130 Tempat Wisata di Malang Batu dan Sekitarnya yang Wajib Dikunjungi

76. Taman Bentoel (Taman Cerdas) Trunojoyo

taman bentoel

Taman Bentoel

Kota Malang memang kota wisata yang sangat cocok bagi para wisatawan yang sangat suka dengan keindahan alam dan taman. Karena, di kota ini memang ada banyak sekali taman yang asri. Salah satunya adalah Taman Cerdas Trunojoyo, yang dikembangkan oleh Bentoel Group sebagai salah satu program Corporate Social Responsibility perusahaan tersebut. Taman ini mempunyai letak yang sangat strategis, karena berada di tengah kota, dan dekat dengan Stasiun Kotabaru. Jadi, siapapun juga, termasuk para wisatawan dari luar kota, dapat dengan mudah menemukannya. Bahkan, seringkali memang para wisatawan yang baru tiba di Kota Malang dengan naik kereta langsung singgah di taman ini untuk beristirahat sejenak.

Sesuai dengan namanya, taman seluas 5.840 meter persegi ini lebih dari sekedar taman biasa. Karena di sana, selain bisa menikmati keindahan dan kenyamanan taman yang asri, para pengunjung juga bisa menggunakan berbagai fasilitas belajar yang tersedia. Jadi selain tempat untuk bermain dan interaksi anak-anak, di Taman Cerdas Trunojoyo juga tersedia sebuah perpustakaan kecil, dengan koleksi buku yang cukup lengkap. Karena ukurannya yang cukup besar, Taman Trunojoyo dibagi menjadi dua bagian, yaitu bagian utara, dan bagian selatan. Bagian utara memang diperuntukkan bagi anak-anak. Tersedia berbagai jenis permainan yang menarik dan seru, seperti lautan pasir, taman air mancur, dan yang lainnya. Anak-anak berusia 5 sampai dengan 12 tahun bebas bermain di taman bermain anak-anak, tapi tentunya dengan pengawasan orang tua mereka masing-masing.

Taman Cerdas Trunojoyo bagian selatan didesain untuk para remaja atau anak muda. Di bagian selatan ini, disediakan ruang apresiasi seni dan musik, untuk menampung kreativitas dan aspirasi generasi muda di Kota Malang. Selain itu, tersedia juga sebuah food court yang menjual berbagai macam makanan dan jajanan untuk para pengunjung. Taman Cerdas Trunojoyo terbuka untuk umum dan bisa dikunjungi kapan saja secara gratis. Tapi memang, untuk perpustakaannya, ada jam bukanya yaitu mulai dari jam 9 pagi sampai dengan jam 4 sore. Sebagai tempat wisata, taman ini fasilitasnya tergolong lengkap. Ada toilet, area parkir yang memadai, dan ruangan untuk menyusui. Karena setelah bermain biasanya anak-anak menjadi basah atau kotor, disediakan juga ruang untuk cuci atau membasuh badan, dan ruang untuk ganti baju. Bagi para orang tua yang sedang menemani anaknya bermain di taman ini, tersedia koneksi internet via wifi.

77. Taman Kunang-Kunang

Taman Kunang-kunang adalah salah satu tempat rekreasi di Kota Malang yang masih tergolong baru. Dilihat dari namanya, memang taman yang satu ini membuat penasaran, karena kurang menjelaskan sebenarnya apa yang ada di sana. Keunikan taman ini terletak pada lampu-lampu LED yang ada di sana. Pada malam hari, lampu-lampu LED yang ada di taman ini tampak gemerlapan dan sangat menggoda siapapun yang melihat untuk menyaksikan dari dekat. Jadi, memang sebutan Taman Kunang-kunang sangat cocok untuk taman yang letaknya di Jalan Jakarta dan dekat dengan Wearnes Education Center ini. Karena, taman ini tampak bersinar di antara gelapnya malam.

taman kunang kunang

Taman Kunang Kunang

Taman Kunang-kunang terbagi menjadi 5 bagian, dan setiap bagian itu disebut sebagai plaza. Pada setiap plaza terdapat lampu LED dengan jumlah dan tatanan yang berbeda. Plaza pertama mempunyai 18 lampu dengan bentuk persegi panjang. Plaza kedua lampu-lampunya berbentuk mirip huruf L yang terbalik. Sedangkan plaza ketiga, mempunyai lampu-lampu berbentuk bulat, yang mengelilingi dua gazebo. Di plaza keempat, terdapat lampu-lampu berbentuk tiang berwarna putih, dan kursi-kursi permanen dari beton. Dan di plaza kelima, terdapat lampu-lampu berwarna putih berbentuk bulat. Walaupun yang menonjol adalah lampu-lampu LED nya, sebagai sebuah taman, Taman Kunang-kunang tampaknya tetap mementingkan aspek keindahan alam, dan pengetahuan. Karena, di sekitar jalan setapak yang ada di sana, terdapat pohon-pohon yang diberi label berisi nama jenisnya. Ini untuk membantu para pengunjung untuk lebih mengenal jenis pepohonan.

Tersedianya gazebo dan kursi-kursi membuat taman ini sangat nyaman untuk digunakan sebagai tempat nongkrong sambil mengobrol bersama teman ataupun saudara dan keluarga. Karena daya tarik utamanya adalah cahaya dari lampu-lampu LED, Taman Kunang-kunang memang paling menarik dikunjungi saat hari sudah mulai gelap. Tapi sebenarnya, taman seluas 14.777 meter persegi ini dapat dikunjungi kapan saja karena memang terbuka untuk umum selama 24 jam. Dan seperti beberapa taman lainnya yang ada di Kota Malang, para pengunjung tidak perlu membayar sepeser pun untuk menikmati suasananya. Di taman ini soal keamanan sama sekali tidak perlu dikhawatirkan, karena ada beberapa petugas keamanan yang berjaga juga selama 24 jam non-stop. Jadi, selain asri dan nyaman, taman yang satu ini juga aman.

78. Taman Merbabu (Taman Nivea)

Saat akan pergi berwisata, biasanya masalah biaya menjadi salah satu hal yang paling penting untuk dipertimbangkan. Tapi di Kota Malang, ada satu tempat di mana para wisatawan bisa menikmati waktu kebersamaan dengan keluarga tanpa harus memikirkan masalah biaya, karena tempat tersebut gratis dan terbuka untuk umum. Nama tempat ini adalah Merbabu Family Park, atau Taman Merbabu, yang dikenal juga dengan sebutan Taman Nivea. Saat mendengar sebutan untuk taman ini yang terakhir, mungkin anda akan teringat dengan salah satu produk perawatan kulit. Memang, sebenarnya taman ini dibangun oleh perusahaan yang memproduksi berbagai produk perawatan kulit tersebut, sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility mereka.

taman merbabu

Taman Merbabu

Konsep Taman Merbabu adalah taman kota yang terbuka untuk umum. Jadi, siapapun boleh mengunjungi taman tersebut, dan tentunya memakai berbagai fasilitas yang tersedia di sana. Di taman yang terletak di Jalan Merbabu Malang ini, tersedia area khusus untuk bermain anak-anak, jalur untuk jogging, alat olahraga permanen, dan lapangan mini untuk olahraga futsal. Bagi yang tidak terlalu ingin melakukan aktivitas fisik, tersedia taman membaca. Dan bagi para pengunjung yang sudah lanjut usia, tersedia area olahraga lansia. Tidak tertutup kemungkinan bagi para pengunjung untuk mengerjakan pekerjaan mereka sembari menunggu anak-anak yang sedang bermain. Karena, di taman yang asri ini juga tersedia akses internet via hotspot.

Jadi, dengan begitu banyaknya fasilitas yang tersedia, bisa dibilang taman ini merupakan tempat wisata yang ideal untuk segenap anggota keluarga. Karena, tersedia fasilitas untuk anak-anak, orang dewasa, dan bahkan lansia. Taman dengan luas sekitar 3.942 m2 ini bisa dikunjungi kapan saja, bahkan saat malam hari. Tapi biasanya, taman ini paling ramai saat sore hari. Di malam hari, mayoritas pengunjung bukan keluarga dengan anak kecil lagi, tapi anak muda, yang mencari tempat romantis atau sekedar ingin bersantai sembari mengobrol. Dan memang, taman ini juga didesain untuk mengakomodasi pengunjung di malam hari, dengan tersedianya lampu penerangan yang cukup. Dari segi lokasi, Taman Merbabu tergolong strategis. Lokasinya sangat mudah untuk dijangkau, dan tidak jauh dari Hutan Kota Malabar, yang juga merupakan tempat yang menarik untuk dikunjungi.

79. Taman Slamet

Sebenarnya untuk rekreasi bersama keluarga kita tidak selalu harus berpergian jauh dari kota. Bagi mereka yang tinggal atau sedang berlibur di Kota Malang, ada beberapa taman kota yang sangat cocok untuk rekreasi sekeluarga. Salah satunya adalah Taman Slamet. Dari segi lokasi, memang taman yang satu ini cukup tersembunyi. Tapi, itu memang salah satu hal yang menjadi daya tarik taman tersebut, yang memang mengusung konsep “surga yang tersembunyi.” Tapi tersembunyi bukan berarti bahwa taman ini sulit untuk ditemukan. Walaupun jauh dari keramaian, taman yang terletak di Jalan Taman Slamet ini cukup dekat dengan Perpustakaan Kota Malang, dan Museum Brawijaya. Jadi, bahkan orang-orang yang bukan asli Kota Malang pun dapat dengan mudah menemukannya.

taman slamet

Taman Slamet

Sama seperti beberapa taman kota lainnya yang ada di Kota Malang, untuk masuk ke Taman Slamet, kita tidak perlu membeli tiket karena memang gratis. Tapi, kita tetap harus membayar uang parkir, yang tentu saja tidak mahal, hanya 2000 rupiah saja. Sebagai sebuah taman, tatanan dan dekorasi taman ini tergolong unik. Jadi jika kita mengamati taman ini, kita bisa melihat adanya perpaduan unik antara desain kontemporer dengan keindahan alam yang asri. Contohnya, di taman ini ada spot yang diberi nama Lorong 6 Gunung. Ini adalah semacam lorong dengan bentuk yang unik, dan warna yang mencolok, yang sangat disukai oleh para pengunjung karena sangat bagus untuk dijadikan tempat berfoto. Lalu masih ada juga semacam lorong lagi, yang terbentuk dari tiang-tiang berbentuk kotak berwarna putih, dengan tanaman yang merambat. Walaupun tidak semenarik yang pertama, lorong kedua ini juga cocok untuk tempat berfoto.

Taman Slamet sangat cocok bagi para pengunjung yang ingin berolahraga ringan seperti berjalan-jalan, atau sekedar bersantai bersama keluarga. Tersedia tempat-tempat untuk duduk, yang berupa kursi-kursi taman yang cukup terawat dan bersih. Biasanya para pengunjung yang datang sangat betah duduk di kursi-kursi tersebut. Karena, taman yang asri dan bersih, dikombinasikan dengan udara yang segar, memang dapat membuat siapa saja jadi lupa waktu. Tapi, tampaknya taman ini tidak didesain untuk mengakomodasi pengunjung dalam waktu yang lama. Karena, belum ada fasilitas toilet umum, yang sebenarnya merupakan fasilitas paling mendasar dari sebuah tempat rekreasi.

80. Ijen Boulevard

Di Kota Malang memang ada banyak sekali tempat yang menarik untuk dikunjungi. Tapi, tidak semuanya merupakan objek wisata. Salah satu contohnya adalah Taman Ijen Boulevard. Tempat yang menarik ini merupakan taman yang menjadi pembatas di antara dua ruas jalan. Jadi konsepnya mungkin sama dengan taman-taman pembatas jalan yang ada di kota-kota lain. Tapi yang satu ini berbeda karena relatif luas dan sangat terawat sehingga selalu terlihat cantik dan asri. Kecantikan taman ini tidak hanya terlihat pada siang hari, tapi juga pada malam hari karena ada banyak lampu yang menghiasinya. Tulisan Ijen Boulevard yang ada di taman ini pun, dilengkapi dengan lampu dan menyala dengan terang saat malam hari.

ijen boulevard

Ijen Boulevard

Sesuai dengan namanya, Taman Ijen Boulevard terlatak di Jalan Ijen. Taman ini berdekatan dengan Perpustakaan Kota Malang, dan Museum Brawijaya. Taman ini memang merupakan salah satu landmark Kota Malang. Bahkan, banyak yang berpendapat bahwa taman ini sangat berperan dalam mempercantik Kota Malang. Tapi, sebenarnya bukan hanya kecantikan dan keasriannya yang membuat taman ini spesial. Jalan Ijen merupakan tempat yang bersejarah, karena sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Tentu saja, tatanan Jalan Ijen dulu tidak sama dengan yang sekarang. Tapi, banyak yang mengakui bahwa kawasan tersebut memang sebenarnya sudah indah sejak dulu, karena merupakan salah satu kawasan elit di Kota Malang.

Karena Taman Ijen Boulevard memang sebenarnya bukan tempat wisata, hampir tidak ada fasilitas yang tersedia di taman ini. Hanya ada beberapa kursi taman saja yang bisa dimanfaatkan bagi para pengunjung untuk duduk santai sembari mengobrol. Karena ini adalah taman kota sekaligus pembatas jalan, tentu saja taman ini terbuka untuk umum selama 24 jam. Dan tentunya, tidak ada tiket yang harus dibeli untuk masuk ke sana. Pada pagi hari setiap hari Minggu, diberlakukan Car Free Day di jalan tersebut. Jadi biasanya, ada banyak orang yang mengunjungi taman ini untuk berjalan-jalan atau lari pagi. Bagi para pengunjung yang hobi berfoto, ada beberapa spot yang cantik di taman ini. Salah satunya adalah di sebuah sudut yang letaknya di antara Jalan Ijen dengan Jalan Guntur dan Jalan Buring.