210 Tempat Wisata di Jogja Terbaru dan Terpopuler Yang Wajib Dikunjungi

6. Taman Tebing Breksi

Kalau kamu tertarik untuk menemukan sebuah spot unik berupa objek wisata di Jogja, kamu bisa berkunjung ke Tebing Breksi Jogja. Objek wisata ini baru dibuka pada tanggal 30 Mei tahun 2015. Namun tidak butuh waktu lama bagi obyek wisata ini untuk meraih popularitas di antara wisatawan lokal yang ingin menyaksikan keindahan alam serta keunikannya.

taman tebing breksi

Taman Tebing Breksi, foto: pojoksatu.id

Selain unik, objek wisata ini juga dikenal sebagai objek wisata yang menantang dan berbau petualangan. Di tempat ini terdapat tebing tebing tinggi yang curam terlihat sangat indah dan menarik.

Keindahan Tebing Breksi juga banyak dimanfaatkan oleh mereka yang sengaja ingin mengabadikan momen-momen tertentu seperti prewedding dengan latar belakang yang unik.

Jika ingin menikmati suasana dari atas tebing, kamu tidak perlu khawatir karena disini sudah tersedia barisan anak tangga yang akan mengantarkanmu ke bagian atas. Walau demikian, jumlahnya yang cukup banyak mengharuskanmu untuk ekstra hati-hati dan mempersiapkan tenaga yang banyak.

Dari puncak tebing, ada banyak pemandangan menarik yang bisa kamu saksikan mulai dari, Candi Sojiwan, Candi Barong, Candi Prambanan, bahkan Gunung Merapi, dll.

Saat pertama kali melihat obyek wisata ini, sekilas kita akan merasakan sensasi yang mirip-mirip dengan Grand Canyon di Amerika atau Brown Canyon di Semarang.

Harga tiket masuk obyek wisata

Objek wisata Tebing Breksi Jogja merupakan salah satu destinasi wisata murah meriah karena untuk masuk dan menikmati obyek wisata ini, pengunjung tidak akan dipungut biaya alias gratis. Hanya saja, bagi pengguna kendaraan roda dua atau roda empat, mereka harus membayar tiket parkir sebesar Rp2.000 (kendaraan roda dua), sedangkan pengguna kendaraan roda empat harus membayar tiket parkir sebesar Rp5.000.

Alamat Taman Tebing Breksi Jogja

Lokasi: Sambirejo, Prambanan, Sambirejo, Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Jika kamu berangkat dari pusat Kota Jogja, kamu bisa mengambil rute ke arah Candi Prambanan. Saat sampai di pertigaan Pasar Prambanan, belok kanan ke arah Piyungan. Dari sana, objek wisata Tebing Breksi hanya tinggal 3 km lagi. Kamu bisa mengikuti petunjuk arah menuju ke Candi Ijo atau SDN Sambirejo.

7. Candi Prambanan

Saat berkunjung ke objek wisata Taman Tebing Breksi, kamu juga bisa menyempatkan diri mampir ke Candi Prambanan. Sebuah objek wisata yang cukup terkenal dan dianggap sebagai salah satu ikon wisata Jogja.

candi prambanan

Candi Prambanan, foto: cumicumiindonesia.blogspot.co.id

Ini merupakan Komplek candi yang oleh UNESCO ditetapkan sebagai satu dari sekian situs warisan dunia selain Candi Borobudur. Sekedar informasi, Candi Prambanan merupakan candi Hindu, bukan candi Budha seperti Candi Borobudur.

Di tempat ini terdapat kurang lebih 240 candi yang beberapa diantaranya belum dipugar kembali karena masih roboh akibat gempa beberapa tahun yang lalu. Namun jangan khawatir, karena masih ada banyak candi yang berdiri tegak menawarkan pemandangan yang spektakuler, memberikan sebuah gambaran bagaimana kondisi dan budaya di Indonesia beberapa ratus tahun yang lalu.

Candi Prambanan yang menempati tanah seluas 39,8 hektar ini bisa dikunjungi mulai dari pagi hari pukul 06.00 hingga pukul 17.00. Selain menikmati keindahan Candi, wisatawan juga bisa datang berkunjung pada malam bulan purnama dimana biasanya akan dipertunjukkan sebuah atraksi budaya berupa Sendratari Ramayana mulai pukul 20.00-22.00.

Tiket masuk ke Candi Prambanan

Obyek wisata Candi Prambanan Buka setiap hari. Bagi para pengunjung, mereka harus membayar tiket masuk sebesar:

  • Rp30.000 untuk dewasa
  • Rp12.500 untuk anak-anak.

Alamat Candi Prambanan Jogja

Candi Prambanan sebenarnya berada di dua Kabupaten dan dua provinsi yaitu, Sleman-Jogja dan Klaten-Jawa Tengah. (Bokoharjo, Prambanan, Sleman, DIY)

8. Jalan Malioboro

Malioboro dikenal sebagai ikon wisata Jogja. Ini adalah destinasi wisata yang tidak pernah sepi pengunjung karena menawarkan banyak hal mulai dari wisata belanja, wisata kuliner wisata budaya, dan bahkan tidak sedikit dari penginapan-penginapan yang ada di Jogja sebenarnya berlokasi di sekitar Jalan Malioboro itu sendiri.

jalan malioboro

Jalan Malioboro, foto: babe.news

Jalan Malioboro adalah destinasi wisata belanja yang cukup lengkap. Disini akan dengan mudah kita temukan pedagang kaki lima yang menawarkan beraneka ragam benda mulai dari kaos Jogja, baju batik, aneka buah tangan, makanan khas Jogja seperti gudeg atau bakpia, dan lain-lain.

Jalan Malioboro sebenarnya sudah buka mulai pagi hari (sekitar jam 10.00 WIB), Namun akan terasa lebih ramai jika kita berkunjung setelah ashar. Puncak keramaian akan terjadi pada malam hari. Di malam hari, selain menemukan pedagang kaki lima, kita juga biasanya akan disuguhkan berbagai atraksi budaya yang dilakukan oleh para pencinta seni dan pengamen.

Selain pedagang kaki lima, di Jalan Malioboro juga terdapat toko-toko besar serta Mall yang di depannya digelar dagangan kaki lima. Di dekat Jalan Malioboro terdapat beberapa bangunan tua peninggalan Belanda yang saat ini masih berdiri kokoh dan difungsikan sebagai kantor atau bank.

Selain dikenal sebagai destinasi wisata belanja, sebenarnya Malioboro juga banyak dikunjungi karena di tempat ini terdapat banyak penginapan-penginapan mulai dari hotel murah 100ribuan hingga hotel berbintang.

9. Pantai Parangtritis

Jogja tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata budaya dan kuliner, melainkan juga memiliki banyak wisata alam yang menarik. Salah satu objek wisata menarik di Jogja yang ramai dikunjungi setiap hari adalah Pantai Parangtritis (paris) yang dikenal sebagai pantai paling populer di Jogja.

pantai parangtritis

Pantai Parangtritis, foto: astonhotelsinternational.com

Pantai yang identik dengan Nyai Roro Kidul ini menawarkan keindahan pemandangan bahari yang mempesona. Selain menikmati keindahan pantai, pengunjung juga akan dimanjakan dengan berbagai kegiatan menarik seperti bermain ATV, menyaksikan sunset di sore hari, jalan-jalan naik kuda, atau, wisatawan juga bisa menikmati pemandangan lain berupa Candi Gembirawati yang berada di tebing sebelah timur. Candi tersebut bisa disaksikan apabila kamu mau naik sedikit ke jalan menanjak dekat Resort Hotel Queen of The South, sejauh kurang lebih 100 meter saja.

Pantai Parangtritis di mata masyarakat Jogja merupakan pantai yang cukup indah dan sering dijadikan sebagai tempat (spot) menyaksikan sunset.

Pantai ini bisa dinikmati dari pagi ke pagi lagi. Ya, ketika berkunjung ke Pantai Parangtritis, wisatawan juga bisa menginap dengan menggelar tenda di pinggir pantai atau dengan memilih hotel yang lokasinya tidak jauh dari pantai. Di malam hari, wisatawan juga bisa menikmati jagung bakar dengan membeli dari beberapa penjual jagung bakar di sekitar pantai.

Harga tiket masuk Pantai Parangtritis Jogja

Tiket masuk Pantai Parangtritis: Rp3.500

Tarif sewa ATV per setengah jam kurang lebih Rp50.000. Jika kamu tertarik untuk berjalan-jalan dengan menggunakan bendi (andong), tarifnya kurang lebih Rp20.000 per jam. Kamu juga bisa berkeliling dengan menunggang kuda dengan tarif Rp80.000 per jam.

Biaya parkir kendaraan roda dua yang resmi adalah Rp1.000, Rp2.000 untuk mobil, dan Rp5.000 untuk kendaraan seperti bus. Sedangkan parkir tidak resmi, biasanya mengenakan tarif yang cukup tinggi mulai dari Rp3.000-Rp10.000 untuk kendaraan roda dua, dan Rp10.000-Rp20.000 untuk parkir kendaraan roda 4.

Alamat Pantai Parangtritis

Lokasi: Parangtritis, Kretek, Bantul, D.I. Yogyakarta

10. Pantai Drini

Pantai Drini dikenal memiliki dua karakter yang dipisahkan oleh batu karang. Di sebelah barat pantai ini dikenal memiliki ombak yang cukup besar khas ombak dari Samudra. Sebaliknya, di sisi sebelah timur cenderung lebih tenang dengan pantai yang luas dan lebar.

pantai drini

Pantai Drini, foto: mokayatour.com

Pantai ini dinamakan Pantai Drini karena di tengah-tengah pantai terdapat sebuah pulau kecil yang bernama Pulau Drini. Pulau kecil tersebut diberikan nama “Drini” karena di sana terdapat pohon santigi yang dalam istilah setempat disebut “drini.”

Selain menikmati suasana dari pantai, sebenarnya wisatawan juga bisa naik ke atas pulau kecil tersebut. Sudah tersedia tangga yang terbuat dari beton sehingga cukup mudah untuk mencapai bagian atas.

Karakter Pantai Drini cukup garang dengan ombak yang besar serta air laut berwarna jernih (hijau kebiru-biruan). Pasir pantai di tempat ini berwarna hitam kecoklatan.

Pantai Drini sendiri adalah sebuah perkampungan nelayan yang masih memanfaatkan kapal tradisional untuk menangkap ikan. Namun yang menarik, selain perahu-perahu yang tertambat di pinggir pantai, disana juga terdapat beberapa gazebo yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat singgah atau beristirahat saat matahari bersinar dengan terik.

Di sekitar pantai ada banyak warung-warung makan yang menjajakan kuliner seafood, nasi goreng, bakmi jawa, es kelapa muda dan berbagai jenis makanan maupun minuman ringan. Tidak jauh dari pantai, juga terdapat toko cinderamata yang menawarkan aneka rupa buah tangan mulai dari kaos hingga kain pantai.

Tiket masuk Pantai Drini

  • Harga tiket masuk ke pantai ini tidak terlalu mahal. Per orang akan dikenakan biaya sekitar Rp10.000.
  • Biaya parkir motor, Rp2.000
  • Parkir roda empat, Rp5.000

Alamat Pantai Drini

Pantai ini berlokasi cukup jauh dari pusat Kota Jogja, kurang lebih 60 KM. Bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih 2-3 jam. Alamatnya berada di Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari, Gunung Kidul.