satu destinasi wisata pantai yang cakep di Malang Selatan. Pantai ini patut dikunjungi wisatawan, karena memiliki pemandangan alam yang sangat luar biasa. Keindahan pantai Kondang Iwak tak kalah cantiknya dengan pemandangan pantai Tiga Warna maupun pantai Bajul Mati.

pantai kondang iwak
Pantai Kondang Iwak, foto: citragardencitymalang.ciputra.biz

Meskipun pengunjung yang mendatangi pantai Kondang Iwak tak seramai pantai Balekambang maupun pantai Ngliyep, namun panorama alamnya tak kalah mempesona. Bila kamu berada di pantai ini, kamu akan merasakan betapa luar biasanya berada di sana, seakan-akan seperti berada di pantai di Bali.

Pantai Kondang Iwak memiliki keunikan, yaitu terdapat batu karang yang besar, sehingga bila melihat sekilas seperti pantai Papuma Jember. Pasir putih yang berada di bibir pantai terasa lembut dikaki, dan menjadi penghias landscape pantai.

Pantai Kondang Iwak terletak di dusun Sumberpucung, desa Tulungrejo, kecamatan Donomulyo, kabupaten Malang, Jawa Timur. Jarak lokasi pantai dari kota Malang sekitar 70 km, dan kamu bisa menuju ke lokasi dengan menggunakan kendaraan pribadi, baik itu sepeda motor maupun mobil.

Coban Jodo

Ini dia salah satu wisata air terjun di Malang yang memiliki keunikan dan cukup hits di media sosial berkat foto-foto pemandangannya yang sangat indah. Saat ini coban Jodo masih dalam taham pengembangan, jadi fasilitas belum begitu mumpuni.

coban jodo
Coban Jodo, foto: arifharianto.id

Mengapa dinamai coban Jodo, dikarenakan ada sepasang air terun yang mengalir dalam satu lokasi. Hal inilah yang mendasari masyarakat setempat menyebutnya dengan coban Jodo. Lokasi coban Jodo terletak di dusun Bendolawang, desa Ngadirejo, kecamatan Jabung, kabupaten Malang, Jawa Timur.

Harga tiket masuk wisata coban Jodo sebesar Rp.5.000/orang. Murah sekali bukan? hanya dengan Rp.5.000 kamu sudah bisa menikmati air terjun dan pemandangan alam yang mempesona di sana.

Pantai Modangan

Pantai Modangan kini termasuk salah satu pantai yang lagi naik daun di kalangan wisatawan. Pantai Modangan sebelumnya tak begitu dikenal, dan setelah foto pemandangannya banyak yang diupload di sosial media, kini menjadikannya mulai dikunjungi wisatawan.

pantai modangan malang
Pantai Modangan Malang, foto: jawapos.com

Meskipun namanya tak setenar pantai Ngliyep maupun pantai Balekambang, tetapi panorama alamnya tak kalah ciamik sob. Pantai Modangan cocok banget sebagai destinasi bagi para pecinta wisata antimainstream, karena pantai ini masih sangat alami.

Belum ada fasilitas yang mumpuni di kawasan pantai ini, jadi bila kamu berniat untuk liburan di sana maka sebaiknya mempersiapkan perbekalan dari rumah. Pantai Modangan saat ini telah tersedia gardu pandang model “I Love U” yang mirip dengan prodperti di Garden Flower Coban Rais. Dan kawasan tersebut menjadi salah satu kawasan favorit untuk bermain paralayang.

Jadi, buat kamu yang bingung mau liburan ke mana, maka pantai Modangan bisa menjadi pilihan yang bagus. Kamu tudak hanya bisa menikmati keindahan pantai, tetapi juga bisa mencoba paralayang untuk mengunji adrenalin kamu sob, hehe.

Pantai Modangan ini lokasinya terletak di dusun Kalitekuk, desa Sumberoto, kecamatan Donomulyo, kabupaten Malang, Jawa Timur. Belum ada biaya retribusi yang dikenakan pengunjung, karena memang wisata ini belum dikelola secara resmi oleh pemerintah setempat.

Candi Badut

Buat kamu yang lagi mencari obyek wisata murah tetapi terkndung nilai sejarah, maka Candi Badut bisa menjadi pilihan. Candi Badut terbuat dari batur andesit, dan dibangun setinggi 2 meter. Di bagian depan batur candi ini terdapat tulisan huruf jawa hanacaraka, dan dinding candinya juga terdapat lukisan atau relief burung-burung.

candi badut
Candi Badut, foto: kirikananjalan.com

Candi Badut ditemukan pada tahun 1921, dan digunakan sebagai tempat ibadah umat Hindu. Biasanya untuk memperingati tahun baru Saka, maka umat Hindu mengadakan upacara Ngembak Geni. Meskipun ukurannya terbilang kecil, tetapi nilai sejarahnya begitu kental.

Buat kamu yang ingin berwisata mempelajari sejarah candi ini, maka bisa langsung mengunjunginya. Rute menuju ke lokasi juga tak begitu sulit. Dari jalan raya Bendungan Sutami lurus ke arah selatan, selanjutnya ada papan petunjuk di sebelah kanan jalan, ikuti saja sampai ke lokasi. Alamat lengkapnya: jalan Candi 5D, Karangwidoro,  Malang, Jawa Timur.

Waduk Andeman

Waduk Andeman adalah wisata pemandian yang cukup istimewa dibandingkan dengan tempat pemandian lainnya. Waduk ini berada di kawasan hutan Bambu, tentu pengunjung tidak hanya merasakan kesegaran bila mandi di sana, tetapi juga merasakan sensasi yang berbeda, yakni dapat memandangi panorama alam yang sangat mempesona. Banyak sekali pepohonan hijau yang mengelilinginya, dan juga airnya pun sangat jernih, masih sangat alami dan membuat betah berlama-lama di sana.

danau andeman
Danau Andeman, foto: suaradesa.com

Wisata Andeman ini luasnya mencapai 5 hektar, kondisi udara di sana sangat sejuk. Tentu sangat pas banget sebagai tempat untuk merileksasikan diri. Hutan Bambu yang berisikan ribuan pohon bambu bisa menjadi background selfie yang kece sob. Wisata waduk Andeman ini terletak di desa Sanan Kerto, kecamatan Turen, kabupaten Malang, Jawa Timur. Fasilitas yang tersedia cukup mendukung, seperti; kamar mandi / kamar ganti, dan juga toilet. Pengunjung juga dapat mengelilingi waduk dengan menggunakan perahu yang disewakan di sana.

Malang Night Paradise

Malang Night Paradise adalah wisata paling baru di Malang. Baru-baru ini Malang Night Paradise menjadi bahan pembicaraan asyik di sosmed, foto-fotonya yang beredar di sana memang sangat keren, maka wajar bila dikomentari banyak orang.

malang night paradise
Malang Night Paradise, foto: endrita.id

Wisata Malang Night Paradise ini berkonsep wisata malam dengan menyuguhkan berbagai lampion cantik yang menjadi panorama. Selain itu, lampion-lampion tersebut juga menjadi landscape favorit untuk berfoto-foto ataupun berselfie.

Adapun contoh model lampion yang kece seperti; lampion dino, pohon, bunga, jamur raksasa, dan lain-lain. Lokasinya terletak di Jalan Graha Kencana No.66, desa Banjararum, kecamatan Singosari, kabupaten Malang, Jawa Timur. Lokasinya tak begitu asing dan mudah ditemukan kok,karena masuh satu kawasan dengan wisata Hawai Waterpark yang masih satu pengelola.

Wisata ini buka setiap hari dengan jam operasional mulai pukul 17.00 – 23.00 WIB. Harga tiket masuknya juga sangat terjangkau, yaitu Rp.25.000 untuk hari-hari biasa (Senin – Jumat), sedangkan pada hari libur (Sabtu dan Ahad) harga tiket naik menjadi Rp.35.000.

Cafe Sawah Pujon Kidul

Nah, ini dia wisata desa Pujon Kidul. Pada dasarnya ini merupakan cafe dengan konsep outdoor yang tidak hanya menyuguhkan aneka menu kuliner, namun juga sebagai obyek wisata yang sangat menarik. Cafe yang berada di kawasan persawahan ini nampak begitu asri, dibangun taman-taman yang indah, serta dengan view pemandangan alam pegunungan berkombinasi dengan persawahan yang membuat kesan indah nan alami. Apalagi suhu udara di kawasan Pujon ini cukup dingin dan sejuk, tentu semakin membuat betah berlama-lama di sana, entah itu ngopi, melihat-lihat pemandangan, maupun bersua selfie.

cafe sawah pujon
Cafe Sawah Pujon, foto: IG @malangsantaisayang

Konsep cafe outdoor seperti cafe sawah Pujon ini menjadi inspirasi banyak orang, sehingga tak jarang cafe-cafe baru dengan konsep tersebut. Dan saat ini cafe dengan konsep outdoor lagi ngehits banget di Malang. Buat kamu yang bingung mau nyari tempat nongkrong yang asyik, maka cafe sawah Pujon ini tempatnya.

Untuk lokasinya, cafe sawah Pujon ini terletak di desa Pujon Kidul, kecamatan Pujon, kabupaten Malang Jawa Timur. Harga tiket masuknya gratis, jadi bila kamu sekedar ingin berselfie di sana, maka tak perlu khawatir biaya. Hanya saja, bila kamu membawa kendaraan, maka akan dikenai biaya parkiran. Untuk parkir sepeda motor sebesar Rp.2.000, sedangkan untuk mobil Rp.5.000.

Taman Cerme atau Taman Terompet

Inilah salah satu taman di kota Malang yang menjadi daya tarik bagi para pengunjung, terutama pengunjung yang hobi berburu foto maupun berselfie. Nama taman ini adalah taman Cerme karena berlokasi di jalan Cerme, sedangkan orang-orang menyebutnya taman Terompot. Pasalnya, di taman ini terdapat Gramofon Raksasa yang terbuat dari bahan tembaga, terlihat seperti terompet. Inilah yang menjadikannya disebut taman Terompet yang menjadi ciri khasnya.

taman terompet malang
Taman Terompet Malang, foto: ngalam.co

Taman Terompet ini tidak hanya sekedar sebagai tempat bersantai dan refresing, tetapi banyak juga pengunjung yang berselfie di sana, apalagi pada hari libur. Background taman hijau dan juga Terompet sebagai ikonik menjadi spot yang kece untuk bersua selfie. Di taman Terompet ini juga terdapat minatur taman labirin, jika dilihat sekilas agak mirip dengan taman labirin di coban Rondo. Tetapi ini lebih kecil, namun tetap menjadi sebuah pemandangan tambahan yang bagus di sana.

Menikmati taman ini tidak perlu membayar biaya, karena merupakan hiasan kota yang sederhana. Lokasinya terletak di Jl. Cerme, Oro-oro Dowo, Klojen, kota Malang, Jawa Timur. Bila kamu masih bingung dengan kota Malang, maka bisa menggunakan bantuan GPS, alamat tersebut sudah tersedia di peta Google, jadi tidak usah khawatir, hehe.

Hutan Kota Malabar

Yang namanya hutan biasanya letaknya sangat jauh dari kota. Tapi di Kota Malang, ada tempat wisata yang diberi nama Hutan Kota Malabar. Jadi, para dasarnya tempat tersebut merupakan sebuah hutan, yang letaknya di kota. Dan karena letaknya tidak jauh dari pusat kota, tempat wisata tersebut sangat mudah untuk dijangkau. Hutan ini tergolong tempat wisata yang baru tapi lama. Jadi, sebenarnya kawasan hutan tersebut sudah ada sejak lama, tapi kemudian direvitalisasi pada tahun 2015, kemudian diresmikan pada tahun 2016. Selain berfungsi sebagai salah satu ruang terbuka hijau di Kota Malang, hutan ini juga sekaligus berfungsi sebagai semacam hutan lindung, dengan berbagai tanaman dan hewan di dalamnya.

hutan kota malabar
Hutan Kota Malabar, foto: ongistravel.com

Sesuai dengan namanya, Hutan Kota Malabar terletak di Jalan Malabar, Malang, dekat dengan Pasar Rakyat Oro-oro Dowo. Luas hutan kota ini kurang lebih 16.718 m2. Dengan luas tersebut, para pengunjung yang masuk ke dalam hutan ini benar-benar bisa merasa seakan-akan sedang berada di tengah hutan yang sesungguhnya. Udara sejuk yang menjadi khas Kota Malang, digabungkan dengan aneka pepohonan yang asri, benar-benar membuat hutan ini tempat yang sangat cocok untuk bersantai bersama keluarga. Tapi itu belum semuanya. Para pengunjung juga dihibur oleh kicauan aneka burung yang hidup di sana, yang tentunya memperlengkap nuansa hutan yang ada. Bagi para pengunjung yang gemar selfie, hutan ini dapat menjadi tempat wisata yang pas, karena ada banyak spot yang bagus untuk berfoto.

Selain sebagai tempat untuk rekreasi, Hutan Kota Malabar juga merupakan tempat yang ideal untuk belajar, atau lebih tepatnya belajar untuk lebih mengenal alam. Jadi, pepohonan yang ada di hutan tersebut dilengkapi dengan label berisi informasi lengkap mengenai nama pohon, nama latinnya, dan kontribusi pohon tersebut dalam ekosistemnya. Hutan ini terbuka untuk umum, dan siapapun dapat masuk secara gratis. Tapi, gratis tidak berarti bahwa tempat wisata ini minim fasilitas. Dulu, sebelum direvitalisasi, hal itu mungkin benar. Tapi sekarang, Hutan Kota Malabar sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti trek untuk jogging, area permainan, jalur untuk para penyandang disabilitas, toilet, dan masih banyak lagi.

Taman Bentoel (Taman Cerdas) Trunojoyo

Kota Malang memang kota wisata yang sangat cocok bagi para wisatawan yang sangat suka dengan keindahan alam dan taman. Karena, di kota ini memang ada banyak sekali taman yang asri. Salah satunya adalah Taman Cerdas Trunojoyo, yang dikembangkan oleh Bentoel Group sebagai salah satu program Corporate Social Responsibility perusahaan tersebut. Taman ini mempunyai letak yang sangat strategis, karena berada di tengah kota, dan dekat dengan Stasiun Kotabaru. Jadi, siapapun juga, termasuk para wisatawan dari luar kota, dapat dengan mudah menemukannya. Bahkan, seringkali memang para wisatawan yang baru tiba di Kota Malang dengan naik kereta langsung singgah di taman ini untuk beristirahat sejenak.

taman bentoel trunojoyo
Taman Bentoel Trunojoyo, foto: halomalang.com

Sesuai dengan namanya, taman seluas 5.840 meter persegi ini lebih dari sekedar taman biasa. Karena di sana, selain bisa menikmati keindahan dan kenyamanan taman yang asri, para pengunjung juga bisa menggunakan berbagai fasilitas belajar yang tersedia. Jadi selain tempat untuk bermain dan interaksi anak-anak, di Taman Cerdas Trunojoyo juga tersedia sebuah perpustakaan kecil, dengan koleksi buku yang cukup lengkap. Karena ukurannya yang cukup besar, Taman Trunojoyo dibagi menjadi dua bagian, yaitu bagian utara, dan bagian selatan. Bagian utara memang diperuntukkan bagi anak-anak. Tersedia berbagai jenis permainan yang menarik dan seru, seperti lautan pasir, taman air mancur, dan yang lainnya. Anak-anak berusia 5 sampai dengan 12 tahun bebas bermain di taman bermain anak-anak, tapi tentunya dengan pengawasan orang tua mereka masing-masing.

Taman Cerdas Trunojoyo bagian selatan didesain untuk para remaja atau anak muda. Di bagian selatan ini, disediakan ruang apresiasi seni dan musik, untuk menampung kreativitas dan aspirasi generasi muda di Kota Malang. Selain itu, tersedia juga sebuah food court yang menjual berbagai macam makanan dan jajanan untuk para pengunjung. Taman Cerdas Trunojoyo terbuka untuk umum dan bisa dikunjungi kapan saja secara gratis. Tapi memang, untuk perpustakaannya, ada jam bukanya yaitu mulai dari jam 9 pagi sampai dengan jam 4 sore. Sebagai tempat wisata, taman ini fasilitasnya tergolong lengkap. Ada toilet, area parkir yang memadai, dan ruangan untuk menyusui. Karena setelah bermain biasanya anak-anak menjadi basah atau kotor, disediakan juga ruang untuk cuci atau membasuh badan, dan ruang untuk ganti baju. Bagi para orang tua yang sedang menemani anaknya bermain di taman ini, tersedia koneksi internet via wifi.

Taman Kunang-Kunang

Taman Kunang-kunang adalah salah satu tempat rekreasi di Kota Malang yang masih tergolong baru. Dilihat dari namanya, memang taman yang satu ini membuat penasaran, karena kurang menjelaskan sebenarnya apa yang ada di sana. Keunikan taman ini terletak pada lampu-lampu LED yang ada di sana. Pada malam hari, lampu-lampu LED yang ada di taman ini tampak gemerlapan dan sangat menggoda siapapun yang melihat untuk menyaksikan dari dekat. Jadi, memang sebutan Taman Kunang-kunang sangat cocok untuk taman yang letaknya di Jalan Jakarta dan dekat dengan Wearnes Education Center ini. Karena, taman ini tampak bersinar di antara gelapnya malam.

taman kunang kunang malang
Taman Kunang-Kunang Malang, foto: tripadvisor.com

Taman Kunang-kunang terbagi menjadi 5 bagian, dan setiap bagian itu disebut sebagai plaza. Pada setiap plaza terdapat lampu LED dengan jumlah dan tatanan yang berbeda. Plaza pertama mempunyai 18 lampu dengan bentuk persegi panjang. Plaza kedua lampu-lampunya berbentuk mirip huruf L yang terbalik. Sedangkan plaza ketiga, mempunyai lampu-lampu berbentuk bulat, yang mengelilingi dua gazebo. Di plaza keempat, terdapat lampu-lampu berbentuk tiang berwarna putih, dan kursi-kursi permanen dari beton. Dan di plaza kelima, terdapat lampu-lampu berwarna putih berbentuk bulat. Walaupun yang menonjol adalah lampu-lampu LED nya, sebagai sebuah taman, Taman Kunang-kunang tampaknya tetap mementingkan aspek keindahan alam, dan pengetahuan. Karena, di sekitar jalan setapak yang ada di sana, terdapat pohon-pohon yang diberi label berisi nama jenisnya. Ini untuk membantu para pengunjung untuk lebih mengenal jenis pepohonan.

Tersedianya gazebo dan kursi-kursi membuat taman ini sangat nyaman untuk digunakan sebagai tempat nongkrong sambil mengobrol bersama teman ataupun saudara dan keluarga. Karena daya tarik utamanya adalah cahaya dari lampu-lampu LED, Taman Kunang-kunang memang paling menarik dikunjungi saat hari sudah mulai gelap. Tapi sebenarnya, taman seluas 14.777 meter persegi ini dapat dikunjungi kapan saja karena memang terbuka untuk umum selama 24 jam. Dan seperti beberapa taman lainnya yang ada di Kota Malang, para pengunjung tidak perlu membayar sepeser pun untuk menikmati suasananya. Di taman ini soal keamanan sama sekali tidak perlu dikhawatirkan, karena ada beberapa petugas keamanan yang berjaga juga selama 24 jam non-stop. Jadi, selain asri dan nyaman, taman yang satu ini juga aman.

Taman Merbabu (Taman Nivea)

Saat akan pergi berwisata, biasanya masalah biaya menjadi salah satu hal yang paling penting untuk dipertimbangkan. Tapi di Kota Malang, ada satu tempat di mana para wisatawan bisa menikmati waktu kebersamaan dengan keluarga tanpa harus memikirkan masalah biaya, karena tempat tersebut gratis dan terbuka untuk umum. Nama tempat ini adalah Merbabu Family Park, atau Taman Merbabu, yang dikenal juga dengan sebutan Taman Nivea. Saat mendengar sebutan untuk taman ini yang terakhir, mungkin anda akan teringat dengan salah satu produk perawatan kulit. Memang, sebenarnya taman ini dibangun oleh perusahaan yang memproduksi berbagai produk perawatan kulit tersebut, sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility mereka.

taman merbabu, taman merbabu malang
Taman Merbabu, foto: wongcrewchild.blogspot.co.id

Konsep Taman Merbabu adalah taman kota yang terbuka untuk umum. Jadi, siapapun boleh mengunjungi taman tersebut, dan tentunya memakai berbagai fasilitas yang tersedia di sana. Di taman yang terletak di Jalan Merbabu Malang ini, tersedia area khusus untuk bermain anak-anak, jalur untuk jogging, alat olahraga permanen, dan lapangan mini untuk olahraga futsal. Bagi yang tidak terlalu ingin melakukan aktivitas fisik, tersedia taman membaca. Dan bagi para pengunjung yang sudah lanjut usia, tersedia area olahraga lansia. Tidak tertutup kemungkinan bagi para pengunjung untuk mengerjakan pekerjaan mereka sembari menunggu anak-anak yang sedang bermain. Karena, di taman yang asri ini juga tersedia akses internet via hotspot.

Jadi, dengan begitu banyaknya fasilitas yang tersedia, bisa dibilang taman ini merupakan tempat wisata yang ideal untuk segenap anggota keluarga. Karena, tersedia fasilitas untuk anak-anak, orang dewasa, dan bahkan lansia. Taman dengan luas sekitar 3.942 m2 ini bisa dikunjungi kapan saja, bahkan saat malam hari. Tapi biasanya, taman ini paling ramai saat sore hari. Di malam hari, mayoritas pengunjung bukan keluarga dengan anak kecil lagi, tapi anak muda, yang mencari tempat romantis atau sekedar ingin bersantai sembari mengobrol. Dan memang, taman ini juga didesain untuk mengakomodasi pengunjung di malam hari, dengan tersedianya lampu penerangan yang cukup. Dari segi lokasi, Taman Merbabu tergolong strategis. Lokasinya sangat mudah untuk dijangkau, dan tidak jauh dari Hutan Kota Malabar, yang juga merupakan tempat yang menarik untuk dikunjungi.

Taman Slamet

Sebenarnya untuk rekreasi bersama keluarga kita tidak selalu harus berpergian jauh dari kota. Bagi mereka yang tinggal atau sedang berlibur di Kota Malang, ada beberapa taman kota yang sangat cocok untuk rekreasi sekeluarga. Salah satunya adalah Taman Slamet. Dari segi lokasi, memang taman yang satu ini cukup tersembunyi. Tapi, itu memang salah satu hal yang menjadi daya tarik taman tersebut, yang memang mengusung konsep “surga yang tersembunyi.” Tapi tersembunyi bukan berarti bahwa taman ini sulit untuk ditemukan. Walaupun jauh dari keramaian, taman yang terletak di Jalan Taman Slamet ini cukup dekat dengan Perpustakaan Kota Malang, dan Museum Brawijaya. Jadi, bahkan orang-orang yang bukan asli Kota Malang pun dapat dengan mudah menemukannya.

taman slamet
Taman Slamet, foto: lingkarmalang.com

Sama seperti beberapa taman kota lainnya yang ada di Kota Malang, untuk masuk ke Taman Slamet, kita tidak perlu membeli tiket karena memang gratis. Tapi, kita tetap harus membayar uang parkir, yang tentu saja tidak mahal, hanya 2000 rupiah saja. Sebagai sebuah taman, tatanan dan dekorasi taman ini tergolong unik. Jadi jika kita mengamati taman ini, kita bisa melihat adanya perpaduan unik antara desain kontemporer dengan keindahan alam yang asri. Contohnya, di taman ini ada spot yang diberi nama Lorong 6 Gunung. Ini adalah semacam lorong dengan bentuk yang unik, dan warna yang mencolok, yang sangat disukai oleh para pengunjung karena sangat bagus untuk dijadikan tempat berfoto. Lalu masih ada juga semacam lorong lagi, yang terbentuk dari tiang-tiang berbentuk kotak berwarna putih, dengan tanaman yang merambat. Walaupun tidak semenarik yang pertama, lorong kedua ini juga cocok untuk tempat berfoto.

Taman Slamet sangat cocok bagi para pengunjung yang ingin berolahraga ringan seperti berjalan-jalan, atau sekedar bersantai bersama keluarga. Tersedia tempat-tempat untuk duduk, yang berupa kursi-kursi taman yang cukup terawat dan bersih. Biasanya para pengunjung yang datang sangat betah duduk di kursi-kursi tersebut. Karena, taman yang asri dan bersih, dikombinasikan dengan udara yang segar, memang dapat membuat siapa saja jadi lupa waktu. Tapi, tampaknya taman ini tidak didesain untuk mengakomodasi pengunjung dalam waktu yang lama. Karena, belum ada fasilitas toilet umum, yang sebenarnya merupakan fasilitas paling mendasar dari sebuah tempat rekreasi.

Ijen Boulevard

Di Kota Malang memang ada banyak sekali tempat yang menarik untuk dikunjungi. Tapi, tidak semuanya merupakan objek wisata. Salah satu contohnya adalah Taman Ijen Boulevard. Tempat yang menarik ini merupakan taman yang menjadi pembatas di antara dua ruas jalan. Jadi konsepnya mungkin sama dengan taman-taman pembatas jalan yang ada di kota-kota lain. Tapi yang satu ini berbeda karena relatif luas dan sangat terawat sehingga selalu terlihat cantik dan asri. Kecantikan taman ini tidak hanya terlihat pada siang hari, tapi juga pada malam hari karena ada banyak lampu yang menghiasinya. Tulisan Ijen Boulevard yang ada di taman ini pun, dilengkapi dengan lampu dan menyala dengan terang saat malam hari.

ijen boulevard
Ijen Boulevard, foto: akcayatour.com

Sesuai dengan namanya, Taman Ijen Boulevard terlatak di Jalan Ijen. Taman ini berdekatan dengan Perpustakaan Kota Malang, dan Museum Brawijaya. Taman ini memang merupakan salah satu landmark Kota Malang. Bahkan, banyak yang berpendapat bahwa taman ini sangat berperan dalam mempercantik Kota Malang. Tapi, sebenarnya bukan hanya kecantikan dan keasriannya yang membuat taman ini spesial. Jalan Ijen merupakan tempat yang bersejarah, karena sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Tentu saja, tatanan Jalan Ijen dulu tidak sama dengan yang sekarang. Tapi, banyak yang mengakui bahwa kawasan tersebut memang sebenarnya sudah indah sejak dulu, karena merupakan salah satu kawasan elit di Kota Malang.

Karena Taman Ijen Boulevard memang sebenarnya bukan tempat wisata, hampir tidak ada fasilitas yang tersedia di taman ini. Hanya ada beberapa kursi taman saja yang bisa dimanfaatkan bagi para pengunjung untuk duduk santai sembari mengobrol. Karena ini adalah taman kota sekaligus pembatas jalan, tentu saja taman ini terbuka untuk umum selama 24 jam. Dan tentunya, tidak ada tiket yang harus dibeli untuk masuk ke sana. Pada pagi hari setiap hari Minggu, diberlakukan Car Free Day di jalan tersebut. Jadi biasanya, ada banyak orang yang mengunjungi taman ini untuk berjalan-jalan atau lari pagi. Bagi para pengunjung yang hobi berfoto, ada beberapa spot yang cantik di taman ini. Salah satunya adalah di sebuah sudut yang letaknya di antara Jalan Ijen dengan Jalan Guntur dan Jalan Buring.

Coban Cinde

Jika anda sangat menyukai objek wisata air terjun, anda harus ke Kota Malang. Memang, tentu saja di kota itu sendiri tidak ada air terjunnya. Tapi, ada beberapa air terjun di sekitar Kota Malang yang sangat terkenal karena keindahan dan suasana sekitarnya yang masih asri dan alami. Salah satu air terjun ini bernama Coban Cinde. Objek wisata alam ini letaknya di Desa Benjor, Kecamatan Tumpang, Malang. Dari pusat kota, perjalanan ke tempat ini memakan waktu sekitar 1 jam, karena memang jaraknya hanya sekitar 30 kilometer saja. Anda bisa naik kendaraan umum ke sana. Tapi, akan jauh lebih praktis jika anda menggunakan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor.

coban cinde
Coban Cinde, foto: kongame.blogspot.co.id

Jika anda ingin berkunjung ke Coban Cinde, anda harus siap berpetualang. Karena, lokasi air terjun ini relatif tersembunyi. Jadi, setelah memarkir kendaraan, anda masih harus berjalan cukup jauh, sekitar 3 kilometer, dan melewati jalur yang cukup menantang. Tapi, sepanjang perjalanan ini anda bisa menikmati udara segar dan pemandangan alam yang indah. Anda akan melewati kebun-kebun yang ditanami dengan aneka sayuran. Anda juga akan menyusuri sebuah sungai, yang tentunya harus dilakukan dengan hati-hati. Di sekitar sungai tersebut, anda bisa menikmati suasana hutan yang lebat, sambil mendengarkan merdunya kicauan burung-burung. Setelah sampai di bawah air terjun, anda harus bersiap-siap untuk menjadi basah. Karena, bahkan tanpa berjalan mendekatinya pun anda akan terkena cipratan airnya.

Di lokasi air terjun suasananya sangat sunyi dan tenang. Yang terdengar tentu saja suara air terjun itu sendiri, dengan diiringi oleh suara burung-burung yang tinggal di hutan sekitarnya. Karena letaknya yang tersembunyi, dan juga karena medan menuju ke sana yang cukup berat, memang objek wisata air terjun ini belum terlalu banyak pengunjungnya. Tapi itu merupakan nilai plus, karena anda akan benar-benar bisa menikmati suasana alam di sana. Karena ini termasuk objek wisata yang belum terkelola dengan baik, untuk menikmati keindahannya para pengunjung tidak perlu membeli tiket masuk alias gratis. Tapi tentunya, tidak ada fasilitas apapun yang tersedia di sana. Jadi, sebaiknya sebelum berangkat anda sudah mempersiapkan semuanya dengan matang.

Coban Kethak

Saat berwisata di Kota Malang, biasanya yang dicari oleh para wisatawan adalah wisata alamnya. Dan memang, di kota tersebut ada banyak tempat wisata yang memamerkan keindahan alam serta menawarkan suasana yang sangat alami. Salah satu objek wisata yang masuk dalam kategori ini adalah Coban Kethak. Tempat wisata alam yang berada di dalam wilayah Desa Pait, Kecamatan Kasembon ini letaknya relatif jauh dari pusat kota, dengan jarak sekitar 60 kilometer. Perjalanan dari pusat kota Malang ke tempat ini biasanya memakan waktu cukup lama, yaitu sekitar 2 jam jika menggunakan kendaraan pribadi. Tapi, perjalanan ke tempat ini sama sekali tidak membosankan karena ada pemandangan alam yang sangat indah.

coban kethak
Coban Kethak, foto: halomalang.com

Walaupun perjalanan dari pusat kota menuju ke Coban Kethak memakan waktu yang cukup lama, saat tiba di tempat ini semua rasa lelah akan sirna. Karena, para pengunjung bisa menikmati udara yang sejuk, sambil melihat indahnya air terjun yang ada di sana. Biasanya di objek wisata air terjun para pengunjung harus berjalan kaki cukup jauh sebelum bisa sampai ke spot utama. Tapi di Coban Kethak, jarak antara tempat parkir kendaraan dengan air terjunnya hanya sekitar 500 meter saja. Karena pemadangan alam sekitar yang indah, dan udara yang segar, jarak tersebut sama sekali tidak melelahkan. Di sekitar air terjun yang dijuluki Grojogan Singo ini terdapat beberapa gazebo yang bisa digunakan sebagai tempat untuk piknik atau sekedar bersantai. Selain itu, tersedia juga arena bermain untuk anak-anak dan panggung hiburan.

Air terjun Coban Kethak tergolong tidak terlalu tinggi, dengan aliran air yang cukup deras. Kejernihan air di tempat ini memang sangat menggoda. Sayangnya, para pengunjung tidak diperkenankan mandi atau berenang di bawah air terjun, dan memang ada beberapa rambu larangan yang terpasang. Jadi, biasanya para pengunjung harus puas dengan berfoto saja, dengan air terjun ini sebagai latar belakangnya. Jika dibandingkan dengan tempat-tempat wisata alam lainnya di sekitar Kota Malang, Coban Kethak memang relatif masih baru. Tempat ini baru dibuka pada tahun 2014. Harga tiket masuk ke tempat wisata ini sangat murah, yaitu sebesar Rp. 5000 saja. Tempat wisata ini sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas standar, seperti lahan parkir, kamar mandi, dan ruang bilas.

Coban Ringin Gantung

Jika anda sedang berlibur di Kota Malang, tidak ada salahnya jika anda juga mengunjungi beberapa objek wisata yang berada sedikit ke luar kota. Salah satu yang harus anda coba kunjungi adalah Coban Ringin Gantung di Desa Duwet Krajan, kecamatan Tumpang, Malang. Objek wisata alam air terjun yang satu ini letaknya tidak terlalu jauh dari pusat kota Malang. Jika naik kendaraan pribadi, perjalanan biasanya memakan waktu sekitar 1 jam saja. Tapi, perlu kami ingatkan bahwa air terjun ini hanya cocok bagi para petualang saja. Karena, nanti setelah tiba di sana, dari area parkir kendaraan anda masih harus berjalan kaki cukup jauh ke lokasi air terjunnya. Selain jauh, jalur yang harus dilalui pun cukup berat dan melelahkan. Akan lebih tidak melelahkan jika anda datang ke lokasi ini dengan naik sepeda motor, karena anda bisa parkir lebih dekat dengan spot utamanya.

coban ringin gantung
Coban Ringin Gantung, foto: fandy2134.blogspot.co.id

Sebenarnya ada 2 jalur yang bisa dilalui untuk sampai ke lokasi air terjun yang indah ini. Jalur yang pertama relatif pendek, tapi para pengunjung harus menuruni tebing yang curam, dan tentunya cukup berbahaya. Jalur pertama ini hanya cocok bagi para pengunjung yang memang bernyali. Sedangkan jalur kedua, memang lebih aman, tapi lebih jauh karena para pengunjung harus berjalan kaki sekitar 2 kilometer. Tapi yang jelas, rasa lelah karena berjalan kaki akan langsung hilang saat anda tiba di lokasi air terjun ini. Karena, air terjun dengan ketinggian sekitar 40 meter ini memang sangat indah, dan kondisi di sekitarnya masih sangat alami. Tempat ini diberi nama Coban Ringin Gantung bukan tanpa alasan. Karena, di sebelah barat air terjun ini, ada pohon beringin yang menempel dan tumbuh dengan subur.

Di bawah air terjun anda bisa bermain air, atau berfoto dengan latar belakang air terjun yang indah ini. Tapi ingat, anda juga harus beristirahat yang cukup, karena untuk kembali ke area parkir kendaraan anda masih harus berjalan kaki lagi. Karena lokasinya yang tersembunyi, dan memang objek wisata ini hanya dikelola oleh masyarakat setempat, tidak ada tiket masuk yang harus dibeli, atau gratis. Tapi memang, anda harus membayar biaya parkir untuk kendaraan anda.

Coban Tengah

Jika anda adalah seorang petualang sejati, anda harus berkunjung ke Coban Tengah. Objek wisata air terjun ini terletak di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Malang. Coban Tengah letaknya berdekatan dengan Coban Rondo, yaitu objek wisata air terjun lainnya yang sudah lebih dikenal oleh para wisatawan. Dari pusat Kota Malang, perjalanan menuju ke lokasi air terjun ini memakan waktu sekitar 1,5 jam. Saat anda tiba di lokasi parkir kendaraan, sebenarnya petualangan anda baru dimulai. Karena, setelah itu anda akan berjalan cukup jauh, melewati jalur yang beragam. Tidak hanya jalur tanah dan bebatuan yang naik turun, tapi anda juga akan berjalan melewati aliran sungai yang jernih. Perlu dicatat bahwa sebelum berkunjung ke objek wisata ini, anda harus memastikan bahwa anda dalam kondisi yang fit. Karena, anda akan harus berjalan kaki selama sekitar 2 jam untuk sampai ke air terjunnya.

coban tengah
Coban Tengah, foto: weeklybikers.com

Walaupun memang objek wisata utama di Coban Tengah adalah air terjunnya, sebenarnya perjalanan menuju ke spot utama juga merupakan daya tarik tersendiri. Karena, sepanjang perjalanan, anda bisa menikmati pemandangan alam yang masih sangat alami. Udara yang sejuk, atau bahkan cenderung dingin, dikombinasikan dengan berbagai macam pepohonan serta sungai yang airnya jernih, benar-benar merupakan keindahan yang sangat jarang ditemui oleh sebagian besar dari kita. Selama perjalanan juga terdapat banyak kebun milik penduduk setempat yang ditanami berbagai macam sayuran, yang memberikan pesona tersendiri. Walaupun letaknya relatif terpencil, karena ini adalah objek wisata yang sudah dikelola dengan cukup baik, ada tiket masuk yang harganya Rp. 5000 per orang. Untuk fasilitas yang tersedia, memang tidak banyak. Hanya ada kamar kecil saja.

Seperti di objek wisata air terjun lainnya, di bawah Coban Tengah, anda bisa bermain air dan berfoto. Atau jika anda sudah kelelahan karena perjalanan, anda bisa saja sekedar bersantai sambil menikmati pemandangan indah di sana. Walaupun letaknya tersembunyi dan medannya menantang, objek wisata ini bukan termasuk objek wisata yang sepi. Jadi, jika anda benar-benar ingin menikmati suasana alam yang tenang, sebaiknya anda jangan ke sana waktu weekend atau liburan panjang karena pasti ramai.

Coban Glotak

Ada beberapa objek wisata air terjun yang letaknya dekat dengan Kota Malang, dan hampir semuanya mempunyai nama yang unik. Coban Glotak, contohnya, konon diberi nama seperti itu berdasarkan bunyi dari bebatuan yang sering jatuh bersama air yang terjun dari atas. Dari pusat Kota Malang, lokasi Coban Glotak yang terletak di wilayah Desa Bedalisodo, Kecamatan Wagir ini jaraknya sekitar 20 kilometer. Jika ditempuh menggunakan kendaraan pribadi, biasanya perjalanan yang sebenarnya tidak terlalu jauh ini memakan waktu sekitar 1 jam. Ini karena kondisi jalanan kurang bagus, sehingga kendaraan pasti harus berjalan pelan-pelan. Lokasi Coban Glotak relatif sulit untuk ditemukan, dan hanya ada penunjuk jalan yang sangat sederhana, yang terletak di pertigaan Pabrik Gula Kebon Agung. Jadi, sangat dianjurkan bagi siapapun yang ingin berkunjung ke objek wisata ini untuk melengkapi diri dengan gadget yang ada Google Maps nya. Dan jika dalam perjalanan memang kebingungan, sangat disarankan untuk langsung bertanya kepada penduduk setempat saja.

coban glotak
Coban Glotak, foto: malang.nerdeka.com

Para pengunjung tidak bisa naik kendaraan sampai ke dekat air terjun di Coban Glotak. Kendaraan hanya bisa sampai di tempat parkir yang tersedia di perkampungan yang letaknya di lereng Gunung Kawi. Setelah itu, para pengunjung harus berjalan kaki cukup jauh, melewati jalan yang berbatu, dengan pemandangan lahan yang ditanami berbagai macam tanaman seperti cabe rawit, dan yang lainnya. Sekitar 1 kilometer dari tempat parkir kendaraan, ada loket masuk. Biaya masuk ke kawasan wisata yang dikelola oleh Perhutani ini sebesar Rp. 4000 per orang. Setelah melewati loket masuk, para pengunjung harus melanjutkan berjalan kaki, dengan melewati medan yang cukup berat, yang terdiri dari jalan yang menurun, bebatuan, dan semak-semak yang tinggi.

Dengan berjalan kaki, jarak antara loket masuk dengan lokasi air terjun Coban Glotak dapat ditempuh dalam waktu sekitar 1 jam. Jadi memang objek wisata alam yang satu ini hanya cocok bagi para wisatawan yang berstamina bagus dan berjiwa petualang. Coban Glotak termasuk air terjun yang tinggi, dengan ketinggian sekitar 100 meter. Walaupun sangat menggoda, sebaiknya para pengunjung tidak bermain di bawah air terjun. Karena sesuai dengan namanya, memang sering ada batu yang ikut terjun bersama air, dan tentunya bisa sangat berbahaya. Dari segi fasilitas, sebenarnya tidak ada fasilitas apapun. Tidak ada kamar mandi, warung makan, dan yang lainnya. Karena memang, walaupun sudah dikelola, pengelolaannya belum maksimal.

Coban Kodok

Coban Kodok adalah objek wisata air terjun yang masuk dalam wilayah Dusun Gumul, Desa Sukomulyo, Kecamatan Pujon. Dari pusat Kota Malang, air terjun ini jaraknya sekitar 31 kilometer. Jarak sejauh ini biasanya dapat ditempuh dalam waktu sekitar 1,5 jam dengan kendaraan pribadi. Coban Kodok termasuk objek wisata yang belum dikelola. Selain itu, seperti beberapa air terjun lainnya di sekitar Kota Malang, untuk sampai ke lokasi air terjunnya para pengunjung harus berjalan kaki melewati medan yang relatif berat. Bagi sebagian besar wisatawan, biasanya objek wisata yang belum terkelola semacam ini adalah tempat yang harus dihindari. Karena, di sana sudah pasti tidak ada fasilitas apapun. Tapi bagi sebagian kecil yang berjiwa petualang, tempat semacam ini justru jauh lebih menarik karena sangat menantang dan pasti masih alami.

coban kodok
Coban Kodok, foto: islahagus.blogspot.co.id

Saat tiba di dekat lokasi Coban Kodok, kendaraan harus dititipkan ke rumah penduduk setempat, karena memang belum ada area parkir yang tersedia. Setelah itu masih harus berjalan sejauh sekitar 1 kilometer. Selain medan yang cukup menantang, jalur yang dilalui cukup membingungkan. Jadi, jika memang bingung, sebaiknya langsung bertanya kepada penduduk lokal sebelum tersesat lebih jauh. Biasanya penduduk lokal akan dengan senang hati menunjukkan arahnya. Sebenarnya di kawasan Coban Kodok ada 2 air terjun. Dan karena memang belum dikelola, belum ada namanya sendiri-sendiri, dan oleh mereka yang sudah pernah ke sana hanya disebut sebagai Coban Kodok 1 dan Coban Kodok 2 saja. Air terjun pertama relatif tinggi, sekitar 70 meter. Sedangkan air terjun kedua jauh lebih pendek, hanya sekitar 30 meter saja.

Kedua air terjun di Coban Kodok memang indah. Selain itu, suasana sangat sunyi dan damai. Karena untuk sampai ke lokasi kedua air terjun para pengunjung harus berjalan kaki, sangat disarankan untuk mengenakan pakaian yang menunjang kegiatan hiking dan sandal gunung. Selain itu, sebelum berangkat, sebaiknya dipastikan bahwa badan benar-benar dalam kondisi yang sehat. Karena di jalur menuju ke lokasi air terjun banyak tempat-tempat yang bisa menjadi licin saat hujan, sebaiknya jangan mengunjungi Coban Kodok jika memang cuaca tidak mendukung.

Coban Putri

Di sekitar Kota Malang ada banyak objek wisata air terjun. Tapi memang, sebagian besar letaknya sangat terpencil, dan mewajibkan para pengunjung untuk berjalan kaki sangat jauh. Jika anda ingin berkunjung ke objek wisata air terjun, tapi anda tidak ingin hiking, mungkin Coban Putri dapat menjadi pilihan yang pas. Air terjun ini lokasinya masuk dalam wilayah Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Dari pusat Kota Malang, jarak tempat wisata alam ini sekitar 19 kilometer, dan membutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk sampai ke sana jika menggunakan kendaraan pribadi. Sedangkan jika dari Alun-alun Kota Batu, jaraknya hanya sekitar 5 kilometer saja. Karena akses jalan menuju ke tempat ini relatif sulit, sangat disarankan untuk menggunakan sepeda motor, bukan mobil. Bagi pengunjung yang membawa mobil, hanya bisa sampai di dekat pintu utama saja. Setelah itu, mereka bisa naik ojek. Untuk perjalanan pulang pergi tarif ojek sebesar Rp. 20.000. Sedangkan untuk masuk ke lokasi air terjun tiket masuk yang harus dibeli seharga Rp. 8000 per orang.

coban putri
Coban Putri, foto: tempatwisataku.id

Coban Putri adalah objek wisata yang dikelola oleh masyarakat setempat. Jadi retribusi yang masuk dialokasikan untuk perawatan kawasan wisata tersebut, dan tentunya untuk kesejahteraan masyarakat. Berbeda dengan beberapa air terjun lainnya yang ada di sekitar Kota Malang, di sini para pengunjung tidak perlu berjalan kaki melewati medan yang berat. Selain itu, di lokasi dekat air terjun ada dua spot foto yang sangat menarik, yaitu sebuah ayunan, dan yang satu lagi tempat yang diberi julukan Tangan Dewa. Sesuai dengan namanya, ayunan di Coban Putri adalah sebuah ayunan. Tapi karena terletak di tempat yang tinggi, para pengunjung bisa berfoto di ayunan tersebut, dengan latar belakang pepohonan yang jauh di bawah, sehingga mereka akan terlihat seakan-akan sedang terbang di atas hutan. Sedangkan Tangan Dewa, adalah semacam gardu pandang yang dibuat dengan bentuk seperti tangan.

Air terjun di Coban Putri tergolong tidak terlalu tinggi, dengan ketinggian hanya sekitar 35 meter saja. Di bawah air terjun, para pengunjung bebas untuk bermain air sembari menikmati udara yang segar dan mendengarkan suara kicauan burung. Untuk saat ini, selain dua spot foto tadi, dan sebuah pendopo untuk istirahat, memang tidak ada fasilitas yang lainnya. Tapi, pengelola tempat ini terus melakukan perbaikan dan pengembangan.

Coban Siuk

Salah satu air terjun di sekitar Kota Malang yang paling terkenal keindahannya adalah Coban Siuk. Dari pusat Kota Malang, air terjun yang terletak di Desa Taji, Kecamatan Jabung ini jaraknya sekitar 30 kilometer, dan biasanya bisa dijangkau dengan menempuh perjalanan selama sekitar 1 jam. Nama air terjun yang satu ini tergolong unik, dan seringkali membuat orang penasaran. Konon nama Siuk berasal dari nama orang yang dulu memiliki lahan di lokasi air terjun tersebut, yaitu Mbok Siyok. Walaupun sudah dikeloa dengan relatif baik, Coban Siuk masih tergolong objek wisata yang baru. Jadi, suasana di sekitar air terjun masih alami karena memang belum banyak terjamah. Kondisi alam sekitarnya pun masih sangat bersih.

coban siuk
Coban Siuk, foto: phinemo.com

Kondisi jalan menuju ke lokasi Coban Siuk cukup bagus. Selain itu, pemandangan selama perjalanan sangat menarik karena kita bisa melihat hutan yang rindang, dan Kota Malang dari kejauhan. Para pengunjung yang menggunakan mobil harus parkir di dekat pos masuk. Sedangkan para pengunjung yang menggunakan sepeda motor bisa masuk sampai ke dalam area parkir yang dekat dengan lokasi air terjun. Di pos masuk setiap pengunjung wajib membayar retribusi sebesar Rp. 5000. Dari area parkir sepeda motor, jarak menuju ke lokasi air terjun tidak jauh, hanya sekitar 100 meter saja. Menariknya, selain air terjun utama, ada satu air terjun yang ukurannya kecil , yang terletak di pinggir jalan tersebut.

Air terjun di Coban Siuk tergolong tinggi, dengan ketinggian sekitar 70 meter. Suasana di dekat air terjun ini benar-benar mempesona. Udara yang sejuk, hijaunya pepohonan, dan percikan air benar-benar memberikan ketenangan yang seakan-akan membuat kita menyatu dengan alam. Dan memang, karena belum terlalu terkenal, suasana di objek wisata ini tergolong tenang, karena pengunjungnya biasanya tidak terlalu banyak. Di Coban Siuk memang belum tersedia fasilitas yang lengkap. Tapi, sudah ada taman kecil dengan bunga-bunga yang cantik, dan gazebo sebagai tempat untuk beristirahat atau bersantai bagi para pengunjung. Selain itu juga tersedia kamar mandi, dan ada warung yang menjual makanan. Objek wisata alam ini masih dalam proses pengembangan. Dan kedepannya, menurut berbagai sumber, akan ada banyak fasilitas pendukung seperti kolam renang, dan yang lainnya.

Coban Trisula

Jika anda mencari air terjun yang letaknya di sekitar Kota Malang, anda akan menemukan cukup banyak pilihan. Salah satunya bernama Coban Trisula. Jarak air terjun yang lokasinya berada dalam wilayah Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo ini sekitar 35 kilometer dari pusat Kota Malang. Jadi, jika menggunakan kendaraan pribadi, dari pusat kota biasanya kita bisa sampai ke lokasi air terjun ini dalam waktu sekitar satu seperempat hingga satu setengah jam. Sebenarnya tempat wisata alam ini juga bisa dijangkau dengan kendaraan umum. Hanya saja, biasanya bagi sebagian besar wisatawan cara ini kurang praktis karena harus berpindah angkutan beberapa kali, dan setelah itu masih harus naik ojek.

coban trisula
Coban Trisula, foto: suetoclub.wordpress.com

Nama Coban Trisula mungkin sekilas terdengar menyeramkan. Tapi sebenarnya, air terjun yang satu ini diberi nama Trisula hanya berdasarkan tiga tingkatan yang ada padanya. Jadi, airnya memang tidak langsung terjun bebas dari ketinggian, melainkan melalui tingkatan-tingkatan tersebut. Memang sudah menjadi hal yang umum jika kita harus berjalan agak jauh saat mengunjungi objek wisata air terjun. Tapi, untuk di Coban Trisula, jarak yang harus ditempuh dengan berjalan kaki tergolong sedang, yaitu sekitar 700 meter. Selain keindahan air terjunnya itu sendiri, di kawasan ini para wisatawan bisa menikmati banyak hal. Ada hutan yang rimbun dan alami, udara pegunungan yang sejuk, dan suara burung-burung yang berkicau riang.

Di setiap tingkatan yang ada pada Coban Trisula, ada beberapa benda yang mempunyai legenda masing-masing. Di air terjun yang paling bawah, ada bukit yang bentuknya mirip dengan kubah, batu tugu, dan batu meja berukuran kecil. Lalu di air terjun bagian tengah, ada batu meja berukuran besar, dan sebuah tebing batu. Sedangkan di air terjun yang paling atas, ada tebing batu, dan batu pintu. Biasanya para pengunjung yang suka dengan berbagai macam tumbuhan sangat menyukai daerah di sekitar Coban Trisula ini. Karena, ada banyak tumbuhan liar yang dapat dinikmati keindahannya, seperti anggrek, paku-pakuan, dan masih banyak lagi. Untuk masuk ke kawasan wisata Coban Trisula kita harus membayar sebesar Rp. 2.500. Tapi, ini adalah harga khusus untuk wisatawan domestik saja. Untuk wisatawan mancanegara, tarif masuknya sebesar 2 dollar.

Coban Baung

Sebagian besar tempat wisata lokasinya sangat mudah untuk ditemukan. Tapi, ada juga beberapa tempat wisata, khususnya tempat wisata alam, yang lokasinya tersembunyi. Salah satu contohnya adalah Coban Baung, yang terletak di Desa Cowek, Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Dari pusat Kota Malang, air terjun ini berjarak sekitar 30 kilometer, yang bisa ditempuh dalam waktu sekitar 45 menit saja. Walaupun letaknya tersembunyi, lokasinya selain dapat dikunjungi dengan kendaraan pribadi, juga cukup mudah dijangkau dengan menggunakan kendaraan umum. Tempat wisata ini sudah dikelola dengan sangat baik dan tersedia fasilitas lengkap. Tapi bagaimanapun juga sebaiknya sebelum berkunjung ke sana kita tetap mempersiapkan segalanya dengan matang, termasuk kondisi fisik. Karena, perjalanan dari area parkir kendaraan menuju ke air terjunnya cukup melelahkan, dengan anak tangga yang curam. Sehingga, hampir tidak mungkin kita bisa beristirahat di tengah jalan, karena selain berbahaya juga akan mengganggu pengunjung lain yang akan lewat.

coban baung
Coban Baung, foto: wikiwisata.com

Walaupun terasa melelahkan, perjalanan menuju ke spot utama di Coban Baung sangat menarik. Karena, selain bisa melihat pemandangan alam sekitar yang asri, seringkali kita juga bisa melihat beberapa ekor monyet yang bergelantungan di pepohonan. Saat sudah hampir sampai di lokasi, kita akan bisa mendengar suara air terjun. Coban Baung yang ada di dalam Taman Wisata Alam Gunung Baung ini termasuk air terjun yang tinggi, dengan ketinggian sekitar 100 meter. Selain itu, air yang terjun juga cukup deras. Itulah sebabnya sebaiknya para pengunjung tidak terlalu dekat dengan air terjunnya. Apalagi mengingat bahwa sungai di bawah air terjun ini penuh dengan bebatuan yang dalam kondisi tertentu bisa menjadi sangat licin.

Untuk masuk ke Coban Baung, para pengunjung harus membayar sebesar Rp. 5000 per orang. Itu tentu saja belum termasuk biaya parkir sebesar Rp. 3000 untuk kendaraan roda 4 dan Rp. 2000 untuk kendaraan roda 2. Bagi para pengunjung yang membawa kamera, dikenakan biaya tambahan sebesar Rp. 3000. Dari segi fasilitas, yang tersedia di Coban Baung cukup lengkap. Tapi itu semua bukan fasilitas milik air terjun itu sendiri, melainkan fasilitas milik Taman Wisata Alam Gunung Baung tempatnya berada. Beberapa fasilitas yang tersedia antara lain adalah area parkir, loket informasi, rest area & shelter, gardu pandang, kamar mandi, penginapan, ruang pertemuan, kafetaria, taman bermain anak, trek untuk jogging, tempat camping, dan kios yang menjual suvenir.

Coban Supit Urang

Jika anda sedang mencari tempat wisata yang benar-benar menawarkan keindahan alam dan nyaris belum terjamah, mungkin anda harus coba mengunjungi Coban Supit Urang. Air terjun yang masuk dalam wilayah Desa Madiredo Kecamatan Pujon, Malang ini memang belum terkenal, dan belum dikelola dengan maksimal, jadi masih sangat alami. Tapi, tentunya berkunjung ke objek yang belum terkenal seperti ini bukan tanpa tantangan. Menemukan lokasi air terjun ini tidak mudah, dan anda harus berkali-kali bertanya ke penduduk setempat, karena memang akses jalan menuju ke sana sangat membingungkan. Selain itu, akan lebih praktis jika anda menggunakan sepeda motor saja. Karena, anda akan dapat mengendarainya sampai ke lokasi. Sedangkan jika anda menggunakan mobil, anda harus menitipkannya di rumah warga, dan melanjutkan dengan berjalan kaki.

coban supit urang
Coban Supit Urang, foto: IG @yugofairnando

Dibandingkan dengan beberapa air terjun lainnya, Coban Supit Urang masih relatif sepi karena belum banyak pengunjungnya. Ini sebenarnya merupakan nilai plus, karena dengan demikian kita bisa benar-benar menikmati suasana alam yang tenang dan alami. Lingkungan sekitar masih asri, dan belum ada sampah-sampah yang berserakan, seperti yang sering kita temui di tempat-tempat wisata yang ramai. Di tempat ini anda bisa menikmati panorama alam yang indah, dan tentunya menikmati cipratan air yang jernih dan menyegarkan. Sebenarnya di tempat ini ada 2 air terjun, yang diberi nama Supit Urang 1, dan Supit Urang 2. Selain itu, ada juga spot menarik yang diberi nama Watu Talang.

Jika anda ingin mengunjungi Supit Urang 2, sebaiknya anda mempersiapkan fisik dan nyali. Karena, untuk sampai ke lokasi air terjun yang ini anda harus menuruni tangga bambu yang tingginya sekitar 12 meter. Memang sudah disiapkan tali kawat baja sebagai tempat untuk pegangan. Tapi tetap saja sangat menakutkan, terutama bagi yang takut dengan ketinggian. Objek wisata alam Coban Supit Urang ini dikelola oleh Komunitas Puncara. Biaya masuk ke Coban Supit Urang sebesar Rp. 5000 per orang. Selain itu, tentunya anda juga harus membayar biaya parkir. Objek wisata alam ini masih dalam proses pengembangan. Untuk fasilitas, yang sudah tersedia saat ini adalah area parkir dan camping ground.

Pantai Kaliapus

Berwisata ke pantai memang menyenangkan. Masalahnya, pada saat liburan, biasanya hampir semua pantai dipenuhi oleh wisatawan. Ini membuat kita tidak bisa menikmati suasana pantai yang sesungguhnya. Untuk bisa menikmati suasana pantai yang alami, kita harus berkunjung ke pantai yang masih perawan, seperti Pantai Kaliapus yang lokasinya masuk dalam wilayah Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Memang pantai ini cukup jauh. Dari Kota Malang, jarak yang harus ditempuh sekitar 75 kilometer, dan ini memakan waktu sekitar 3 jam. Letak pantai ini masih satu daerah dengan Pantai Sendiki. Dan memang, untuk bisa sampai ke Pantai Kaliapus, kita harus ke Pantai Sendiki terlebih dahulu, baru kemudian berjalan kaki dari sana.

pantai kaliapus
Pantai Kaliapus, foto: nulspounya456789.blogspot.co.id

Pantai Kaliapus memang bukan pantai yang komersil. Jadi, sangat sedikit orang yang berkunjung ke pantai ini. Selain itu, pantai ini memang kesannya tertutup, dengan berbagai macam larangan dengan alasan keselamatan. Contohnya, siapapun yang ingin ke pantai ini harus memakai jasa guide dari Pantai Sendiki. Selain itu, guide pun tidak akan langsung bersedia menemani ke sana, apalagi kalau sudah terlalu sore. Karena menurut penduduk sekitar, di Pantai Kaliapus banyak hewan buas yang biasanya berkeliaran saat malam hari. Harga sewa guide pun relatif mahal. Kita harus mengeluarkan antara 100 sampai dengan 200 ribu rupiah per rombongan. Itu pun masih dengan batasan waktu. Kita hanya boleh berada di pantai itu selama maksimal 5 jam saja.

Di Pantai Kaliapus kita bisa menikmati suasana pantai yang masih alami, karena memang ini bukan pantai yang komersil. Hamparan pasir di pantai ini bersih, tanpa sampah yang berasal dari wisatawan, karena memang tidak banyak orang yang kesana. Walaupun tempatnya terkesan sunyi dan tenang, tidak boleh ada orang yang menginap di kawasan pantai ini. Dan peraturan ini bukan sekedar formalitas, melainkan larangan yang serius. Pengunjung yang nekad menginap akan didatangi oleh penduduk setempat. Selain karena faktor keselamatan, banyak faktor lain yang melatarbelakangi peraturan ini. Karena pantai ini tidak dikelola untuk wisata, tidak ada tiket masuk yang harus dibeli. Tapi, karena untuk masuk ke pantai ini kita harus lewat Pantai Sendiki, kita harus membeli tiket di sana yang harganya Rp. 5000. Masih ada juga biaya parkir sebesar Rp. 5000 per kendaraan. Untuk fasilitas, di Pantai Kaliapus jelas tidak tersedia apapun. Jadi, sebelum berangkat ke sana kita harus mempersiapkan segalanya dengan matang.

Pantai Licin

Di Indonesia memang ada banyak objek wisata alam yang indah. Tapi, beberapa di antaranya tidak terlalu mudah untuk dijangkau karena memang belum dikelola dengan baik. Salah satu contohnya adalah Pantai Licin. Pantai yang indah ini lokasinya masuk dalam wilayah Dusun Licin, Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Malang. Untuk sampai ke pantai ini, kita harus menggunakan kendaraan pribadi, karena memang belum ada kendaraan umum yang rutenya sampai ke sana. Selain itu, akan lebih praktis jika kita menggunakan sepeda motor. Sepeda motor pun bukan yang sembarangan, melainkan harus yang kuat untuk medan berat. Karena, jalanan menuju ke pantai ini cenderung sempit dan medannya sulit. Bahkan, ada tempat-tempat tertentu yang memang tidak bisa dilewati oleh mobil karena terlalu berbahaya, misalnya jalan yang sempit dan dekat dengan jurang.

pantai licin
Pantai Licin, foto: ngalam.co

Walaupun untuk bisa sampai ke pantai ini dibutuhkan perjuangan, semua rasa lelah akan sirna saat tiba di pantai ini dan melihat keindahannya. Pasir di pantai ini berwarna hitam. Dan berbeda dengan pantai yang ramai, di pantai yang masih sepi ini lingkungannya bersih dan alami, tanpa sampah. Ombak di pantai ini tidak besar. Jadi, aman bagi para pengunjung yang ingin mandi atau sekedar bermain-main air. Menurut beberapa sumber, sebenarnya dulu pasir di pantai ini berwarna putih. Tapi, kemudian semuanya tertutupi oleh muntahan lahar Gunung Semeru yang masuk ke laut dari Sungai Glidik dan terbawa air sampai ke pantai ini. Selain pemandangan yang indah dan alami, di pantai ini kita bisa melihat kegiatan para nelayan yang sedang mencari ikan.

Karena Pantai Licin memang belum dikelola menjadi tempat wisata yang komersil, untuk masuk ke pantai ini kita tidak perlu membayar serupiahpun. Tapi di sisi lain, karena memang tidak ada yang mengelola, di pantai ini tidak ada fasilitas apapun untuk wisatawan. Berbeda dengan beberapa pantai lainnya yang lokasinya tersembunyi, di Pantai Licin ini tidak ada mitos atau cerita misteri yang menyeramkan. Para wisatawan yang ke pantai ini bebas untuk bermalam atau camping di tepi pantai. Dan sebenarnya, ini adalah cara terbaik untuk bisa menikmati indahnya matahari terbit.

Pantai Pancer

Sebenarnya di Kabupaten Malang ada banyak pantai yang indah, tapi belum banyak dikenal oleh wisatawan. Salah satunya bernama Pantai Pancer, yang lokasinya berada di dalam wilayah Desa Sidoasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Dari pusat Kota Malang, jarak ke pantai ini sekitar 68 kilometer. Jarak ini dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi dalam waktu sekitar 2,5 jam. Pantai ini cukup mudah untuk ditemukan. Jika kita berangkat dari Kota Malang, kita tinggal menuju ke arah Pantai Sendangbiru. Kemudian, kita mengikuti arah penunjuk jalan menuju Klepu, lalu menuju ke Desa Sidoasri. Setelah sampai di desa tersebut, kita dapat dengan mudah menemukan papan penunjuk jalan ke Pantai Pancer. Ini sebenarnya bukan satu-satunya rute menuju ke Pantai Pancer. Tapi, rute inilah yang paling mudah. Untuk mempermudah, tidak ada salahnya jika kita menggunakan Google Maps. Tapi hati-hati, jangan sampai salah karena ada beberapa pantai yang bernama Pantai Pancer.

pantai pancer
Pantai Pancer, foto: panoramio.com

Di Pantai Pancer kita bisa menikmati pemandangan pantai yang masih asri dan bersih. Karena memang, jika dibandingkan dengan pantai-pantai yang terkenal, pantai ini relatif sepi dan tidak banyak pengunjungnya. Di pantai ini ombaknya tidak terlalu tinggi. Dan memang pantai ini juga dikenal dengan nama Pantai Banyu Anteng, atau pantai dengan air yang tenang. Jadi, pantai ini cukup aman bagi pengunjung yang ingin sekedar berendam atau bermain air di tepian. Tapi bagaimanapun juga, karena pantai ini masuk dalam kawasan pantai selatan, sebaiknya jangan terlalu ke tengah, untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Di sekeliling Pantai Pancer ada banyak bukit yang asri. Biasanya, bukit-bukit tersebut menjadi tempat yang menarik bagi para penggemar hiking, karena medannya yang terjal cenderung menantang bagi yang menyukainya.

Pantai Pancer sangat cocok bagi para pengunjung yang memang berencana untuk berlama-lama atau bahkan menginap. Mereka bisa mendirikan tenda di beberapa spot yang memang sangat cocok untuk camping. Lalu, di pagi hari, mereka bisa menikmati indahnya pemandangan saat matahari terbit. Sebagai tempat wisata, memang Pantai Pancer tergolong minim fasilitas. Jadi, sebaiknya para pengunjung membawa semua perlengkapan yang mereka butuhkan dari rumah.

Pantai Bangsong

Di sekitar Kota Malang ada cukup banyak pantai yang belum lama ini mulai dibuka untuk umum sebagai tempat untuk berwisata. Salah satunya adalah Pantai Bangsong yang berada di dalam wilayah Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing. Dari pusat Kota Malang dibutuhkan 2,5 jam untuk menempuh jarak sekitar 75 kilometer menuju ke tempat ini. Jadi memang jaraknya cukup jauh sehingga perjalanan memakan waktu yang lama. Untungnya, di sepanjang perjalanan ada banyak pemandangan indah yang bisa dinikmati, karena yang dilewati berupa hutan, gunung kapur, dan sebagainya. Pantai ini memang belum lama dibuka, jadi di sana belum tersedia fasilitas apapun untuk pengunjung. Karena itu, sebaiknya pengunjung mempersiapkan bekal dari rumah, karena di lokasi tersebut bahkan belum ada penjual makanan.

pantai bangsong
Pantai Bangsong, foto: whiempy.blogspot.co.id

Menemukan lokasi Pantai Bangsong sangat mudah, karena dekat dengan Pantai Clungup yang sudah terkenal di kalangan wisatawan. Dan ketika sampai di tempat ini, biasanya pengunjung akan terkagum-kagum. Bagi orang-orang yang suka dengan tempat-tempat yang masih alami, pantai ini merupakan tujuan wisata yang sempurna. Karena pengunjungnya belum banyak, pantai ini masih sangat bersih dan alami. Di pantai ini tidak banyak sampah berserakan seperti yang sering kita temukan di pantai-pantai yang padat pengunjung. Selain itu, pantai ini juga sunyi, sehingga cocok untuk bersantai dan melepas kepenatan dari aktivitas sehari-hari. Karena ombaknya tidak besar, di tempat ini para pengunjung bisa bermain-main air di tepian. Khusus bagi yang gemar menjelajahi alam, mereka bisa berjalan ke arah Pantai Tomen yang letaknya sangat dekat dengan pantai ini.

Karena masih sepi dan memang belum ada fasilitas apapun, di pantai yang merupakan salah satu tempat konservasi penyu ini pengunjung bisa melakukan apa saja sesuai dengan minat masing-masing, asalkan tidak merusak atau mengotori alam. Yang suka menjelajahi alam bisa menjelajahi daerah sekitar. Dan bagi yang suka berfoto, di pantai ini ada beberapa spot yang sangat bagus untuk dijadikan latar belakang berfoto. Sedangkan bagi yang hanya ingin bersantai saja, hamparan pasir yang bersih dan angin pantai yang sepoi-sepoi selalu siap untuk menemani.

Pantai Ngudel

Di sekitar Kota Malang ada beberapa pantai baru. Tentu saja, “baru” bukan berarti bahwa pantai-pantai ini baru terbentuk. Sebenarnya pantai-pantai ini sudah ada sejak dulu, tapi baru saja dibuka untuk umum sebagai tempat wisata. Dari beberapa pantai yang masih baru ini, salah satu yang paling cepat menjadi terkenal adalah Pantai Ngudel. Nama pantai ini cukup menggelitik, karena mengingatkan kita kepada salah satu daerah di tubuh kita. Dan memang, pantai ini diberi nama Pantai Ngudel karena ada batu besar yang menyembul di tengah laut, sehingga mirip dengan pusar yang ada di tengah bagian perut. Pantai yang masuk dalam wilayah Desa Sindurejo, Kecamatan Gedangan ini jika dari pusat Kota Malang dapat dijangkau dalam waktu sekitar 2,5 jam karena memang jaraknya cukup jauh, yaitu sekitar 80 kilometer. Untungnya, akses ke pantai ini sangat mudah, dan jalanan yang menuju ke sana beraspal halus sehingga cocok untuk semua jenis kendaraan.

pantai ngudel
Pantai Ngudel, foto: merahputih.com

Pantai ini mempunyai hamparan pasir putih yang sangat menggoda siapapun untuk bermain-main atau sekedar berjalan-jalan dengan bertelanjang kaki. Selain itu, di pantai ini airnya biru dan jernih, yang tentunya membuat pengunjungnya ingin menceburkan diri ke dalamnya. Sayangnya, karena alasan keselamatan, di pantai yang indah ini pengunjung dilarang mandi atau berenang di laut. Jadi, para pengunjung harus puas hanya dengan bermain-main di pinggiran pantai saja. Di sekeliling pantai ini, ada bukit dan tebing yang cukup menarik untuk latar belakang berfoto. Selain itu, keindahan pantai juga dapat dinikmati dari atas bukit-bukit tersebut.

Pantai ini memang sudah dikelola sebagai kawasan wisata. Jadi, sudah ada loket yang menjual tiket, dan bagi para pengunjung sudah tersedia beberapa fasilitas seperti gazebo untuk bersantai di tepi pantai dan yang lainnya. Harga tiket masuk ke kawasan pantai ini sebesar Rp. 5000 per orang. Sedangkan untuk parkir mobil biayanya sebesar Rp. 10.000. Sebagai tempat wisata memang Pantai Ngudel ini belum terkelola dengan maksimal. Padahal, dilihat dari keindahan alam yang ditawarkannya, seperti pasirnya yang putih dan airnya yang biru jernih, potensi pantai ini sangat bagus.

Pantai Savana

Jika anda ingin berwisata ke pantai, tapi anda ingin melihat suasana pantai yang unik, anda harus berkunjung ke Pantai Savana. Pantai ini berada dalam wilayah Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumber Manjing Wetan, dan lokasinya dekat dengan beberapa pantai lainnya. Dari pusat Kota Malang, jarak ke pantai ini yang kurang lebih 73 kilometer dapat ditempuh dalam waktu 2,5 sampai dengan 3 jam. Saat tiba di Pantai Savana, anda harus membeli tiket masuk yang harganya Rp. 6000 per orang. Selain itu, anda juga harus membayar biaya parkir. Tapi itu belum semuanya. Di pantai ini anda harus ditemani oleh seorang guide, yang biayanya sekitar Rp. 75.000 sampai dengan Rp. 150.000 untuk satu rombongan yang terdiri dari maksimal 10 orang.

pantai savana
Pantai Savana, foto: matajatim.com

Sesuai dengan namanya, yang membuat pantai ini berbeda dari pantai-pantai lainnya adalah padang savananya. Jadi, di sekitar pantai ini banyak terdapat padang savana yang membentang luas dan hijau. Sebagian besar tumbuhan yang ada di sana merupakan rumput liar dan ilalang. Di Pantai Savana ini pasirnya berwarna putih dan halus. Karena memang pengunjungnya belum terlalu banyak, kondisi pantai ini masih sangat alami dan bersih dari sampah. Air di pantai ini tampak biru dan jernih. Sangat sulit untuk tidak tergoda untuk menceburkan diri dan bermain air di sana. Padahal, di pantai ini pengunjung dilarang untuk berenang. Selain dari tepi pantai, keindahan tempat ini juga dapat anda nikmati dari atas sebuah bukit yang letaknya tidak terlalu jauh dari pantai.

Dari atas bukit, selain bisa mengambil foto pemandangan pantai yang indah, anda juga bisa berfoto bersama rombongan anda dengan latar belakang savana yang hijau. Memang di Pantai Savana bukan hanya pantainya saja yang memukau. Bukit yang ada di Pantai Savana merupakan spot yang sangat bagus untuk melihat pemandangan indah saat matahari terbit maupun terbenam. Karena memang pantai ini bukan pantai yang benar-benar terbuka untuk wisatawan, dan juga sekaligus merupakan salah satu pantai konservasi terumbu karang, tidak ada fasilitas apapun yang tersedia di sana. Bahkan penjual makanan pun tidak ada, sehingga anda harus membawa bekal dari rumah.

Pantai Tamban

Di daerah Malang bagian selatan ada cukup banyak pantai indah yang dapat anda kunjungi saat liburan. Salah satunya adalah Pantai Tamban, yang lokasinya dalam wilayah Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Nama Pantai Tamban berasal dari bahasa Jawa “tombo” yang berarti obat. Menurut legenda, dahulu kala ada tiga orang kyai yang sembuh dari sakitnya setelah minum air dari pantai ini. Pantai ini sangat mudah untuk ditemukan. Jika anda berangkat dari Kota Malang, anda tinggal mengikuti arah ke Pantai Sendang Biru, dan mencari penunjuk jalan ke Pantai Tamban. Perjalanan dari Kota Malang biasanya memakan waktu sekitar 3 jam, karena memang sebenarnya letak pantai ini cukup jauh, dengan jarak sekitar 70 kilometer.

pantai tamban
Pantai Tamban, foto: panduanwisata.id

Di Pantai Tamban anda bisa menikmati indahnya hamparan pasir pantai yang putih bersih. Pantai sepanjang 1,5 kilometer ini merupakan pantai yang sangat cocok bagi para penggemar olahraga air. Di tempat ini mereka bisa bermain jet ski, berselancar, snorkeling, menyelam, dan parasailing. Sedangkan bagi para pengunjung yang kurang menyukai olahraga air, ada banyak pilihan aktivitas yang juga tidak kalah menyenangkan, seperti bersantai di pinggir pantai sambil menikmati suasananya, atau berkemah di tepi pantai. Bagi yang ingin menginap tapi tidak suka camping, tersedia beberapa penginapan yang cukup elegan. Sedangkan bagi yang datang dalam rombongan yang beranggotakan antara 6 sampai dengan 10 orang, tersedia penginapan dalam bentuk asrama.

Pantai Tamban memang cocok bagi orang-orang yang berjiwa petualang. Jika merasa kurang puas menikmati pantai dari tepi, mereka bisa menyewa sebuah perahu wisata yang bisa menampung sampai dengan 12 orang penumpang. Biaya untuk naik perahu wisata ini relatif murah, yaitu mulai dari Rp. 15.000 per orang, untuk rute yang paling singkat. Sedangkan untuk rute yang lebih lama, yaitu rute yang juga mendarat di Pulau Sempu dan durasinya selama 30 menit, tarifnya sedikit lebih mahal tapi tetap terjangkau. Harga tiket masuk ke Pantai Tamban sebesar Rp. 6000 per orang. Sebagai objek wisata pantai yang sudah terkelola dengan baik, fasilitas yang tersedia di Pantai Tamban tergolong lengkap. Ada kamar mandi, penginapan, dan bagi para pengunjung yang merasa lapar, ada beberapa warung makan yang menyediakan aneka seafood.

Pantai Ungapan

Pantai Ungapan letaknya di dalam wilayah Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Malang. Jika anda berangkat dari Kota Malang, untuk sampai ke pantai yang indah ini anda harus menempuh perjalanan selama sekitar 2,5 jam, karena memang jaraknya cukup jauh, yaitu sekitar 65 kilometer. Selama perjalanan anda akan menjumpai banyak tikungan. Tapi, jalanan sangat bagus dan halus, sehingga perjalanan tetap nyaman. Ada dua jalur yang bisa anda lalui untuk sampai ke pantai ini. Untuk jalur yang pertama, anda harus menuju ke arah Pantai Sendang Biru, lalu mencari penunjuk arah ke Pantai Ungapan. Sedangkan untuk jalur yang kedua, anda harus menuju ke arah Pantai Balekambang, tapi sebelum sampai di pantai tersebut anda harus belok kiri ke arah Pantai Ungapan. Rute yang kedua ini jaraknya lebih jauh dibandingkan rute yang pertama.

pantai ungapan
Pantai Ungapan, foto: lihat.co.id

Pantai Ungapan memang sudah dikelola sebagai tempat wisata. Tapi, karena pantai ini masih relatif baru, pengunjungnya belum terlalu banyak. Jadi, jika anda datang ke pantai ini, anda bisa bersantai dan menikmati pemandangan pantai dalam suasana yang tenang. Namun, sebenarnya anda akan rugi jika hanya duduk-duduk di tepi pantai saja. Karena, ada banyak aktivitas yang lebih seru yang bisa anda lakukan di pantai ini. Jika anda suka tracking, anda bisa menyusuri muara hingga ke hulu. Jarak yang harus anda tempuh sekitar 7 kilometer, dan sepanjang perjalanan anda akan melihat banyak pemandangan yang indah dan alami. Anda juga bisa menjelajahi bukit-bukit yang ada di sekitar pantai ini. Hal ini tidak terlalu melelahkan, karena bukit-bukit tersebut tidak terlalu tinggi, dan medannya pun cukup mudah untuk dilalui. Setelah sampai di atas bukit, anda bisa menikmati keindahan pemandangan pantai dan sekitarnya yang terlihat sangat jelas. Selain bagus untuk difoto, pemandangan dari atas bukit juga sangat pas untuk digunakan sebagai latar belakang berfoto selfie.

Kawasan pantai ini dikelola oleh Perhutani. Tiket masuk ke pantai ini sebesar Rp. 5000 per orang. Di pantai ini sudah tersedia berbagai fasilitas standar, seperti kamar mandi, area parkir, dan musholla. Selain itu, di pinggir pantai ini telah dibangun banyak gubuk. Karena itu lah, pantai ini juga dikenal dengan sebutan Pantai Seribu Gubuk, walaupun jumlah gubuknya sebenarnya tidak sampai 1000. Di gubuk-gubuk yang teduh ini biasanya para pengunjung bersantai sambil melepas lelah setelah menjelajahi daerah pantai dan sekitarnya.