210 Tempat Wisata di Jogja Terbaru dan Terpopuler Yang Wajib Dikunjungi

26. Air Terjun Sri Gethuk

Yogyakarta sejak dahulu memang dikenal sebagai destinasi wisata populer di Indonesia. Selain wisata budaya dan wisata kuliner, sebenarnya Yogyakarta juga menawarkan banyak objek wisata menarik berupa pantai dan alam. Salah satu tempat wisata menarik di Jogja berupa objek wisata alam yang ramai dikunjungi adalah Air Terjun Sri Gethuk yang ada di Gunung Kidul.

air terjun sri gethuk

Air Terjun Sri Gethuk, foto: reportaseharga.com

Sebagai bagian dari wilayah Yogyakarta Gunung Kidul memiliki banyak spot wisata menarik karena kontur alamnya yang sangat mendukung. Air Terjun Sri Gethuk merupakan satu-satunya air terjun yang tidak pernah sepi pengunjung karena air terjun ini terus mengalir dengan debit air yang melimpah, baik pada musim hujan maupun pada musim kemarau.

Sebelum menjejakkan kaki di air terjun terlebih dahulu kita akan disambut dengan keindahan alam di area parkir yang sekaligus dimanfaatkan sebagai area pemancingan. Selanjutnya, dari sana kita bisa melanjutkan perjalanan menyusuri jalan setapak diantara sawah-sawah yang dihiasi pohon pohon kelapa, membuat suasana terasa begitu dramatis dan menyejukkan.

Air Terjun Sri Gethuk terlihat cukup unik dan menarik, hingga banyak yang membanding-bandingkannya dengan Grand Canyon di Arizona Amerika. Keindahan alam di tempat ini tidak perlu diragukan lagi. Di balik keindahan air terjun ini, terdapat sebuah kisah menarik yang melibatkan makhluk halus bernama Jin Anggo Meduro.

Tiket masuk Air Terjun Sri Gethuk

Harga tiket masuk ke lokasi wisata cukup ramah kantong hanya Rp7.000 per orang. Selain tiket masuk sebenarnya kita juga bisa menyewa kapal atau rakit untuk menjelajah di sekitar tempat ini. Biayanya hanya Rp10.000 per orang.

Lokasi Air Terjun srigetuk

Jl. Air Terjun Sri Gethuk, Bleberan, Playen, Gunung Kidul, D.I. Yogyakarta.

27. Pantai Pok Tunggal

Pantai Pok Tunggal Jogja merupakan salah satu pantai indah dengan panorama yang mempesona. Pantai ini memiliki hamparan pasir berwarna putih yang cukup luas serta perbukitan di sekitarnya. Seperti karakter pantai-pantai di Jogja pada umumnya, pantai ini juga diapit oleh tebing-tebing karang yang tinggi menjulang.

pantai pok tunggal

Pantai Pok Tunggal, foto: utiket.com

Pantai yang dibuka untuk umum sejak bulan Mei tahun 2012 lalu ini sudah cukup terkenal di kalangan wisatawan lokal maupun mancanegara.

Kebersihan pantai adalah salah satu ciri khas dari Pantai Pok Tunggal. Karena wisatawan yang membuang sampah sembarangan akan didenda Rp10.000. Peraturan tersebut membuat pantai ini terjaga kebersihannya dan cukup terawat.

Nama pantai sendiri diambil dari nama sebuah pohon langka bernama pohon duras yang terlihat di pantai, karena ada hanya satu pohon saja, maka pantai ini pun diberikan nama “Pok Tunggal.”

Tidak hanya bisa menyaksikan pemandangan alam bahari, wisatawan juga bisa menyaksikan langsung keunikan lain berupa adanya mata air tawar yang oleh masyarakat sekitar dijadikan sebagai sumber penghidupan bagi mereka di sekitar pantai ini.

Tips

Jika ingin menyaksikan pemandangan yang lebih spektakuler, wisatawan bisa menaiki beberapa bukit yang ada di dekat pantai.

Fasilitas di pantai sudah cukup memadai disana terdapat gazebo yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat berteduh, payung pantai yang bisa di sewa dengan harga kurang lebih Rp20.000, tenda, dan terdapat juga beberapa penginapan yang lokasinya tidak jauh dari pantai serta toilet umum.

Tiket masuk Pantai Pok Tunggal

Tiket masuk ke kawasan wisata Pantai Pok Tunggal cukup murah, pengguna kendaraan roda dua hanya dikenakan tarif sebesar Rp3.000 Sudah termasuk biaya parkir. Sedangkan pengguna kendaraan roda empat akan dikenakan biaya sebesar Rp5.000. Mereka yang membawa minibus dikenakan tarif lebih besar sekitar Rp15.000.

Menggunakan toilet umum akan dikenakan biaya sekitar 2000-Rp5.000.

Alamat Pantai Pok Tunggal

Lokasi Pantai Pok Tunggal berada di kawasan Gunung Kidul, atau lebih tepatnya berada di Desa Tepus, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta.

28. Wisata Alam Kalibiru

Jika melihat nama obyek wisata ini, mungkin kamu akan membayangkan sebuah objek wisata berupa kali yang berwarna biru. Walaupun tidak sepenuhnya salah, namun sejatinya objek wisata ini merupakan wisata alam berupa hutan, yaitu Hutan Kemasyarakatan Kalibiru yang ada di perbukitan Menoreh, Kulon Progo. Berada di ketinggian sekitar 450 meter di atas permukaan laut.

wisata alam kalibiru

Wisata Alam Kalibiru, foto: tipsjalan.com

Dari ketinggian di puncak bukit, atau dari jembatan yang dibuat untuk menghubungkan pohon-pohon kita bisa menyaksikan langsung Waduk Sermo dan Pantai Selatan. Selain menyaksikan pemandangan alam, tempat ini juga sering dijadikan sebagai spot menyaksikan sunrise.

Obyek wisata Kalibiru merupakan tempat wisata yang sangat sejuk dan nyaman serta mudah dijangkau dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Hanya saja, bagi yang belum berpengalaman perlu sedikit berhati-hati karena jalan yang akan dilalui berkelok dan naik turun.

Objek wisata ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas mulai dari warung makan dengan harga standar, penginapan, tempat ibadah, fasilitas outbond, ruang pertemuan, menara pandang, jembatan pohon, dan lain-lain.

Tiket masuk objek wisata alam Kalibiru

Tiket masuk obyek Wisata Alam Kalibiru Kulon Progo kurang lebih Rp5.000. Biaya parkir motor Rp2.000, sedangkan yang membawa mobil akan dikenakan biaya parkir sebesar Rp5.000.

Biaya sewa pondok untuk menginap Rp120.000-150.000 per malam.

Alamat wisata alam Kalibiru Jogja

Jalan Waduk Sermo, Kalibiru, Hargowilis, Kokap, Hargowilis, Kokap, Kulon Progo, DIY.

29. Museum Benteng Vredeburg

Selain mengunjungi Keraton Kesultanan Yogyakarta, saat berada di Jogja, ada baiknya kamu berwisata ke Museum Benteng Vredeburg yang lokasinya dekat dengan Keraton Yogyakarta dan dekat dengan Gedung Agung.

museum benteng vredburg

Museum Benteng Vredburg, foto: vredburg.id

Di Yogyakarta sejak dahulu dikenal sebagai salah satu kota perjuangan dan kota sejarah di Indonesia sehingga tidak heran apabila kita bisa dengan mudah menemukan banyak situs-situs peninggalan berupa bangunan bersejarah maupun benda-benda yang digunakan pada zaman dahulu untuk melawan para penjajah.

Salah satu saksi bisu perjuangan rakyat Indonesia di Yogyakarta pada zaman dahulu adalah Benteng Vredeburg yang saat ini diubah menjadi museum. Benteng itu sendiri dibangun pada tahun 1765 oleh pemerintah Hindia Belanda yang konon berdalih untuk melindungi keraton dari serangan.

Di dalam museum ini, kita bisa menemukan:

  • Berbagai bentuk bangunan peninggalan Belanda sebagiannya sudah dipugar namun masih mempertahankan bentuk aslinya.
  • Diorama yang menggambarkan perjuangan serta proklamasi
  • Benda-benda bersejarah termasuk foto-foto dan lukisan
  • Dan lain-lain

Tiket masuk Museum Benteng Vredeburg

Museum ini buka setiap hari Selasa-Minggu, libur pada hari Senin dan pada hari libur nasional.

  • Selasa-Jumat buka mulai pukul 08.00 hingga pukul 16.00
  • Hari Sabtu-Minggu buka mulai pukul 08.00-17.00
  • Tiket masuk untuk dewasa Rp2.000
  • Tiket masuk anak-anak Rp1.000

Alamat Museum Benteng Vredeburg

Jl. Jend. A. Yani No. 6 Yogyakarta. Telp. (0274) 586934.

30. Pantai Indrayanti

Pada awalnya, pantai ini dibuka untuk wisatawan dengan nama Pantai Pulang Syawal, namun tampaknya kurang populer. Di kalangan para wisatawan dan netizen, pantai ini justru lebih dikenal dengan nama Pantai Indrayanti yang merupakan nama dari salah satu restoran populer yang ada di pantai ini.

pantai indrayanti

Pantai Indrayanti, foto: lookjogja.blogspot.co.id

Pantai Indrayanti merupakan salah satu pantai menarik di Yogyakarta yang wajib kamu kunjungi jika ingin menikmati suasana alam yang indah dan mempesona. Seperti pantai-pantai lainnya di Jogja, pantai ini juga memiliki gelombang yang lumayan besar.

Walaupun ramai dikunjungi oleh wisatawan setiap hari, namun kebersihan pantai cukup terjaga karena terdapat peraturan bagi yang membuang sampah sembarangan akan dikenakan denda.

Pantai ini sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern yang memberikan rasa nyaman bagi para pengunjung. Di sekitar pantai terdapat banyak penjual kuliner baik kuliner berupa sifat maupun makanan umum yang kita temui seperti bakso, nasi goreng, dan lain-lain. Selain rumah makan atau restoran, disini juga sebenarnya terdapat cafe; dan penginapan yang bisa dimanfaatkan oleh pengunjung jika ingin berlama-lama di sekitar pantai.

Tiket masuk Pantai Indrayanti

Tidak ada tiket masuk khusus di pantai ini melainkan, ketika kita memasuki gerbang pos retribusi kawasan Pantai Selatan, kita akan dikenakan biaya sekitar Rp10.000 per orang. Biaya tersebut Sudah termasuk biaya untuk mengunjungi pantai-pantai lain seperti Pantai Drini, Pantai Kukup, Pantai Baron, Pantai Sundak, dan lain-lain.

Alamat Pantai Indrayanti

Lokasi pantai ini berada 27 KM di selatan Jogja. Pantai di buka setiap hari termasuk pada hari hari libur nasional. Alamatnya tepat berada di Dusun Ngasem, Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul.