Pantai Nganteb Malang

Pantai Nganteb adalah salah satu pantai yang memiliki predikat “jarang dikunjungi” oleh wisatawan. Artinya, pantai ini masih memiliki keindahan yang belum banyak dijamah. Sehingga, tempatnya bersih dan terawat.  

Menikmati masa liburan dengan mengunjungi pantai adalah hal yang sangat menyenangkan. Waktu yang tepat untuk mengunjungi tempat wisata pantai, selain saat liburan adalah dengan memperhatikan cuaca. Jika tidak sedang musim hujan, berkunjung ke pantai menjadi liburan yang worth it.

Ada beberapa hal yang bisa dinikmati oleh wisatawan saat melakukan wisata di pantai, seperti deburan ombak laut berwarna biru, berjemur di tengah terik matahari dan dikelilingi oleh pohon-pohon rindang, membuat suasana menjadi rileks dan cocok untuk menghilangkan stress.

panorama pantai nganteb malang
instagram/yasnuarr

Selain itu, wisatawan juga bisa bermain di hamparan pasir putih yang luas, dengan membangun istana atau membuat sesuatu dari pasir di pinggir laut tersebut.

Nganteb merupakan pantai yang dapat memberikan kenikmatan-kenikmatan liburan tersebut kepada wisatawan. Nganteb adalah pantai yang memiliki air cukup jernih dan masih bebas sampah. Pemandangan disana juga sangat indah karena dilengkapi dengan hiasan bunga pandan yang memekar merah.

Bagi wisatawan yang menyukai surfing, Nganteb menjadi tempat yang cocok karena ombaknya yang cukup besar dan perairannya hampir tidak memiliki batuan karang. Ombak yang besar ini menarik para wisatawan bukan hanya wisatawan lokal, tetapi juga wisatawan asing.

Pada hari libur, wisatawan yang berasal dari negara-negara lain, seperti Australia, Inggris, dan Amerika sering berselancar di Nganteb. Bagi yang belum pernah berselancar, jangan khawatir karena Nganteb bisa menjadi pantai pertama untuk wisatawan yang ingin mencoba berselancar.

suasana pantai nganteb malang
instagram/risaanggraeni88

Meski memiliki ombak yang cukup besar, tapi sekitar 10 meter dari bibir pantai, ombak dari Nganteb lebih tenang dan bisa digunakan sebagai tempat belajar surfing bagi yang belum pernah dan ingin mencoba.

Wisatawan yang suka berselancar dijamin akan betah berlama-lama bermain papan selancar di atas gulungan ombak lautan. Ombak yang tinggi ini tidak kalah seru dibandingkan dengan ombak di pantai-pantai Bali.

Seringkali pantai juga bisa menjadi tempat berenang bagi wisatawan, karena berenang di air laut adalah pengalaman yang menyenangkan. Namun, ada sebuah larangan bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke Nganteb, yaitu dilarang berenang.

Wisatawan tidak diperbolehkan berenang karena sangat berbahaya. Tapi, jangan khawatir karena untuk wisatawan yang ingin berenang atau berendam, bisa menuju ke muara sungai yang terletak di sebelah timur Nganteb. Kondisi air di muara sungai juga masih jernih dan terjaga.

liburan di pantai nganteb malang
instagram/nadyapijee

Selain memiliki pemandangan yang indah, tempat surfing bagi yang berpengalaman dan pemula, Nganteb juga disebut sebagai pantai religi. Hal tersebut dikarenakan terdapat sebuah gunung yang berada di sebelah kanan pantai, gunung itu bernama Gunung Batok.

Meski disebut gunung, tinggi Gunung Batok hanya mencapai 50 meter. Di puncak Gunung Batok terdapat sebuah pendopo yang merupakan makam tetua yang disucikan.

Selain itu, terdapat sebuah keunikan di Gunung Batok, yaitu bagian bawah gunung yang bentuknya mirip seperti bukit, terdapat sebuah goa.

Goa yang berada di bawah Gunung Batok tersebut seringkali dijadikan tempat untuk bertapa atau untuk ngalap berkah. Ngalap berkah artinya mencari berkah dengan memohon kepada Tuhan YME.

Sebenarnya, Nganteb terbagi menjadi 2 bagian, yaitu pantai pertama yang selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan. Pantai kedua, berada di sebelah barat, pantai ini lebih sepi jika dibandingkan dengan pantai pertama.

Lokasi Pantai Nganteb Malang

Pantai ini terletak di Desa Sidurejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. Jika wisatawan sering mendengar mengenai pantai-pantai yang terletak di Malang Selatan, Nganteb merupakan salah satu pantai yang berada diantara pantai-pantai Malang Selatan.

Peta: Google Map

Lokasinya cukup jauh dari Kota Malang, perjalanan menuju Malang Selatan dibutuhkan sekitar 2-3 jam perjalanan yang ditempuh dari Kota Malang. Maka dari itu, saat mengunjungi pantai di Malang Selatan, seperti Nganteb, wisatawan sebaiknya membawa bekal makanan yang cukup saat di perjalanan.

Harga Tiket Masuk Pantai Nganteb Malang

Pemerintah Kabupaten Malang sangat antusias untuk melakukan promosi wisata pantainya. Karena Malang Selatan terkenal dengan deretan pantai-pantai yang memiliki pesona indah.

Pada tahun 2014, Pemerintah Kabupaten Malang sempat melakukan promosi hingga ke luar negeri, yaitu Jerman dengan branding “Malang Seribu Pantai”. Nganteb menjadi salah satu pantai yang dipromosikan.

Setiap tempat wisata yang sudah dikenal oleh banyak orang, umumnya selalu memiliki harga tiket masuk. Sama halnya seperti Nganteb yang merupakan sebuah pantai.

Memiliki keunggulan sebagai tempat selancar terbaik, banyak wisatawan asing yang memilih Nganteb sebagai tempat berselancar, selain pantai-pantai di Pulau Bali.

Saat memasuki wilayah Nganteb, wisatawan akan diminta untuk membeli tiket terlebih dahulu. Harga tiket yang ditawarkan pada weekdays atau hari biasa, cukup murah, yaitu Rp 10.000 per orang. Sementara, ketika hari libur, harga tiket masuk naik hingga 50%.

Pantai ini telah dikelola cukup baik dan diupayakan memberikan kenyamanan untuk pengunjung. Salah satunya adalah disediakannya tempat parkir yang cukup luas untuk pengunjung dengan kendaraan motor atau mobil.

Selain membayar uang tiket masuk per orang, pengunjung juga diminta untuk membayar biaya parkir sebesar Rp 5.000 untuk kendaraan sepeda motor dan Rp 10.000 untuk mobil.

Terdapat tempat-tempat pedagang yang berjualan makanan dan minuman. Sambil bersenang-senang di kawasan pantai, pengunjung juga bisa membeli berbagai jajanan untuk dinikmati sambil bermain di Pantai Nganteb.

Baca Juga: