210 Tempat Wisata di Jogja Terbaru dan Terpopuler Yang Wajib Dikunjungi

71. Monumen Jogja Kembali

Monumen Jogja Kembali biasa disingkat “Monjali” adalah salah satu monumen paling populer di Jogja yang menyimpan berbagai koleksi replika foto dokumen serta berbagai benda bersejarah seperti senjata yang digunakan pada perang kemerdekaan.

monumen jogja kembali

Monumen Jogja Kembali, foto: beautynesia.id

Monumen yang berbentuk kerucut ini terdiri atas empat ruang museum. Di dalamnya juga terdapat tandu dan dokar atau kereta kuda yang pernah digunakan oleh Jendral Sudirman pada masa perang gerilya.

Alamat Monumen Jogja Kembali berada di Jl. Lingkar Utara, Jongkang, Sariharjo, Ngaglik, Sleman. Para pengunjung akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp10.000 per orang. Monumen ini buka setiap hari Selasa hingga hari Minggu, mulai pukul 08.00 hingga pukul 16.30.

72. Candi Plaosan

Candi Plaosan merupakan candi Budha yang berada di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. Candi ini berlokasi kurang lebih 1 km dari Candi Prambanan.

candi plaosan

Candi Plaosan, foto: wikiwisata.com

Candi Plaosan menempati area seluas 2000 M2. Dikelilingi oleh area persawahan dan perkebunan. Menurut sejarah, candi ini dibangun pada pertengahan abad ke-9 oleh Sri Kahulunnan (Pramodawardhani), keturunan Dinasti Syailendra.

Kompleks Candi terbagi menjadi dua yang dipisahkan oleh jalan, yaitu Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan Kidul. Pada dinding-dinding candi terdapat relief yang menggambarkan tokoh-tokoh wanita dan tokoh laki-laki. Setiap setahun sekali, diadakan Festival Candi Kembar yang diramaikan dengan berbagai macam kebudayaan seperti tarian jawa dan budaya budaya nusantara.

Candi ini dibuka untuk wisatawan setiap hari, mulai pukul jam 09.00 pukul 17.00. Tidak ada tarif khusus yang dikenakan bagi para pengunjung, para pengunjung bisa menyisihkan uang seikhlasnya dan mengisi buku tamu saja. Hanya saja, biasanya ada biaya parkir untuk kendaraan roda dua sebesar Rp1.000, dan kendaraan roda empat sebesar Rp2.000.

73. Candi Pawon

Lokasi Candi Pawon terletak di antara Candi Mendut dan Candi Borobudur, tepatnya beralamat di Desa Brojonalan, Wanurejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Lokasi candi berada kurang lebih 1,7 km dari Candi Borobudur ke arah timur, dan 1,1 km dari Candi Mendut.

candi pawon

Candi Pawon, foto: magelangonline.com

Asal mula nama Candi Pawon berasal dari bahasa Jawa yang berarti “dapur.” Namun menurut de Casparis, ini adalah candi yang digunakan sebagai “perabuan” atau tempat abu.

Yang menarik, pada dinding-dinding candi terdapat berbagai bentuk hiasan yang terbuat dari relief berbentuk pohon hayati (kalpataru) yang diapit kinari yaitu sejenis makhluk setengah manusia yang memiliki tubuh burung namun berkepala manusia.

74. Candi Mendut

Candi Mendut merupakan sebuah candi Budha yang berlokasi di Jalan Mayor Kusen, Kota Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Lokasi candi hanya 3 km dari Candi Borobudur. Menurut sejarah, Candi Mendut didirikan pada pemerintahan Raja Indra dari Dinasti Syailendra pada tahun 824 masehi.

candi mendut

Candi Mendut, foto: yukpiknik.id

Candi ini dibangun dengan menggunakan batu bata yang kemudian dilapisi dengan batu alam. Pintunya menghadap ke barat daya memiliki basement yang lumayan tinggi sehingga terkesan kokoh dan anggun. Di atas basement tersebut terdapat lorong yang mengelilingi tubuh candi. Di bagian atas, atapnya terdiri atas tiga tingkat dan dihiasi dengan stupa-stupa berukuran kecil berjumlah 48 buah.

75. Candi Tara (Candi Kalasan)

Candi Tara dikenal juga dengan nama Candi Kalibening. Merupakan candi Budha yang dibangun pada abad ke-8 berlokasi di Jl. Raya Yogya – Solo, Suryatmajan, Danurejan, Yogyakarta.

candi tara

Candi Tara, foto: sharingdisini.com

Candi ini, menurut sejarah sengaja dibangun sebagai persembahan kepada Dewi Tara. Dinding luar Candi dilapisi dengan semen kuno. Masih menurut sejarah, candi Budha tertua di Jogja ini dahulu dibangun oleh Rakai Panangkaran, seorang raja dari Dinasti Syailendra.

Candi Tara berbentuk bujur sangkar yang sisi-sisinya berukuran 45 m, dan tinggi 34 m. Bangunan candi terdiri atas tiga bagian yaitu, kaki candi, tubuh candi, dan atap candi. Bagian atapnya berbentuk persegi delapan terdiri atas dua tingkat dihiasi dengan arca dan stupa.

Nama lain Candi Tara adalah Candi Kalasan, berlokasi di, Jl. Jogja Solo Km. 13, Kalasan, Yogyakarta. Bagi pengunjung yang ingin menikmati peninggalan bersejarah ini, mereka harus membayar tiket masuk sebesar Rp5.000. Candi dibuka untuk wisatawan setiap hari mulai pukul 08.00 hingga pukul 17.00.